Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 75


__ADS_3

Akhirnya hari yang di nanti-nantikan


tiba, pagi-pagi sekali Mansion utama


sudah sibuk.


Para pelayan sudah hilir mudik, kesana kemari menyiapkan semua keperluan tuan dan nonanya. Tentu nya di bawah pengawasan


pak Rudi selaku kepala pelayan


Sedangkan sekertaris Aldo hanya duduk memperhatikan semua.


dengan di temani secangkir kopi,


sambil menunggu tuan muda nya.


Berbeda dengan di lantai lantai dua,


dimana Alex dan putri berharga nya.


Alex hanya menatap wajah putrinya


yang masih terlelap di balik selimutnya,


papah satu anak itu hanya tersenyum


sambil mengelus rambut putrinya.


Lalu Alex pun menggendong putrinya yang masih terlelap, turun ke lantai bawah.


Sepanjang menuruni anak tangga mata


Alex tertuju pada sekertaris nya yang


sedang duduk dengan santai nya.


" Sepertinya aku terlalu baik pada


mu, semua orang di sini sibuk dengan


tugas mereka masing-masing.


sambil menunjuk pada para pelayan.


" Sedangkan kau malah bermalas-malasan


di sini. sindir Alex sambil duduk


dengan angkuhnya di hadapan


hadapan sekertaris Aldo.


" Moning Om Aydo. sapa javanka


yang sudah bangun.


" Kamu sudah bangun sayang?


tanya Alex yang sedikit terkejut


melihat putrinya sudah terbangun.


Sekretaris Aldo hanya membalas dengan senyuman termanis yang dia miliki.


" Moning papah. ucap javanka


pada papahnya sambil tersenyum


lalu mengecup lembut pipi

__ADS_1


papahnya.


Lalu gadis kecil itu pun turun dari


pangkuan papahnya dan berlari


kembali naik ke lantai atas,


sambil mengedipkan matanya.


" Papah Avan takes a shower. teriaknya memberi tahu pada sang papah.


Alex dan sekertaris Aldo pun tersenyum


berbarengan karena gemas dengan


tingkah laku javanka.


" Apa yang kau lihat? kata


Alex dengan dingin nya, kala melihat


sekertaris nya tersenyum.


" Nona. jawab Aldo


" Jangan melihatnya terlalu


lama karena dia milikku. ucap Alex posesif terhadap putrinya.


Sekertaris Aldo hanya diam tidak


menjawab pertanyaan tuan mudanya.


Hah..... kekanak-kanakan sekali


Anda tuan muda, aku jadi mulai raga nona itu bener putri mu atau bukan sih.


jauh.


Sambil menunggu javanka Alex dan Aldo


pun menyempatkan waktu


mereka membahas tentang


proyek yang sedang mereka kerjakan.


Demi bisa berlibur dengan putrinya,


Alex sampai rela kerja lembur


selama hampir satu Minggu lamanya.


Tentunya sekertaris Aldo pun


turut serta dalam membantu pekerjaan


tuan mudanya.


.


.


.


Tak berselang lama javanka pun turun


dengan rambut yang sedikit basah

__ADS_1


dan di biarkan terurai,


diterpa angin.


" Papah. panggil javanka sambil


berjalan menghampiri papahnya.


" Sudah cantik sekali anak papah.


memeluk putrinya lalu menciumnya.


" Are you ready to go to the island? tanya


Alex dengan semangat pada putrinya.


" island, who will go to papah island? tanya javanka bingung.


Alex dan sekertaris Aldo pun bertukar pandangan, mereka seperti memiliki


perkiraan yang sama.


" Kamu, papah dan semua orang di rumah ini akan


pergi ke pulau sayang.


apa kamu lupa kalau hari ini kita akan pergi?


tanya Alex dengan lembut.


" Hemmmmmm......... Avan doesn't forget papah, Avan just thinks that papah is busy at work.


So Avan thinks we will have a vacation later after papah is not busy at work. jelas javanka,


Gadis kecil itu berpikir bahwa papahnya sibuk bekerja hingga akhir-akhir ini, sang papah selalu pulang larut malam dan berangkat pagi sekali ke kantor.


Sampai-sampai dirinya tidak sempat bertemu dengan sang papah.


Mendengar ucapan putri tercintanya,


Alex pun merasa bersalah karena


dia terlalu mengutamakan


pekerjaannya di banding perasaan putrinya.


" Maafkan sayang, papah sibuk karena


harus menyelesaikan


pekerjaan papah terlebih dahulu


sebelum kita pergi liburan.


kata Alex meminta maaf kepada putrinya


dan menjelaskan alasannya.


" don't worry papa Avan understands,


because Avan knows papah did all that for Avan too. jawab javanka sambil membalas pelukan papahnya dan mengelus-elus punggung papah.


" thank you for working hard papah,


And thank you for the holidays too. Avan really loves papah. bisik javanka di telinga papah.


*


*

__ADS_1


*


💐💐💐


__ADS_2