Kekasih Bayaran Tuan Muda

Kekasih Bayaran Tuan Muda
Maga Wear


__ADS_3

"Ahh! Sial sial! Bagaimana mungkin mereka bisa mengalahkan orang suruhanku dan tidak perduli sama sekali dengan komentar negatif itu?" gumam Dira kesal.


Padahal biasanya orang gampang ngedrop gara-gara komentar negatif dan rasa percaya diri juga bisa langsung berkurang, tapi kenapa Mayu dan timnya seolah tidak perduli sama sekali dengan semua itu, dan parahnya lagi mereka justru semakin bersemangat.


Dira juga benar-benar tidak menyangka kalau Mayu dan timnya memiliki pendukung yang cukup banyak dan mereka juga tak kalah cepatnya dari orang suruhan Dira. Padahal mereka bukan artis loh dan bukan selebgram juga. Apa jangan-jangan Mayu dan timnya memang sengaja membayar mereka untuk jaga-jaga?


Dira menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia masih belum bisa terima dengan kekalahannya. Dia benar-benar tidak rela melihat Maga Wear semakin laku di pasaran. Bisa-bisa Mayu semakin sombong dan semakin percaya diri kalau dia itu layak untuk Alga. Bagi Dira, sampai kapan pun, mayu itu tidak layak untuk anaknya karena level mereka itu sangatlah jauh berbeda.


Dira kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi Naura. Jika cara online gagal, dia masih ada cara offline dan kali ini tidak boleh gagal lagi.


"Hallo Naura, kamu dimana?" tanya Dira begitu Naura mengangkat teleponnya.


"Hallo juga Tante. Ini Naura sudah sampai di rumah Mayu, Tante."


"Gimana keadaan di sana?"


"Sudah mulai banyak orang yang datang Tante. Entah apa menariknya itu kolor dan bh sampai-sampai mereka rela antri." ujar Naura.


"Tante juga heran. Ah iya Tante ada ide tambahan untuk kamu Naura dan kali ini kita tidak boleh gagal lagi."


"Apa itu Tante?"


"Begini," ujar Dira kemudian mengatakan semua idenya pada Naura. Dira benar-benar tidak ingin mereka gagal lagi kali ini.


"Kamu sudah paham kan?"


"Iya Tante sudah, kalau begitu Naura lakukan dulu semua perintah Tante."


"Iya Naura dan ingat, kamu harus serba hati-hati, jangan sampai Alga dan si Mayu itu curiga pada kamu." ujar Dira mengingatkan.


"Siap Tante." ujar Naura.


Sementara itu Alga dan Mayu, tengah bersiap-siap. Sebentar lagi launching secara offline akan dimulai, dan selama acara launching dilaksanakan, bagian online mereka serahkan pada karyawan Maga Wear.


Mayu, Alga dan tim maga Wear termasuk nenek Iroh sudah berdiri di depan pita yang sudah mereka siapkan. Begitu juga dengan Jerry dan timnya, mereka sudah siap mengambil video potong pita.


Alga yang diam-diam selalu memperhatikan Mayu, mengambil sapu tangannya kemudian mengusap keringat Mayu yang bercucuran.


Mayu sampai tersenyum melihat tingkah kekasihnya. Bucinnya Alga benar-benar tidak kenal tempat, dan dimana pun itu, dia tak pernah malu memperlihatkan sisi romantisnya pada Mayu.


Mayu tentu saja senang, dia benar-benar merasa dicintai oleh Alga.


"Alga, drama live romantinya, udahan dulu! Ini pintu sudah mau di buka Alga, lo harus bisa jaga sikap!" ujar Rangga.


"Iya Rangga, gue tahu itu." ujar Alga dan menyimpan sapu tangannya kembali.


"Sirik saja ya Ay," bisik Alga di telinga Mayu.

__ADS_1


Mayu hanya tersenyum menanggapinya.


"Irpan, Yudha, jamnya sudah pas silahkan buka pintunya!" suruh Rangga.


Irpan dan Yudha mengacungkan jempolnya.


Mayu dan timnya semunya menunggu dalam diam, dan tampak tidak sabar melihat pintu dibuka.


"Mayu, Kak Alga, Kak Rangga, Kak Yudha, Irpan, Lora, Shinta!" terdengar terikan meriah begitu pintu dibuka.


Mayu dan yang lainnya melambaikan tangan dan tersenyum lebar pada mereka. Ternyata yang datang tidak hanya teman kampus mereka, tapi ada beberapa teman-teman SMA mereka, juga ada 2 guru Mayu dan teman-temannya waktu SMA. Selain itu ada beberapa anggato BEM UI termasuk Lia dan Rani. Serta ada juga tetangga baru Mayu dan pelanggan setia Mayu.


"Hai semuanya terima kasih ya sudah datang." ujar Mayu dan ada perasaan haru di hatinya. Mayu benar-benar tidak menyangka kalau mereka akan seantusias ini ikut launching Maga Wear.


"Sama-sama Mayu. Semangat!" ujar guru SMA Mayu. Mereka juga tidak terharunya melihat keberhasilan Mayu dan teman-temannya. Sebagai seorang guru melihat mantan siswanya berhasil, tentu itu jadi kebanggan sendiri untuk mereka.


Mereka masih ingat sekali, bagaimana Mayu yang rajin sekali datang ke kantor guru dan tanpa ada rasa malu menawarkan daganganya. Mereka cukup salut melihat keberanian dan semangat Mayu. Ditambah lagi Mayu juga termasuk salah satu siswa berprestasi di sekolahnya. Mereka yakin suatu saat nanti Mayu pasti akan jadi orang sukses, dan ternyata keyakinan mereka sudah terbukti. Di usia Mayu yang belum genap 20 tahun, dia tidak hanya punya 2 toko pakaian dalam dan satu toko sembako tapi dia juga sudah punya brand sendiri.


"Iya Ibu," ujar Mayu dengan senyum di wajahnya.


"Baik teman-teman berhubung jamnya sudah tiba, maka acara launching Maga Wear akan segera kita mulai. Dan sebagai pembuka silahkan tim Maga Wear menyampaikan kata sambutannya terlebih dulu." ujar Jerry selaku youtuber yang meliput acara mereka.


"Terima kasih Jerry." ujar Rangga kemudian maju satu langkah.


"Hallo semua, saya Rangga dan saya adalah ketua dari tim Maga Wear. Pertama-tama mari kita panjatkan syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat yang dianugrahkan pada kita semua.


Di kesempatan ini juga saya mau berterima kasih sebesar-besarnya pada Jerry dan tim serta kalian semua yang sudah menyempatkan hadir di acara launching Maga Wear. Kehadiaran kalian semua sangat berarti bagi kami dan semoga saja kalian suka sama produk Maga Wear. Setelah ini jika ada yang mau jadi reseller juga boleh sekali. Mulai besok kami akan buka pendaftaran jadi reseller dan ada hadiah yang menanti untuk kalian.


Di sini juga saya selaku ketua ingin menyampaikan permintaan maaf dari lubuk hati terdalam saya, bila terdapat kekurangan dari acara launching ini, juga bila terjadi sesuatu yang tidak berkenan di hati kalian. Untuk kedepannya kami akan berusaha lebih baik lagi.


Demikian kata sambutan ini saya sampaikan, mohon maaf bila ada kekurangan dan selamat berbelanja untuk semuanya." ujar Rangga meyampaikan kata sambutannya.


Mayu dan yang lainnya bertepuk tangan dengan semangat.


"Selanjutnya apa masih ada yang mau menyampaikan kata sambutan atau mau langsung potong pita saja?" ujar Jerry lagi.


"Langsung potong pita!" kompak Mayu dan timnya.


"Ok, tapi sebelumnya potong pitanya, saya dan tim juga mewakili semua teman-teman yang hadir di sini, mengucapkan selamat untuk tim Maga Wear. Semoga Maga Wear sukses, toko dan produknya semakin banyak lagi. Sekali lagi selamat untuk kalian semua dan semangat! Semangat! Semangat!" ujar Jerry.


"Terima kasih Jerry/Kak Jerry." kompak Mayu dan timnya.


"Satu lagi teman-teman sebelum potong pita alangkah lebih baiknya kata berdoa terlebih dahulu. Mari kita berdoa sesuai keyakinan kita masing-masing, berdoa dimulai!" ujar Jerry kemudian menundukkan kepalanya.


"Berdoa selesai!" ujar Jerry kemudian mempersilahkan Mayu dan yang lainnya untuk mengambil gunting.


"Teman-teman saat mereka potong pita jangan lupa teriakkan Maga Wear sukses sukses sukses, ok."

__ADS_1


"Ok!" teriak Riana paling semangat membuat Irpan tersenyum senang dan mengacungkan jempolnya. Senang dia kekasihnya mendukungnya dengan sepenuh hati.


"Sudah siap semua?" tanya Mayu sambil memegang gunting. Di atas tangan Mayu ada tangan nenek Iroh, Alga, Rangga dan yang lainnya.


"Siap." kompak mereka.


"Mulai!" seru mereka lagi kemudian menggunting pita.


"Maga Wear sukses sukses sukses!" kompak mereka semua. Mayu dan timnya sampai bertepuk tangan dengan semangat dan saling memeluk satu sama lain.


"Selamat untuk kita semua." ujar Mayu sambil menahan rasa harunya.


Alga yang berdiri di samping kekasihnya juga ikut tersenyum haru melihat Mayu dan mengusap sayang rambut kekasihnya.


"Ah iya teman-teman sekali lagi terima kasih untuk kalian semua yang sudah mau belanja di toko Maga Wear. Dan sebelum kalian belanja, di sini saya mau menjelaskan satu hal. Selain kalian akan dapat diskon 50 persen, kalian juga akan dapat kupon undian. Selain itu untuk yang belanja 3 pieces ke bawah kalian bisa ambil minuman atau snack yang sudah kami sediakan dan untuk yang belanja 4 pieces ke atas, kalian boleh ambil minuman dan snacknya. Jika ada yang belanja 10 pieces ke atas, akan ada merchandise spesial untuk kalian. Sampai di sini kalian sudah mengerti semua?" ujar Irpan.


"Sudah Irpan. Irpan, katanya kami bisa foto dengan modelnya. Kami mau foto dengan modelnya saja Irpan. Enggak dapat minuman dan snack juga enggak apa-apa, yang penting bisa foto dengan kak Alga." ujar salah satu dari mereka dan itu adalah teman seangkatan Irpan.


Irpan tersenyum.


"Tentu saja kalian semua boleh foto dengan kak Alga. Kak Alga akan menunggu kalian depan papan bunga itu dan bagi kalian yang sudah selesai belanja, kalian boleh minta foto." ujar Irpan lagi.


"Fotonya lebih dari sekali boleh enggak Irpan?"


"Kalau itu tergantung antrian ya, misalkan antriannya tidak banyak, kalian boleh minta foto lebih dari sekali."


"Terima kasih Irpan. Eh kalau mau foto dengan Mayu dan yang lainnya atau sama kak Jerry boleh tidak?" tanya yang lainnya lagi.


"Tentu saja boleh, kalian mau foto sama siapa saja silahkan!"


"Ok Irpan."


"Ok juga kalau begitu selamat belanja untuk kalian semua."


"Siap Irpan."


Begitu pembeli mereka masuk, Mayu dan timnya langsung mengambil alih tugas masing. Shinta dan Nenek Iroh bantu jualan online kembali. Mayu bagian kasir. Lora dan Irpan membantu membantu memberikan marchandise dan yang lainnya. Yudha bagian mengawasi, Rangga membantu membuat konten bersama Jerry dan Alga bagian foto.


Mereka semua bekerja dengan semangat dan tidak lupa memberikan senyum terbaiknya pada para pelanggan mereka.


Suasana dalam toko Maga Wear terliat begitu ramai dan mereka semua tampak antusias memilih produk Maga Wear.


Sangat berbeda dengan Naura yang melihatnya dari kejauhan. Wajah Naura terlihat sangat kesal.


"Tunggu saja Mayu tidak akan gue biarkan lo merasa senang terlalu lama." ujarnya kemudian meraih ponselnya dan menelepon seseorang yang ada dalam toko itu.


"Lakukan sesuai dengan yang sudah gue printahkan!" suruh Naura.

__ADS_1


"Baik," ujarnya mantap.


__ADS_2