Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 203


__ADS_3

Sejak saat itu sisi selalu mengganggu teman-teman satu kelas bersama dengan beberapa teman pengikutnya, semua kejadian itu tidak lepas dari perhatian Miss Mona.


Semua kegiatan Javanka di sekolah selalu terpantau oleh Miss Mona, dan Miss Mona selalu melaporkan setiap kejadian yang menyangkut Javanka pada sekertaris Aldo.


Aldo sama sekali tak terlalu memperdulikan anak yang bernama sisi itu, selama dia tidak menggangu nonanya. Namun sesuatu yang tidak di inginkan pun akhirnya terjadi.


Javanka yang sedang membuka bekal makan siang nya, bersama dengan beberapa temannya tiba-tiba tumpah. Namun lebih tepatnya sengaja di tumpahkan oleh sisi.


" Upsss........ Sorry gak sengaja, habis kamu taruh di situ sih. Kan menghalangi ku, aku kan mau lewat. ucap sisi dengan senyuman mengejek.


Sup yang masih panas itu tumpah tepat di atas paha Javanka, Javanka pun langsung berdiri dan mengaduh kesakitan.


Para Miss yang sedang istirahat makan siang juga tidak memperhatikan murid-muridnya, Miss Mona langsung menghampiri Javanka kala teman-temannya meminta tolong.


" Apa yang terjadi? tanya Miss Mona dengan cemas.


" Miss tolong, Javanka terkena sup panas. ucap teman Javanka yang bernama Lala.


" Bagaimana bisa. ucap Miss Mona, dengan panik Miss Mona membawa Javanka ke luar kelas menuju ruang UKS.


Miss isyka dan yang lainnya pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada anak-anak murid yang ada di situ.


" Tadi kami akan makan siang bersama, tapi tiba-tiba sisi menumpahkan sup panas itu pada Javanka Miss. jelas Lala dengan jujur tentang apa yang dia lihat.


" Sisi, apa benar yang di katakan oleh Lala? tanya Miss isyka dengan geram.


" Miss, Lala bohong. Sisi itu tadi tidak sengaja menyenggol nya lalu tumpah, dan terkena Javanka. jawab sisi yang marah pada Lala, dia juga tidak merasa dirinya bersalah.


" Sisi, Miss tidak ingin kamu berbohong. Tolong jawab dengan jujur apa telah kamu lakukan pada Javanka? ucap Miss Andra dengan tegas sambil berjongkok di hadapan sisi

__ADS_1


" Miss, sisi sudah mengatakan apa yang sisi tahu. Apa lagi sih, orang sisi tidak sengaja kok. jawab sisi ngotot dan tambah marah.


Sementara itu di ruang UKS Javanka sedang di menjalani pemeriksaan oleh dokter, Miss Mona hanya menemani di samping Javanka.


Sedangkan Javanka hanya mengerutkan keningnya menahan rasa perih, kala sang dokter sedang mengecek kondisi dirinya.


Namun Javanka berusaha untuk tetap tenang dan tidak begitu menunjukkan rasa sakitnya, karena dia tidak ingin membuat orang lain panik karena dirinya.


Miss Mona juga tampak gelisah dan takut, dia sangat merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Javanka. Entah apa yang harus dia jelaskan pada sekertaris Aldo.


Apa yang harus aku lakukan? bagaimana ini? tuan Aldo pasti sangat murka pada ku, apa yang harus aku lakukan sekarang.


Oh iya, lebih baik aku memberi kabar terlebih dahulu pada tuan Aldo, jangan pernah menunda-nunda hal-hal yang begitu penting.


Tanpa buang-buang waktu Miss Mona langsung memberikan kabar pada sekertaris Aldo, tentang apa yang terjadi pada Javanka. Karena itu memang sudah penguatan sekertaris Aldo jika terjadi sesuatu pada Javanka dia harus langsung menghubungi sekertaris Aldo.


Ketika Aldo sedang makan siang bersama tuan mudanya, tiba-tiba dia mendapatkan notifikasi pesan masuk di ponselnya.


Bodoh, apa yang sebenarnya kau lakukan? sampai-sampai hal seperti ini bisa kecolongan, bodoh, bodoh, bodoh. Harusnya dari awal aku tidak usah mempercayai tugas ini pada nya. Sial


" Apa yang terjadi? tanya Alex yang seakan-akan tahu jika sekertaris nya sedang merasa cemas.


" Nona, tuan muda. ucap Aldo menggantung.


" Apa yang terjadi pada putriku? kata Alex dengan panik begitu mendengar ucapan sekertaris nya yang belum selesai.


" Nona sedang ada di UKS. jawab sekertaris Aldo dengan cemas.


" Bdebah kau Do, sudah ku katakan tempatkan orang yang benar-benar bisa menjaga putri selama di sekolah. Teriak Alex dengan marah dengan pandangan yang bringas.

__ADS_1


Alex langsung berdiri lalu berjalan ke luar dari ruangan nya, Aldo pun langsung mengikuti tuan mudanya.


" Batalkan semua meeting siang ini. ucap sekertaris Aldo pada kedua sekertaris nya.


" Baik tuan. jawab keduanya.


Lalu Aldo pun mengejar tuan mudanya yang sudah sampai di lobby utama, Aldo langsung berlari menuju mobil kala melihat tuan mudanya sudah masuk ke dalam mobil.


" Jika terjadi sesuatu pada putriku akan ku bunuh kau Do. ancaman Alex tidak main-main dengan ucapannya.


" Maafkan saya tuan muda. hanya itu yang bisa sekertaris Aldo ucapkan sekarang, dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Karena memang dirinya merasa telah gagal memilih orang yang berkompeten dalam menjaga nonanya.


Sesampainya di sekolah Alex hanya memasang wajah bengis, dia terus berjalan menuju ruang UKS dengan di bimbing oleh salah satu pengawas. Aldo hanya bisa mengikuti dari belakang, dia berharap jika tidak terjadi sesuatu yang buruk pada nonanya.


" Sayang, apakah kamu baik-baik saja? tanya Alex setelah sampai di ruang UKS dan melihat putrinya sedang terbaring di atas ranjang pasien.


" Papah. panggil Javanka yang terlihat terkejut dengan kedatangan papah nya.


" Apa yang terjadi sayang? tanya Alex dengan cemas. " Ada apa dengan paha mu nak? tanya Alex lagi kala melihat dua paha putrinya di tutup oleh perban.


" Avan is okay papa, it's just a small wound. jawab Javanka dengan riang sambil tersenyum manis pada sang papah.


" Tidak mungkin, sebenarnya apa yang terjadi nak? tanya Alex lagi tidak percaya pada jawab putrinya.


.


.


.

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2