Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 118


__ADS_3

Sudah empat hari Alex berada di kota x, dia masih belum juga kembali dan bertemu putri tercintanya.


Di tambah putrinya sama sekali tidak menghubunginya atau sekedar bertanya tentang dirinya pada kepala pelayan, namun Alex tidak berani menghubungi putrinya takut jika putrinya masih marah pada dirinya.


Alex hanya uring-uringan terus menerus, wajahnya terus ditekuk dan sangat dingin.


Setiap rapat dia hanya diam mendengarkan sambil sesekali menarik nafas panjang.


Sekertaris Aldo yang tahu penyebab tuan mudanya badmood, hanya bisa meminta maaf pada tuan mudanya dalam hatinya sendiri.


" Sampai kapan aku berada di sini? tanya Alex sambil menendang kursi yang diduduki oleh sekertaris Aldo.


" Maafkan saya tuan muda, karena ketidak becusan saya dalam bekerja tuan muda harus lebih lama jauh dari nona. jawab sekertaris Aldo sambil terus mengemudikan mobil menuju tempat meeting selanjutnya.


" Aku meminta kepastian bukan kata maaf do? ucap Alex lagi dengan marah.

__ADS_1


" Masih ada meeting dengan beberapa klien yang tidak bisa jadwalnya di majukan tuan muda, jadi kita hanya bisa menentukan jadwal yang sudah di sediakan. ucap sekertaris Aldo dengan sopan.


" Hehhhhhhh......... aku terkadang merasa bingung dengan manusia-manusia tamak itu, di sini itu mereka yang membutuhkan aku juga sponsor mereka bukan sebaliknya. Tapi kenapa mereka yang malang bertingkat sih. ngomel-ngomel bawel Alex di kursi belakang.


" Awas saja kalau mereka sampai berani memberikan aku proposal yang tidak berguna, akan ku habisi mereka karena telah membuang-buang waktu ku. masih marah-marah sambil mengancam seperti ibu-ibu yang kurang di kasih jatah oleh suaminya.


Sekertaris Aldo hanya diam mendengarkan semua kata-kata yang dimuati makian dan ancaman yang keluar dari mulut tuan mudanya.


Alex terus mengomel tanpa henti, sampai akhirnya dia kelelahan dengan sendirinya. pria itu pun duduk dengan tenang di kursi belakang sambil bersandar.


Lalu mereka berdua pun sampai di tempat meeting, dan memulainya. Alex benar-benar sudah bertekad akan menyelesaikan semuanya hari ini juga, pria itu benar-benar sudah tidak tahan ingin sekali bertemu dengan putri kesayangannya.


Alex langsung mengajak sekertaris nya bergegas menuju bandara setelah meeting terakhir mereka, kemudian keduanya pun naik ke pesawat pribadi milik Alex.


Walaupun sudah tengah malam sekali Alex tetap memutuskan untuk kembali pulang, sekertaris Aldo hanya mengikuti kemana pun tuan mudanya pergi.

__ADS_1


Di depan pintu masuk pesawat Alex dan sekertaris nya di sambut oleh empat pramugari dan satu pilot, kemudian pesawat pun mulai take off.


Kini Alex sedang duduk di bangku VVIP, tentunya sekertaris Aldo pun duduk di hadapan tuan mudanya. Lalu pramugari pun menyajikan kopi dan snake untuk kedua tuan muda dan sekertaris nya.


" Selamat menikmati tuan muda. ucap si pramugari dengan sedikit centil nya.


Sekertaris Aldo hanya menjawab dengan anggukan kepala, berbeda dengan Alex dia terlihat sama sekali tidak perduli yang ada di pikirannya sekarang hanya ingin kembali dan bertemu dengan putrinya.


Di sepanjang penerbangan Alex maupun sekertaris nya tertidur pulas, kedua pria itu sudah bekerja di luar dari batas wajar selama hampir lima hari penuh. Belum lagi setelah mereka kembali, mereka harus mengerjakan pekerjaannya yang sudah menunggu kepulangan mereka.


Lingkar hitam di bawah mata kedua pria itu adalah bukti nyata, bahwa mereka adalah lelaki pekerja keras.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2