Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 100


__ADS_3

Melihat ketiganya hanya diam saja, Alex pun menatap curiga pada ketiganya. David dan sekertaris Aldo sudah tegang sekali namun berbeda dengan Caca si pelaku utama yang meminta sekertaris Aldo untuk tidak memberi tahu pada Alex tentang wanita itu.


" Begini Lex, wanita itu masih koma akibat luka pukulan di kepalanya. jawab Caca berbohong, sebisa mungkin dia berusaha menyembunyikan rasa gugupnya.


Aldo yang mendengar jawaban Caca pun memicingkan matanya, dia sangat tahu sifat dan karakter tuan mudanya ini. Jika sampai ada yang membohonginya Alex tidak segan untuk memberi pelajaran kepada orang tersebut.


Melihat sekertaris Aldo yang memicingkan matanya, Caca pun mengalihkan pandangannya ke arah sekertaris Aldo.


Apakah kau gila, kau harusnya tahu konsekuensinya jika kau berbohong pada tuan muda. Jika kau menginginkan nya jangan ajak-ajak aku masuk ke dalamnya.


kira-kira begitu arti dari tatapan mata sekertaris Aldo.


Maafkan aku, aku tidak tahu lagi harus berbuat apa. Kau jangan terlalu menekankanku seperti itu donk.


jawab Caca memalui sorot matanya.


Lebih baik kau jujur sekarang juga, aku tidak mau karena kebodohanmu aku ikut andil di dalamnya.


ucap sekertaris Aldo balik menatap tajam ke arah Caca.


Alex pun hanya memperhatikan gerak-gerik Caca dan juga sekertaris nya, yang terus beradu pandang tajam.

__ADS_1


" Hemmmm...... aku tahu, kalian pasti menyembunyikan sesuatu dariku kan. kata Alex yang membuat nyali ketiganya semakin menciut.


" Bu bukan begitu Lex. ucap Caca terbata-bata


" Do, jelaskan semuanya padaku sekarang. Sebelum pistol kesayanganku menembak kepalamu itu. kata Alex pada sekertaris nya dengan dingin.


" Begini tuan, wanita itu sudah sadar dan keluar dari rumah sakit. Sebelum dia meninggalkan rumah sakit saya dan beberapa posisi sudah mengintrogasi nya, dia mengatakan bahwa dia adalah adik kandung dari si pelaku dan dia juga mengaku tidak tahu menahu tentang penculikan yang dilakukan oleh kakaknya. Setelah dia mengetahui jika kakaknya ternyata sedang menculik seorang gadis kecil, dia pun berusaha untuk menyelamatkan gadis kecil itu. Namun usahanya gagal dia dipukul oleh sang kakak ketika dia berusaha untuk melepaskan ikatan nona, dan setelah itu dia tidak sadarkan diri. jelas sekertaris Aldo panjang lebar dia mengatakan semua yang di katakan si wanita itu tanpa mengurangi atau melebih-lebihkan.


Setelah mendengar ucapan sekertaris nya Alex pun terdiam sejenak, dia hanya menatap tajam kearah Caca, David dan juga sekertaris Aldo.


" Lalu apakah hanya aku saja yang tidak tahu tentang hal ini? tanya Alex dengan suara sarkas nya.


" Apa alasan kalian menyembunyikan hal ini dariku? tanya Alex lagi masih dengan mode interogasi nya.


" Sebenarnya aku yang mengatakan pada Aldo untuk tidak memberi tahu mu, karena aku tahu putrimu lebih membutuhkan mu dari pada kau harus capek-capek membuang waktumu hanya untuk mengintrogasi perempuan itu. jawab Caca mengakui apa yang telah dia perbuat.


" Apakah kau pun hak atas tahu atau tidak nya masalah yang menimpa putriku sendiri. tanya Alex dengan dingin pada Caca.


Caca yang mendengar itu hanya diam tidak mampu menjawab apa lagi membela dirinya sendiri.


" Seharusnya kau memberi tahu padaku terlebih dulu, sebelum kau membuat keputusan. ucap Alex lagi dengan suara yang sudah terdengar sangat marah

__ADS_1


" Maafkan aku, aku melakukan ini karena aku ingin kau fokus pada kesehatan putrimu yang saat itu benar-benar sangat membutuhkan mu. ucap Caca meminta maaf pada sahabatnya.


Belum sempat Alex menjawab, ponselnya pun berdering. Alex pun mengambil ponselnya yang ada di sekertaris nya, lalu terlihat lah nama si pemanggil.


" Iya pak. ucap Alex tanpa ragu mengangkat panggilan itu yang tak lain adalah pak Rudi


" Baik, baik saya akan pulang sekarang. Tolong pantau terus gerak-gerik Avan yah pak. jawab Alex setelah mendengar ucapan pak Rudi, dengan panik Alex memutuskan panggilan itu lalu dia pun bangkit dari duduknya.


Tanpa berkata-kata apapun Alex pergi begitu saja, dengan raut wajah yang begitu cemas. Sekertaris Aldo pun mengikutinya dari belakang.


Sementara Caca dan David hanya saling pandang, lalu mereka pun bergegas mengikuti kemana perginya Alex.


Mereka tahu sekali jika Alex adalah sosok yang tenang, namun dia akan berusaha menjadi sangat cemas dan gugup jika berhubungan dengan putrinya.


.


.


.


💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2