Kekasih Bayaran Tuan Muda

Kekasih Bayaran Tuan Muda
Dira Akhirnya Mendapat Karma


__ADS_3

"Mayu! Selamat untuk kita Mayu. Akhirnya setelah kita terpaksa tutup kemarin, hari ini pendapatan kita naik 3 kali lipat dari pendapatan biasanya. Bahkan saat live di tiktok, ada banyak yang memberi gift. Uang yang harus lo keluarkan untuk membeli sembako dan yang lainnya, gue yakin dalam beberapa hari ini saja pasti akan terganti." ujar Lora semangat.


"Iya Lor dan yang terpentingnya sih, gue enggak lagi dapat komentar kebencian dan begitu juga dengan Maga Wear, sekarang komentarnya jadi positif semua dan banyak yang mendukung gue juga. Gue jadi berasa artis deh." ujar Mayu.


"Artis dadakan ya May, tapi bagus sih May, hitung-hitung lo sekalian belajar jadi influencer juga. Banyak kok sekarang para pedagang yang melakukan itu untuk menarik minat para pembelinya. Seperti cici mehong itu contohnya. Dia juga kan salah satu pedagang yang cukup viral sekarang dan sampai di undang oleh beberapa stasiun televisi juga dan harus gue akui sih marketingnya dia itu, juara banget." ujar Lora lagi.


"Sebenarnya Mayu dan Kak Alga juga dapat tawaran di salah satu acara televisi sih Ra. Hanya saja gue menolak karena gue enggak ingin saja Mayu kembali dapat komentar jahat dan dituduh memanfaatkan keadaan. Selain itu gue juga takutnya yang dibahas bukan soal Maga Wear tapi soal Naura. Gue inginnya Mayu diundang bukan karna gosipnya tapi karena prestasinya." ujar Shinta.


"Setuju gue Shin, saat ini kita memang masih butuh menaikkan follower dan kita juga masih butuh pengakuan dari masyarakat. Hanya saja gue inginnya kita berproses dan bertahap gitu. Untuk saat ini kita memang sudah mulai dilirik oleh masyawakat luas, dan gue inginnya kita meningkatkan apa yang kita punya. Misalnya dengan kita mencari mitra kerja sama, jadi Maga Wear juga akan semakin cepat berkembang, dan itu karena kwalitasnya bukan karena gosipnya. Itu juga yang daddy sampaikan pada gue. Dia juga bilang kalau gue enggak boleh terlena dengan apa yang gue dapatkan saat ini, justru gue harus lebih bekerja keras lagi dan jangan sampai mengecewakan." ujar Mayu.


"Benar juga ya May, tapi kita cari mitra kerja dimana? Gue ingin topi Maga Wear sih May." ujar Shinta.


"Gue malah ingin tas." ujar Lora.


"Gue inginnya baju dulu sih dan sebenarnya kita sudah dapat tawaran baju dong dan itu dari salah satu pemilik konveksi yang cukup besar. Sepertinya dia cukup tertarik dengan Maga Wear dan itu berkat video FYP kita itu tentunya. Hanya saja kak Rangga bilang kita akan membicarakannya terlebih dulu karena Maga Wear kan sudah punya kualitas sendiri dan kata kita enggak boleh menurukan soal kwalitas." ujar Mayu lagi.


"Bagus dong May dan semoga saja deal ya May. Gue enggak sabar deh, pakai baju Maga Wear, pakaian dalam Maga Wear, tas Maga Wear, perhiasan Maga Wear, skin care Maga Wear, parfume Maga Wear dan yang lainnya yang berbau Maga Wear." ujar Lora malah ngehalu.


"Halu lo terlalu jauh Lora, tapi gua aminkan saja. Bukan tidak mungkin kan suatu saat nanti kita juga punya pabrik Maga Wear." tambah Shinta.


"Nah itu dia yang gue maksud. Tos dulu dong kita, untuk Maga Wear!" ujar Lora lagi kemudian mengajak Shinta dan Mayu tos.


Mereka bertiga kemudian saling tersenyum.


"Enggak nyangka banget ya teman-teman musibah kita kemarin akhirnya membawa berkah." ujar Mayu.


"Benar sekali May, dan lagi-lagi gue harus mengakui kalau yang namanya musibah itu pasti akan ada hikmahnya, selama kita tetap mau bersyukur dan tidak menyerah." ujar Shinta.


"Betul sekali."

__ADS_1


"Eh lo bertiga malah asik rumpi saja, noh acaranya Rahel sudah mulai." ujar Naura sambil mematikan laptopnya. Dari tadi dia tidak ikut rumpi karena masih sibuk mengurus produk skincarenya.


Mayu, Lora dan Shinta refleks menoleh ke arah televisi.


"Iya sudah mulai. Kak Rangga, Kak Alga, Kak Yudha, Irpan acaranya sudah mulai." ujar Lora dari arah tangga.


"Iya," jawab mereka dari lantai 2.


Tidak hanya Alga dan yang lainnya ikut bergabung menonton televisi. Nenek Iroh juga ikut keluar dari kamar, dia juga penasaran melihat kelarifikasi Rahel.


Mereka kemudian duduk manis di depan televisi. Dan bagi yang sudah memiliki pasangan duduk di samping pasangan masing-masing tentunya.


Alga bahkan langsung menggenggam tangan Mayu dan Mayu juga melakukan hal yang sama. Ada perasaan deg degan juga di hati mereka, serta ada rasa kasihan juga karena satu harian ini nama Rahel cukup viral dan sampai trending juga. Sedihnya hampir semuanya mengatainya dengan kata-kata kurang menyenangkan dan banyak sindiran juga.


Sama halnya di rumah Sindi. Dia dan David juga ikut nonton televisi, begitu juga dengan Dira dan Pratama tentunya. Dira benar-benar tidak sabar melihat Rahel dipermalukan, dan itu karena dia benar-benar kesal sama Rahel. Tiba-tiba pergi tanpa pamitan padanya. Harusnya dia tetap nurut pada Dira, misal dia nurut, Dira juga pasti akan cari cara untuk membantunya.


"Benaran berani muncul ternyata, hebat juga nyalinya." ujar Dira begitu melihat Rahel muncul setelah dipanggil host.


Rahel kemudian dipersilahkan duduk, dia dan para host juga berbasa basi sebentar, selanjutnya barulah mereka membahas topik yang sedang hangat saat ini.


"Rahel," ujar host cewek.


"Iya Kak," ujar Rehel dan ada senyum di wajahnya.


"Wow hebat kamu Rahel masih bisa tersenyum disaat semua orang tengah berkomentar buruk tentang kamu. Kalau saya diposisi kamu enggak akan bisa tersenyum saya Rahel." ujarnya lagi.


"Kakak bisa saja." balas Rahel.


"Bukan bisa Rahel. Jujur saja saya cukup syok melihat pemberitaan tentang kamu yang hanya dalam hitungan jam keadaannya langsung berbalik dari yang tadinya memuji jadi mencaci. Tim kami yang di belakang saja, jadi kerja dua kali, dan itu karena mereka sebelumnya sudah menyiapkan pertanyaan tapi pertanyaan itu harus diganti dan menyesuaikan dengan keadaan sekarang. Saya bahkan sempat khawatir kalau kamu tidak akan datang. Saya cukup tahu kamu Rahel, saya masih antara percaya dan tidak percaya dengan pemberitaan yang sedang terjadi." ujar host ceweknya lagi.

__ADS_1


"Sama saya juga. Saya sudah kenal Rahel dari dia masih jadi model dan menurut saya Rahel bukanlah sosok yang suka cari sensai atau sejenisnya. Bahkan gosip dengan lawan mainnya saja tidak pernah. Ini dia tiba-tiba datang bawa gosip dan gosipnya berubah dalam waktu singkat. Apa gosip yang sedang ramai saat ini benar Rahel? Apa kamu beneran sudah putus dengan Alga dan kamu juga belum bisa move on dari Alga ?" ujar host cowok.


Rahel tampak menarik nafas pelan kemudian menganggukkan kepalanya. Ini saatnya dia mengungkapkan semuanya.


"Kalau dibilang saya belum bisa move on sepenuhnya dari Alga itu memang benar karena selama ini saya masih ada rasa berasalah pada Alga, dan itu karena saya yang memutuskan hubungan kami sebelah pihak. Saya sebenarnya terpaksa memutuskannya dan itu karena saya dapat ancaman dari maminya Alga waktu itu, dan karena saya sayang sama keluarga saya juga karir saya, saya terpaksa melakukan perintahnya." ujar Rahel membuat kedua hostnya terkejut.


"Kanapa dia mengancam kamu? Bukannya maminya Alga sangat mendukung kamu selama ini? Dia juga beberapa kali ikut wawancara bersama kamu." tanya host cewek.


"Ya akhir-akhir ini dia memang mendukung saya, karena sebenarnya gosip-gosip saya dan Alga bisa ada karena dia. Dia yang menyuruh saya membuat gosip itu." ujar Rahel lagi membuat kedua hostnya makin terkejut dan Dira yang menonton juga tak kalah terkejut tentunya.


"Loh kenapa dia menyuruh kamu membuat gosip itu?" tanya host ceweknya lagi.


"Jadi sebenarnya maminya Alga itu sangat benci pada Mayu pacarnya Alga. Dia juga ingin memisahkan Alga dan Mayu. Saya masih ingat banget waktu itu dia datang pada saya, dan dia menjelek-jelekkan Mayu. Dia bilang Mayu enggak tahu diri, hanya ngincar hartanya Alga dan lain sebagainya. Saya yang masih ada rasa pada Alga tentu merasa kasihan pada Alga, apalagi saya juga masih ada utang maaf padanya. Makanya saat maminya Alga meminta saya untuk menjadi kekasihnya Alga kembali, saya menerimanya dengan senang hati. Saya juga sangat senang bisa bertemu dengan Alga lagi. Hanya saja begitu saya sudah di rumah Alga, saya bisa melihat kalau Alga itu sudah benar-benar move on dari saya dan Mayu pacarnya tidak seburuk yang tante Dira ceritakan. Dia adalah gadis baik, pekerja keras dan dia sama sekali tidak mengincar harta Alga, karena uangnya juga banyak. Dia bahkan punya rumah yang harganya milyaran. Saya sebenarnya sudah mau menyerah, tapi tante Dira memaksa saya membuat gosip kalau saya adalah pacarnya Alga. Saya yang benar-benar muak sama kelakuan tante Dira terpaksa saya turuti keinginannya." cerita Rahel.


"Berarti semua gosip itu berawal dari maminya Alga?" tanya host cowok.


"Iya Kak, ide membuat gosip itu, tante Diralah dalangnya. Saya juga sudah ingin menghentikannya tapi karena Alga tidak muncul-muncul melakukan klarifikasi terpaksa saya sendiri yang memancing soal perselingkuahan itu yang mana tujuannya biar Alga keluar dari persembunyiannya dan menjelaskan semuanya, karena saya juga sebenarnya sudah lelah harus berbohong terus. Hati saya merasa tidak tenang Kak. Mama dan Papa saya bahkan selalu marah pada saya tiap kali mereka menelepon. Untuk itu dikesempatan ini juga saya ingin minta maaf pada semuanya. Saya minta maaf atas kekacauan yang sudah saya perbuat. Saya sama sekali tidak ada niatan memanfaatkan mantan saya demi popularitas saya, saya melakuan itu karena tante Dira. Untuk tante Dira juga, sudah saatnya tante berhenti, kasihan Alga, Tante. Jangan sampai Mayu juga menyerah pada Alga, seperti apa yang saya lakukan waktu itu. Dan untuk Alga dan Mayu juga saya benar-benar minta maaf. Saya janji saya akan berusaha move on dari Alga dan saya juga berdoa untuk kebahagiaan kalian berdua. Jika kalian menikah nanti jangan lupa undang saya, tapi dengan catatan saya juga sudah punya gandengan karena saya juga ingin bahagia seperti kalian." ujar Rahel mengakhiri ceritanya.


Dia benar-benar lega akhirnya sudah mengungkapkan semuanya dan dia juga sudah mempersiapkan diri kalau misalkan Dira menyerangnya. Dia sudah punya uang yang banyak. Misal Dira menuntutnya dia bisa menuntut Dira balik dan sewa pengacara hebat. Sudah dibilang sebelumnya kalau dia tidak akan bisa berbuat baik terus menerus pada orang yang sudah berbuat jahat pada, dia pasti akan mencari cara untuk membalasnya.


"Wah wah ini benar-benar gosip di luar nalar saya sih ini. Dalam sehari gosipnya bisa beda-beda terus tapi orang nya masih tetap sama." ujar host cowok.


"Sama saya juga sampai tak bisa berkata-kata, tapi saya pribadi cukup suka melihat cara Rahel kali ini. Dia berani mengakui semuanya secara live, dan bisa dibilang dia memang termasuk korban juga. Mungkin kalau saya juga diposisi Rahel saya pasti akan melakukan hal yang sama atau lebih dari yang Rahel lakukan. Pesan dari saya Rahel semoga kamu bisa cepat move on ya, dapat pasangan baik dan calon mertua yang baik tentunya." ujar host ceweknya.


"Iya Mbak terima kasih."


"Sama-sama Rahel." ujarnya dan mereka masih lanjut ngobrol.


Sementara itu di rumahnya tampak Dira masih sangat syok. Apa yang sudah Rahel lakukan? Jika begitu ceritanya siap-siap Dira menanggung malu dan hujatan. Dan benar saja dalam waktu singkat, Komentar negatif itu langsung berpindah pada Dira.

__ADS_1


Dira dituduh ibu kejam tidak punya hati dan lain sebagainya. Bahkan ada juga yang bilang mentang-menang dia kaya seenaknya saja menindas orang miskin dan masih banyak komentar pedas lainnya. Dira benar-benar sudah tidak ada harga dirinya. Akhirnya dia mendaptkan balasan dari apa yang dilakukannya selama ini.


__ADS_2