Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 82


__ADS_3

Darah segar mengalir dari tangan Alex, akibat dia meninju dinding koridor rumah sakit. Lalu dia pun menarik kerah mantel khas seorang dokter yang di pakai oleh Caca.


" Lakukan sesuatu pada putriku, berapa pun yang kau inginkan aku akan memberikan nya padamu. ucap Alex pada Caca sambil terus memegang kerah bajunya, namun perlahan dia melepaskan tangannya lalu terduduk di hadapan Caca. " Avan adalah segalanya bagiku. Tolong, tolong selamatkan Avan apapun bayarannya akan kuberikan. Tapi aku mohon padamu tolong selamatkan putriku. ucap Alex lagi meneteskan air matanya sambil memegang kaki Caca mohon pada sahabatnya.


" Hey.... hey..... apa yang kau lakukan Lex, tenang lah aku pasti akan menyelamatkan putrimu. Tolong kau jangan lakukan hal seperti ini karena tanpa kau memohon padaku, aku pasti dan dengan senang hati menyelamatkan putrimu. Dia juga sangat berarti bagi ku Lex, jadi tolong jangan lakukan itu. kata Caca sambil menarik Alex untuk berdiri.


Setelah mendengar jawaban dari sahabatnya Alex pun mulai merasa tenang, lalu dengan cepat Caca membawa Alex ke ruangannya untuk mendapatkan pengobatan sekaligus menjelaskan tentang kondisi Avan.


" Hemmmm....... aku bingung harus memulai nya dari mana, tapi melihat kau sudah tenang aku akan menjelaskan semua nya padamu.


ucap Caca, sebelum dia melanjutkan ucapannya dia menarik nafasnya panjang.


Sementara Alex, sekertaris Aldo dan juga David dengan setia dan sabar menunggu apa yang akan di katakan oleh sahabat mereka.

__ADS_1


" Hahhhh....... kondisinya sangat buruk seperti yang aku katakan tadi, Avan harus menjalani operasi pemotongan usus akibat mengonsumsi makanan yang sudah tidak layak konsumsi dan mengandung banyak bakteri, hampir seluruh tubuhnya dipenuhi dengan luka memar dan lebam, dan matanya mengalami kebutaan akibat pecahan kaca yang menusuk kornea matanya. ucap Caca lalu mengapa air dan meminumnya, setelah itu dia pun meneruskan kata-katanya lagi. " Dan yang lebih parah adalah mentalnya sangat, sangat terguncang Lex akibat luka lama yang belum sembuh dan di tambah luka baru. Mungkin dalam beberapa Minggu atau bulan dia akan hidup seperti sebatang pohon yang tidak punya ekspresi dan berbicara. kata Caca akhirnya selesai menjelaskan tentang kondisi Avan yang sebenernya.


Betapa terkejutnya dan marahnya Alex setelah mendengar ucapan dari Caca, darah di seluruh tubuhnya seakan mendidih seperti sudah mau meledak di dalam tubuh Alex.


Pria itu hanya bisa mengepalkan tangannya, namun wajahnya tidak bisa menutup perasaannya saat ini. Pria tampan dan gagah itu tampak terlihat menyedihkan dan seperti orang yang kehilangan separuh dari jiwanya.


Sekertaris Aldo dan David pun terdiam, mereka berdua sangat geram, marah dan merasakan kesedihan yang mendalam setelah mendengar ucapan Caca tentang kondisi Avan.


" Kau jangan terlalu khawatir Lex, aku pasti akan menyelamatkan putrimu. Tapi aku harus dapat persetujuan dari terlebih dulu sebelum aku melakukan operasi pada Avan. ucap Caca pada Alex sambil menyerahkan surat persetujuan operasi pada Alex.


" Pasti aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan putrimu Lex, dan untuk mata mungkin aku harus mencari pendonor yang cocok untuk Avan. Jadi tolong bersabar lah Lex, aku pasti akan berusaha keras untuk mencarinya. ucap Caca pada Alex.


" Ambil mataku Ca, aku tidak apa-apa asalkan Avan ku kembali bisa melihat. kata Alex menawarkan matanya untuk putrinya.

__ADS_1


" Jangan gila kau, aku tidak akan pernah melakukan hal itu. Sampai mati dan sekeras apapun kau memaksa ku, aku tidak akan pernah mau melakukannya. tolak Caca dengan marah, mana mungkin dia bisa membiarkan pemimpin dari grup perusahaan ternama buta terlebih Alex adalah sahabatnya sendiri.


" Kau jangan main-main dengan ku, lakukan semua nya untuk putriku. Aku tidak masalah jika aku tidak bisa melihat lagi tapi Avan ku terlalu menderita sejak dia masih kecil, jadi aku akan melakukan apapun demi putriku. ucap Alex marah di matanya terlihat jelas dia sangat terpukul dan sangat menderita karena keadaan putri semata wayangnya.


" Terserah kau mau bilang apapun yang jelas aku tidak akan pernah mau melakukannya, Avan pun pasti tidak ingin menerimanya jika dia tahu. Tolong pikiran lagi Lex, jika kau tidak bisa melihat bagaimana kau bisa melindungi Avan mu yang berharga, aku pergi dulu. ucap Caca lalu meninggalkan Alex yang terdiam di tempat duduknya.


Sekertaris Aldo yang melihat tuan mudanya hanya diam saja pun akhirnya mendekati tuan mudanya itu, entah kenapa timbul rasa iba pada sosok pria yang selalu angkuh yang sedang ada di hadapannya saat ini.


" Tuan muda, menurut saya benar apa yang di katakan oleh dokter Caca. Jika tuan muda mendonorkan mata pada nona siapa yang akan melindungi nona untuk kedepannya, lagi pula jika nona tahu nona pasti tidak akan mau dan menolaknya. ucap sekertaris Aldo pada tuan mudanya itu. " Untuk sekarang lebih baik kita berdoa semoga operasinya berjalan lancar dan kita harus berusaha untuk menyembuhkan kembali mental nona tuan mudanya, untuk itu tuan muda harus tetap jaga kesehatan karena jika tuan muda sampai jatuh sakit masa penyembuhan nona pasti akan melambat, bagaimana pun juga tuan muda adalah obat mujarab yang di butuhkan oleh nona saat ini. ucap sekertaris Aldo lagi memberikan semangat pada tuan mudanya yang sedang dilanda oleh kesedihan yang sangat, sangat dalam.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2