
Ketika tengah asyik mengobrol tiba-tiba ponsel Caca berbunyi tanda pesan masuk, dia pun merogoh saku mengambil ponselnya lalu membaca isi pesan itu.
" Lex, sepertinya jadwal operasinya di majukan. kata Caca tiba-tiba menghentikan obrolan ketiga sahabatnya.
" Apa yang terjadi? tanya Alex dengan panik.
" Aku belum tahu pastinya, tapi baru saja dokter yang akan melakukan operasi pada Avan mengirimkan ku pesan. jawab Caca jujur dan ikut panik.
Alex, Caca dan David pun bangkit lalu berjalan cepat menuju ruang operasi Avan, sementara sekertaris Aldo harus membayar semua makanan yang mereka makan tadi.
Ohhhh ....... Tuhan apa lagi ini, semoga tidak terjadi sesuatu pada keponakan ku...
pikir David
Mengapa jadi begini, apa yang sebenarnya terjadi???
pikir Caca
Ohhhh...... tuan muda tampak begitu cemas, apa yang terjadi pada nona?
pikir sekertaris Aldo
__ADS_1
" Kenapa bisa begini Ca? tanya Alex yang sedang ada di dalam lift, wajahnya nampak begitu panik.
" Aku tidak tahu Lex, tolong tenangkan dirimu terlebih dulu. Kita harus mendengar penjelasan dari dokter yang menghubungi ku terlebih dulu. ucap Caca yang berusaha untuk menenangkan Alex yang terlihat sangat panik.
Sejujurnya tidak hanya Alex yang merasa panik, Caca yang tiba-tiba mendapatkan pesan singkat pun sangat panik, di tambah wajah Alex yang begitu cemas.
Setelah pintu lift terbuka Alex langsung berlari dengan gila, Caca dan David pun berubah mengejar Alex.
Dokter yang memberi kabar kepada Caca pun kebetulan akan masuk ke dalam ruang operasi namun langkahnya terhenti karena melihat Alex.
" Apa yang terjadi pada putriku? tanya Alex langsung pada si dokter.
" Mari tuan muda ikut ke ruangan saya, biar saya jelaskan. jawab si dokter dengan gugup.
Sementara Caca dan David yang baru tiba pun duduk terengah-engah karena berlari mengejar Alex.
" Begini tuan muda setelah tahap pemeriksaan yang kami lakukan pada nona, kondisi nona saat ini cukup menurun dan kurang stabil mungkin karena cemas atau kelelahan. Dan setelah kami semua para dokter briefing kami semua sepakat untuk melakukan operasinya saat ini juga. jelas si dokter panjang lebar sambil menundukkan kepalanya tak berani menatap ke arah Alex.
" Apa bagaimana bisa kau melakukan operasi pada Avan sekarang, sementara kondisinya tidak stabil. ucap Caca tiba-tiba menimpali.
" Jadi begini dokter, saya sudah mengecek kondisi nona berulang kali, dan hasil tidak stabil terkadang normal namun tidak berselang lama akan ada penurunan secara tiba-tiba. kata si dokter muda pada Caca.
__ADS_1
" Bukankah berbahaya jika melakukan operasi dalam kondisi pasien tidak stabil seperti itu? tanya Caca pada si dokter.
" Memang benar apa yang di katakan dokter, tapi saya dan para dokter sudah memiliki cara alternatif untuk menanganinya. ucap si dokter dengan percaya diri.
" Baiklah kalau begitu aku akan tetap ikut ambil peran dalam operasi ini. ucap Caca yang memutuskan akan ikut serta.
" Baik dokter, silahkan. kata si dokter itu.
" Tenang Lex, aku akan berjuang untuk menyelesaikan dan menyembuhkan Avan. ucap Caca berbisik di dekat Alex, lalu masuk ke dalam ruangan operasi.
" Mari tuan muda. ucap si dokter berpamitan pada Alex lalu ikut masuk mengikuti Caca.
Sementara itu sekertaris Aldo pun baru tiba, dia berjalan mendekat pada David dan bertanya tentang apa yang terjadi lalu David pun menjelaskan semuanya pada sekertaris Aldo.
Sementara Alex hanya duduk diam menatap ke pintu ruang operasi yang tertutup rapat dengan lampu berwarna merah menyala tanda sedang melakukan operasi.
David dan juga Aldo pun harus bisa terduduk diam sibuk dengan pikirannya masing-masing, sesekali sekertaris Aldo mengeluarkan ponselnya untuk membalas email-email yang masuk. Karena mau bagaimana pun dia harus tetap bertanggung jawab atas pekerjaannya yang menghandle pekerjaan tuan mudanya.
.
.
__ADS_1
.
💐💐💐