
MC pun memulai acara tersebut sesuai isyarat dari sekertaris Aldo, mereka juga mulai memanggil satu persatu tamu terhormat yang telah hadir di acara ini.
Satu persatu dari mereka maju dan naik ke atas podium sesuai dengan ukuran nama dan jabatan mereka, untuk mengucapkan sepatah dua patah kata tentang kesan serta antusiasme atas pembangunan taman ini.
Acara tersebut bergulir dan semua orang yang maju ke podium hanya mengatakan pujian untuk Alex dan perusahaannya, Alex sama sekali tidak menanggapi hal tersebut.
Dia hanya berpikir orang-orang hanya bisa menjilatinya agar bisa mencapai tujuan mereka masing-masing, Alex sendiri malah fokus pada putrinya.
" Sayang kamu lapar tidak? tanya Alex lembut berbisik di telinga putrinya.
Karena suara mikrofon yang begitu keras dan kuat, jadi Alex harus berbicara di dekat telinga putrinya agar terdengar dengan jelas.
Javanka hanya menggelengkan kepalanya, gadis kecil itu terus melihat kearah sekeliling nya.
" Tidak apa-apa sayang, papah ada di sini kok. kata Alex dengan lembut sambil mengelus-elus pipi putihnya.
Sekertaris Aldo pun berjalan menuju podium, lalu dia mengatakan sesuatu pada sang MC. Baru setelahnya dia kembali lagi ke tempat semula.
Kini suara mikrofon nya sudah lumayan jauh lebih baik, dan acara nya pun seperti di percepat setelah sekertaris Aldo mengatakan sesuatu pada sang MC.
Javanka hanya duduk diam di dalam pangkuan papahnya, kini gadis kecil itu sudah mulai tenang.
Ada beberapa anak kecil yang datang menghampiri Javanka, namun Javanka terlihat sedikit enggan pergi jauh dari sang papah.
Jadi karena tidak enak untuk menolaknya, Javanka pun mengajak anak-anak itu bermain tak jauh dari sang papah.
__ADS_1
Sampai tiba lah nama Alex di panggil, lalu Alex pun mengajak putrinya naik ke podium dengan menuntut tangan mungil Javanka.
Para wartawan yang sudah sedari tadi menunggu-nunggu saat Alex naik ke podium pun mulai bersemangat, mereka juga sudah menyiapkan beberapa pertanyaan untuk Alex si pemilik grup xx.
Dengan keren Alex berjalan ke podium, sementara Javanka berjalan perlahan sambil menundukkan kepalanya. Lalu sang MC pun memberikan mikrofon pada Alex dan meminta Javanka bersama mereka agar Alex lebih leluasa.
Namun Alex segera menolaknya dan berbicara cara. " Biarkan putriku bersama ku. kata Alex pada sang MC yang hendak membawa putrinya.
Dan sang MC pun akhirnya membiarkan gadis kecil itu ada di samping Alex, lalu
" Terima kasih untuk semua yang hadir di acara peresmian taman pusat kota ini, dan terima kasih juga atas antusias para masyarakat yang telah berbondong-bondong hadir di acara ini.
Kepada bapak, ibu walikota yang telah mengijinkan proyek ini berjalan terima kasih, saya berharap dengan adanya taman ini bisa bermanfaat untuk semua masyarakat umum.
Dengan ini saya Alex Mahendra menyatakan bahwa taman danau biru itu di buka. ucap Alex dalam pidatonya.
Tepukan dan sorakan pun terdengar begitu nyaring dan sangat meriah, setelah Alex sudah menggunting pita peresmian tersebut.
Lalu setelah itu tujuh susunan kue yang begitu tinggi nan indah pun keluar, diiringi dengan nyanyian ulang tahun serta tepukan dari semua orang.
Alex tampak tersenyum simpul sambil terus memegang tangan mungil Javanka, sesekali dia melirik ke arah putrinya. Dan sang MC pun meminta Alex untuk meniup lilinnya lalu memotong kue nya.
Alex pun meniup lilin itu dan memotongnya, setelah itu dia memberikan potongan pertamanya pada putrinya.
" Buka mulut nya sayang aaaaaa....... ucap Alex pada putrinya.
__ADS_1
Javanka pun mau tidak mau membuka nya lalu semua pun bersorak, hingga tiba di penghujung acara yaitu tanya jawab dengan para wartawan.
" Tuan muda, apa pesan dan kesan untuk semua masyarakat yang ada di kota ini? tanya salah satu wartawan yang mendapat giliran pertama.
" Mungkin saya berharap jika masyarakat bisa membantu saya dalam menjaga dan merawat taman danau biru ini, serta bisa membantu orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan dengan bisa berjualan di tempat yang sudah di sediakan di taman ini. Kalau untuk kesannya saya berharap jika masyarakat mengetahui kepedulian grup xx atas kondisi lingkungan. jawab Alex dengan lugas.
" Lalu hal apa yang belum dan sudah tuan muda capai di tahun ini? tanya wartawan lain.
" Untuk tahun ini adalah tahun terberat dalam hidup saya, namun saya bisa mencapai keinginan saya yaitu membangun taman besar di tengah kota. Jadi untuk keinginan yang belum tercapai mungkin masih banyak lagi hal lainnya yang belum terpikirkan oleh saya. jawab Alex lagi sambil tersenyum getir.
" Hemmmmm...... kalau boleh tahu tuan muda hal apa yang terlah terjadi pada tuan muda di tahun ini? tanya salah satu wartawan lain.
Alex tidak menjawabnya dia hanya tersenyum, sekertaris Aldo pun langsung memberi isyarat pada sang MC untuk meminta wartawan lain yang bertanya.
" Tuan muda bolehkah kami tahu siapakah nona manis yang ada di samping tuan muda? ucap sang MC berusaha mencairkan suasana.
Alex pun tersenyum senang sambil melihat ke arah Javanka, semua orang yang melihat itu pun terkejut dengan apa yang mereka lihat. Karena selama ini Alex jarang sekali tersenyum, mungkin hanya tidak pernah terlihat jika dia tersenyum.
.
.
.
💐💐💐
__ADS_1