
" Apa saja yang kamu lakukan sayang selama papah tidak ada? tanya Alex dengan lembut pada putrinya.
" Banyak papah, semua-semua Avan main. jawab Javanka dengan ceria.
" Syukurlah kalau anak papah senang, tapi kamu tidur siang tidak hari ini? tanya Alex yang berjongkok di hadapan putrinya.
" No, Avan enda bobo ciang papah. jawab Javanka dengan jujur sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Kenapa kamu tidak bobo siang nak? tanya Alex sambil menarik hidung putrinya dengan manja.
Javanka tidak menjawab pertanyaan sang papah, gadis kecil itu hanya cengengesan.
" Kenapa tidak menjawab, papah kan tadi bertanya sama kamu? ucap Alex yang melihat putrinya malah cengengesan.
" Papah It's better to take a shower first, then Avan will tell you everything. ucap Javanka berusaha mengalihkan pembicaraan.
Mendengar ucapan putrinya Alex pun baru tersadar bahwa dirinya belum mandi.
" Ya sudah, papah mandi dulu yah sayang. Kamu tunggu papah yah. kata Alex pada Javanka.
Javanka hanya mengangguk dan tersenyum manis, sebelum Alex masuk ke dalam kamar mandi dia mengunci pintu terlebih dahulu setelah itu dia menyalakan televisi karena khawatir jika putrinya akan merasa kesepian dan bosan. Barulah setelah memastikan semuanya aman Alex masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
Javanka dengan patuh duduk di atas tempat tidur, sambil mendengarkan suara dari televisi. Gadis kecil itu hanya memeluk boneka kesayangannya dan dengan serius mendengarkan cerita.
Tak berselang lama Alex keluar dari kamar mandi, kini pria itu sudah berganti pakaian santai dengan rambut yang masih basah. Dia pun berjalan menghampiri putrinya, lalu mengecup pipi putih mulus milik putrinya.
" Kamu sudah makan sayang? tanya Alex ikut duduk di samping putrinya.
Javanka hanya mengangguk dengan wajah yang serius mendengarkan sebuah dongeng.
" Aduhhh..... papah laper lagi. kata Alex sambil memegang perutnya yang keroncongan.
" Papah haven't had dinner yet? tanya Javanka khawatir.
" Iya nak, papah belum makan. Habis tadi papah sibuk banget jadi papah gak sempet makan malam deh. jawab Alex.
" Papah mau buat sandwich, kamu mau? tanya Alex pada putrinya.
" No, Avan mau fruit papah. jawab Javanka menolak dan malah meminta buah.
" Baiklah tuan putri, mohon tunggu sebentar. Pesanannya akan di antar lima menit lagi. kata Alex yang berpura-pura menjadi pelayan restoran.
" Tewima kacih pak. jawab Javanka sambil tertawa kecil.
__ADS_1
Alex pun bangkit dan berjalan menuju dapur kecil yang sudah ada di ruangan itu, dengan peralatan yang cukup memadai dan bahan-bahan yang lengkap Alex pun membuat dua porsi sandwich dia khawatir jika putrinya ingin makan juga.
Namun sebelum memasak Alex memotong-motong buah-buahan yang ada di dalam lemari pendingin untuk putrinya terlebih dulu, setelah itu dia memberikan pada gadisnya.
Dengan lembut Alex membawa putrinya ke meja makan kecil dan mendudukkan tubuh putrinya di kursi.
" Nah sayang, ini buahnya. kata Alex sambil menyodorkan piring yang berisi potongan buah.
" Tewima kacih papah. kata Javanka sambil tersenyum senang.
" Kamu bisa makan sendiri? tanya Alex pada putrinya.
" Bica papah. jawab Javanka sambil mengangguk dan mulai memasukkan potongan buah ke dalam mulutnya.
" Oke, kalau begitu papah masak dulu yah. ucap Alex yang mengelus lembut kepala putrinya lalu kembali ke dapur.
Dengan cekatan dan skill yang Alex miliki, dia pun membuat sandwich ala dirinya sendiri. Tak butuh waktu lama makanannya pun jadi, Alex pun membawa makanannya ke meja makan dan memakannya bersama putrinya yang masih anteng memakan buah.
.
.
__ADS_1
.
💐💐💐