
Setelah kembali masuk ke dalam, sekertaris Aldo langsung memberikan kain pada tuan mudanya. Alex pun menerimanya lalu dia mengelap pahanya tempat dimana wanita itu menyentuhnya tadi.
Lalu Alex pun membuangnya ke sembarang arah, kini rahang mulai semakin mengeras Alex menatap satu-satunya bawahannya.
Semua orang sudah ketakutan setengah mati, walaupun kaki mereka sudah mati rasa dan kesemutan tapi mereka tidak berani bergerak sedikit pun.
Sementara sekretaris Aldo masih tetap pada posisi, sekertaris itu hanya berdiri tegak di belakang tuan mudanya tanpa ada ekspresi sedikit pun di wajahnya.
" Aku tahu masih ada beberapa di antara kalian yang terlibat, tapi melihatnya tidak mau mengakui kesalahannya aku pun tak bisa berbuat banyak. ucap Alex dengan dingin sambil tersenyum sinis.
" Tuan muda akan sangat baik pada karyawan yang loyalitas nya tinggi pada perusahaan, dan sebagai gantinya kalian akan mendapatkan gaji dua atau tiga kali lebih besar dari perusahaan lain. ucap sekertaris Aldo dengan tegas pada semua karyawan itu.
" Tapi beliau juga tidak akan segan-segan pada karyawan yang berani bermain-main, beliau akan langsung memecah tanpa memberikan uang pesangon dan akan memberikan denda yang sesuai dengan apa yang telah kalian lakukan. ucap sekertaris Aldo kembali, semua orang yang ada di situ hanya bisa menelan ludah dengan susah payahnya.
" Besok akan ada CEO pengantin yang tuan muda kirim dari kantor pusat, untuk mengelola perusahaan ini. Jadi untuk kalian semua yang hadir mohon kerjasama nya. kata sekretaris Aldo memberi tahu pada semua karyawan yang hadir.
" Tap, tapi tuan mengapa tuan tidak mengangkat saya yang wakil CEO menjadi CEO? tanya seorang pria dewasa yang tidak tahu malu dan tidak ada rasa takut.
__ADS_1
Alex yang mendengar itu pun langsung menajamkan pandangan nya, menatap pria itu.
" Apa hak mu sampai berani mengaturku? tanya Alex dengan dingin pada pria itu.
" Sa saya kan sudah lama bekerja di perusahaan ini tuan muda, ja jadi saya paling faham dengan dan tahu apa yang harus saya lakukan jika saya jadi CEO. jawab nya sambil menyombongkan diri sendiri.
" Hahhhhh...... Oke, kita lihat besok di perusahaan. Apakah kau memang benar-benar layak menjadi CEO seperti apa katamu tadi, atau terlalu layak. kata Alex dengan dana mengejek.
Setelah itu sekertaris Aldo pun membubarkan karyawan nya, sementara Alex hanya duduk diam sambil memijat keningnya sendiri.
" Mari tuan muda, saya akan mengantar ke penginapan yang sudah di siapkan. Agar tuan muda bisa beristirahat dengan nyaman. ucap sekertaris Aldo pada tuan mudanya.
Di dalam mobil Alex hanya menatap ke arah jendela yang menampilkan suasana malam di kota x, namun pandangan nya terlihat begitu murung dan lelah.
" Do, jadwal ku untuk besok ada beberapa? tanya Alex tanpa mengalihkan pandangannya.
" Ada dua tuan muda, yaitu pembenahan kantor cabang dan rapat dengan para investor. jawab sekertaris Aldo yang sudah menghapal semua jadwal tuan mudanya.
__ADS_1
" Kau majukan saja jadwal untuk besok lusa. ucap Alex yang tidak ingin berlama-lama berada di jauh dari putrinya.
" Baiklah tuan muda. jawab sekertaris Aldo sambil terus mengemudikan mobil.
" Sebisa mungkin aku ingin kembali dalam waktu tiga hari. kata Alex lagi pada sekertaris nya.
" Tapi tuan muda, itu akan sangat melelahkan. Saya khawatir jika tuan muda kelelahan karena terlalu memaksakan diri. jawab sekertaris Aldo yang terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh tuan mudanya.
" Lakukan lah apa yang aku katakan tidak? ucap Alex dengan marah.
Tuan muda benar-benar yah, mana ada sih pekerjaan yang harus nya di kerjakan dalam waktu delapan hari, dan beliau ingin selesai dalam waktu tiga hari saja.
Saya mengerti jika tuan muda sangat merindukan nona, tapi jika seperti ini namanya terlalu memaksakan diri.
.
.
__ADS_1
.
💐💐💐