Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 56


__ADS_3

Tak berselang lama sekertaris Aldo pun masuk bersama dengan dokter sikholog pribadi Javanka, Alex pun mempersiapkan mereka untuk masuk dan mengecek kondisi putrinya.


" Tuan kenapa nona di ikat? tanya sekertaris Aldo pada Alex.


Alex hanya diam menatap sekertaris pribadinya, lalu dia pun bergegas pergi meninggalkan tempat tidur agar dokter lebih leluasa memeriksa kondisi putrinya.


Sekertaris Aldo yang melihat itu pun mengikuti atasannya, hingga sampailah mereka di balkon kamar. Alex duduk dan mempersilahkan sekertaris nya untuk ikut duduk juga, sambil matanya terus menatap kearah putrinya.


" Aku tidak ingin dia menyakiti dirinya sendiri seperti waktu itu, jadi aku berinisiatif untuk mengikat tangan dan kaki nya. akhirnya Alex pun menjawab pertanyaan dari sekertaris nya.


" Bukan nya hal itu malah akan menyakiti nona tuan? ucap sekertaris Aldo.


" Aku tahu, aku sangat tahu tapi aku lebih tidak ingin melihat masa lalu terulang lagi. Bahkan aku juga tidak ingin melakukan nya pada putriku tercinta, aku tidak punya pilihan lain do kau harus tahu itu. kata Alex dengan menggebu-gebu pada sekertaris nya.

__ADS_1


" Pasti ada cara lain tuan tapi tidak dengan di ikat seperti itu. jawab sekertaris Aldo tak kalah, dia sangat tidak menyukai atasannya mengikat nona muda nya.


" Sekarang aku tanya pada mu, harus dengan cara apa aku menahan nya, Hah? tanya Alex yang sudah meninggikan suaranya dan melemparkan tatapan tajam pada sekertaris nya yang ada di hadapannya.


Mendengar ucapan atasannya sekertaris Aldo hanya bisa diam, sejujurnya dia juga tidak tahu harus dengan cara apa menahan nona nya agar tidak menyakiti dirinya sendiri. Tapi dia lebih tidak ingin melihat nona nya di ikut layaknya seperti binatang.


" Aku juga tidak ingin do, kau pikir hati ku tidak hancur saat aku mau tidak mau harus melakukan hal itu pada putri ku sendiri. Aku sangat hancur bahkan rasanya aku ingin sekali menghancurkan dunia ini. kata Alex masih meninggikan suaranya sambil bersungut-sungut karena marah sekaligus tidak berdaya.


Sekertaris Aldo hanya bisa diam saja dan menatap ke arah atasannya, dia baru pertama kali nya melihat atasannya dalam kondisi yang berantakan dan terpuruk seperti ini.


Aldo baru menyadari bahwa memang benar nona adalah satu-satunya keluarga atasannya yang masih hidup, pantas saja perlakuan atasannya lebih berbeda dari kebanyakan orang yang memperlakukan putrinya sendiri.


Nona pasti sudah seperti tulang susu yang meresap di dalam tubuh dan jiwa tuan, jika nona pergi atau terjadi sesuatu pada nona tuan akan kehilangan arah bahkan mungkin kehilangan nyawa.

__ADS_1


*Dia adalah hidup dan mati ku, aku tidak akan sanggup lagi menjalani kehidupan ini jika sampai terjadi sesuatu pada mu sayang. Jadi tolong papah mohon padamu nak cepat sembuh papah kangen dengan suara, senyuman dan tawa dari mu sayang.


Papah janji akan menuruti semua keinginan mu nak, tapi Papah minta satu permintaan pada mu lekas lah sembuh dan tetap lah jadi bunga matahari nya papah yang selalu mekar*.


Setelah berdebat itu kedua nya hanya diam tidak bergeming dan tidak mengeluarkan suara nya, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.


*


*


*


💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2