Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 151


__ADS_3

Apa yang sebenarnya terjadi??..... apakah terjadi sesuatu pada nona? tapi kenapa David tidak memberi kabar pada ku terlebih dahulu? apa mungkin masalah lain??......


Lihat lah wajah bringas itu, ini lebih parah dari pada tadi pas di ruang meeting, apa yang sebenarnya terjadi??.....


" Siapa sebenarnya yang melakukan ini. kata Alex berteriak dengan sangat marah, bahkan suaranya menggema di seluruh ruangan itu.


Dengan cepat Aldo mengecek ponselnya, matanya pun terbelalak melihat kearah layar ponselnya. Dia beneran tidak percaya ada orang yang nekad.


Di layar ponsel maupun komputer Alex dan sekertaris Aldo tertulis jelas Pengusaha muda tuan Alex Mahendra yang sukses nan tampan pemilik grup xx yang baru tiba di kantor dengan menaiki helicobacter dan bla....bla...bla......


" Mohon maaf tuan muda atas kelalaian saya, saya akan mengurusnya dengan cepat sampai berita ini tidak akan pernah muncul lagi. kata sekertaris Aldo yang baru menyadari apa penyebab kemarahan tuan mudanya.


Alex tidak menjawabnya pria itu hanya mengacak-acak rambutnya merasa frustasi dengan apa yang terjadi padanya hari ini.


Tanpa banyak bicara Aldo langsung mengambil laptopnya dari ruangannya, lalu dia pun mulai menghapus berita terkait tuan mudanya dan dia pun tidak lupa melacak siapa yang membuat video dan meng-upload nya di media sosial pertama kali.


Melihat sekertaris nya yang sudah duduk dengan serius dan mengetik keyboard dengan cepat, Alex tahu jika sekertaris nya pas bisa membereskan masalah ini.

__ADS_1


Dengan perasaan yang sedikit tenang Alex pun kembali konsentrasi pada pekerjaannya, dia ingin terlalu memikirkan nya.


Walaupun sebenarnya Alex paling membenci dengan berita-berita kehidupan pribadinya jadi bahan gosip orang-orang, Alex sangat menjaga feraypesi nya tak jarang kabar tentang dirinya sangat lah sedikit hanya orang-orang yang berkepentingan yang tahu tentang dirinya.


Sementara di sisi lain David sedang serius melihat grafik di layar laptopnya, sudah hampir tiga lamanya dia duduk menunggu di depan ruang operasi. Tiba-tiba ada notifikasi masuk ke ponselnya dan langsung terkoneksi dengan laptopnya, tanpa sadar dia membacanya.


" Wahhhhh........ saraf nih orang, siapa yang berani bermain-main dengan Alex? kata nya setelah membaca berita terkini tentang Alex.


" Aku hanya bisa berdoa saja untuk mu wahai orang yang meng-upload video ini, semoga hidup mu selama. kata David yang merasa prihatin dengan orang tersebut.


Dalam itungan detik kabar itu menghilang tanpa jejak, seakan-akan ada sama sekali kabar tentang Alex.


" Aku tidak bisa membayangkan seperti apa wajah si Alex saat mengetahui berita tentang dirinya jadi trending topik dalam waktu satu jam saja, sungguh mengerikan sekali dunia medsos ini. kata David lagi yang merasa ngeri dengan dunia Maya.


Aldo yang sudah mengetahui siapa pelakunya pun langsung bangkit dari duduknya, lalu dia berjalan menghampiri tuan mudanya.


" Tuan muda, saya permisi untuk membereskan masalah ini terlebih duluan. kata sekertaris Aldo pada Alex, raut wajahnya tampak begitu marah.

__ADS_1


Alex hanya mengangguk dan membiarkan sekertaris nya membereskan pekerjaannya, Aldo pun langsung keluar dari ruangan Alex.


Pria itu dengan wajah yang sangat serius namun rahang mengeras pun berjalan menuju lift turun ke lobby utama, dia mengeluarkan ponselnya dan terlihat seperti menghubungi seseorang.


Semua para pekerja yang melihat sekertaris Aldo yang berjalan melewat hanya bisa menundukkan kepalanya, tidak ada yang berani menatap wajahnya apa lagi sekedar menyapa.


Pria itu keluar dari kantor dan lagi berjalan menyebrangi jalan menuju kantor yang letaknya berseberangan dengan kantor milik tuan mudanya.


Dia langsung masuk ke dalam lalu menuju ruangan pemimpin perusahaan tersebut, dengan wajah yang masam Aldo langsung masuk ke ruangan si atas tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" Cepat panggilkan bawah mu yang bernama Riska Aprilia dari departemen keuangan sekarang juga. kata Aldo dengan suara yang dingin matanya menajam melihat ke arah si pemimpin perusahaan.


.


.


.

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2