
Kini Javanka sudah tidur di tempat tidur nya, gadis kecil itu hanya memandangi langit-langit kamar nya. Sambil menunggu rasa kantuknya datang dia sampai menghitung domba yang melintas di atasnya.
Itu lho bisa kalau anak-anak kan punya imajinasi yang menurut kita itu hal yang tidak masuk di akal, contohnya mereka suka berbicara dengan teman khayalan nya, sama halnya dengan Javanka juga suka melakukan hal itu sebelum dia tidur itu kalau Papah nya tidak ada.
" Sayang kok kamu belum bobo? tanya Alex yang baru keluar dari kamar mandi, dia baru selesai membersihkan diri nya dan mengganti bajunya.
" Avan is waiting for papah, because Avan wants papah to sing a lullaby for Avan. jawab Javanka dengan manja gadis kecil itu menepuk-nepuk samping tempat tidurnya, seperti meminta papah untuk segera tidur di samping nya.
" Aduhhh....duhhh.... sayang kalau kamu manja seperti itu papah jadi kan gak bisa nolak dan akhirnya akan ketagihan. kata Alex mengolok-olok putrinya sambil berjalan menuju tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di samping putrinya.
" papah Are we going home tomorrow, Avan has recovered, Papah and also Avan is getting tired of being by his side. ucap Javanka tidak menanggapi ucapan papah nya, dia malah mengajukan pertanyaan lain pada papah nya.
__ADS_1
Aku sudah tahu ini pasti akan terjadi, dia pasti menanyakan tentang persoalan pulang. Aku bingung harus bagaimana karena mau bagaimana pun dia sudah terlihat jauh lebih baik, tapi masalahnya surprise yang aku janjikan belum selesai bagaimana dong.....
" Hemmmm..... bagaimana kalau besok kita bertanya pada dokter, apakah kamu sudah boleh pulang atau masih harus di rawat di rumah sakit. jawab Alex memberikan alasan pada putrinya, dia sangat bingung kalau sudah seperti ini.
Tapi bukan Alex nama kalau tidak mempunyai ide-ide yang cemerlang untuk mengelabui putri tercinta nya yang sangat pintar dan berbakat ini.
" Jika dokter mengatakan kalau kamu boleh pulang maka kita akan pulang, tapi kalau dokter bilang tidak boleh berarti tidak boleh yah sayang. kata Alex lagi sambil tersenyum devil pada putrinya.
Entah hal apa yang akan di lakukan oleh Alex untuk mencegah putrinya kembali pulang ke rumah, namun yang pasti di balik senyuman nya itu seperti ada sesuatu yang sedang dia rencanakan.
" Ya udah, sekarang kamu tidur yah sayang. ucap Alex lalu membawa putrinya ke dalam pelukannya, dengan penuh kelembutan Alex mengelus punggung putrinya.
__ADS_1
" papah Avan wants papah to sing a lullaby for Avan, why is papah just silent. protes Javanka sambil mendorong tubuh papah, gadis kecil itu terlihat kesal karena papah nya melupakan keinginan nya.
" Ha....ha ....ha.... maafkan papah sayang, papah lupa. Ya sudah, sini deketan lagi papah akan menyanyikan nya untuk my beloved daughter. jawab Alex sambil tertawa kecil karena melihat putrinya merajuk, Alex pun kembali menarik tubuh mungil putrinya agar mendekat pada nya.
Kemudian Alex pun bernyanyi sesuai keinginan putrinya, pria itu pun mengelus kembali punggung putrinya dengan penuh kasih dan cinta. Sedangkan Javanka hanya memeluk papah nya dengan hangat sambil tersenyum manis lalu memejamkan matanya.
Setelah beberapa saat lamanya akhirnya Javanka pun tertidur pulas, Alex yang masih itu pun hanya tersenyum simpul lalu dia pun mengeratkan pelukannya dan ikut masuk ke dalam mimpinya.
*
*
__ADS_1
*
💐💐💐