
setelah kejadian tadi siang karena ucapan sekertaris aldo dan javanka yang bersembunyi dari Alex, membuat Alex berpikir yang tidak-tidak dan memutuskan untuk tidur bersama putrinya. walau javanka sudah menolak namun di hiraukan olehnya.
javanka yang menerima perlakuan oper dari sang papah hanya bisa pasrah saja. dia tahu kalau papahnya sudah mengucapkan sesuatu tidak bisa di bantah.
" sayang. jangan tinggalin papah yah nak " ucap Alex sambil mencium puncak kepala putrinya.
" Iyah pah.. avanka enda tinggain papah ko " jawabnya lalu tersenyum. walaupun ia merasa aneh mengapa papahnya selalu mengucapkan kata-kata itu.
" mulai sekarang kamu tidur sama papah lagi yah nak " kata Alex pada javanka. yang sedang tiduran di samping alex.
" enapa pah?... kan avanka udah besal " tanya javanka pada sang papah.
" pokoknya papah mau tidur sama anak papah titik " jawab Alex tegas. mendengar suara papahnya yang mulai meninggi javanka hanya pasrah saja.
" iyah pah..." ucapnya yang sudah tau kalau papahnya tidak menerima alasan apapun.
" yaudah sekarang kita bobo yah " ucap Alex pada putrinya. javanka hanya mengangguk.
lalu mereka tidur bersama walau javanka merasa tidak nyaman tapi dia tidak mau membuat papahnya sedih.
__ADS_1
keesokan harinya javanka yang sudah cantik mengantarkan papahnya untuk berangkat bekerja. Alex pun menggendong putri kecilnya.
kira kira gambarannya gini
melihat putri kecilnya yang menggemaskan dia pun tak sampai hati meninggalkan putrinya bersama para pelayan. Alex pun memutuskan untuk membawa javanka ikut ke perusahaan.
" siapkan semua keperluan Putriku selama dia berada di kantor bersamaku, dan segera masukkan ke dalam mobil " kata Alex pada pelayannya sambil melangkah masuk ke dalam mobil.
tumben tuan mengajak nona muda pergi ke kantor. ada apa yah?
para pelayan tergesa-gesa karena mendapat tugas dadakan. semua nya ikut sibuk menyiapkan apa saja yang perlu di bawah dan di perlukan oleh nona mudanya. sedangkan di dalam mobil ada percakapan seorang anak perempuan dan sang papah.
" avanka enda mau itut pah " ucapnya pada sang papah.
" gak.. kamu harus ikut papah sayang " jawab sang papah.
" enapa pah " tanya javanka pada papahnya
__ADS_1
" karena papah gak mau jauh dari putri papah yang cantik dan lucu ini " jawab sang papah sambil mencubit hidung putrinya.
javanka hanya memajukan bibirnya tanda dia sedang merajuk pada sang papah. Alex yang tau putri kecilnya sedang merajuk pun tersenyum melihat tingkah putri semata wayangnya.
tak berapa lama kepala pelayan rumah datang dan menghampiri ke duanya sambil membawa tas yang berisikan keperluan javanka selama berada di luar rumah.
" permisi tuan " sapanya sambil mengetuk pintu kaca mobil.
" iya Rudi " jawab Alex.
" ini semua keperluan nona muda tuan " ucapnya sambil menyerahkan pada sang supir. Alex hanya mengangguk dan tersenyum pada pak Rudi.
" sepertinya tuan akan membutuhkan pengasuh untuk menjaga nona jika tuan sedang sibuk atau sedang ada rapat " ucap sang kepala pelayan pada Alex.
" tidak perlu aku bisa menjaganya sendiri dan hari ini tidak ada jadwal rapat jadi tenang saja" jawab Alex.
" kalau begitu hati hati di jalan tuan" ucapnya lagi Alex hanya mengangguk sedangkan javanka tersenyum dan melambaikan tangannya.
lalu mobilpun melaju perlahan memecah jalan kota di pagi hari menuju perusahaan Alex berada.
__ADS_1