Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
chapter 13


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 23 00 Alex baru saja sampai di Mansion, walaupun sudah sangat larut pak Rudi tetapi menyambut kedatangan tuannya.


" selamat malam tuan. sapa pak Rudi ketika Alex turun dari mobil.


" pulanglah do, tak perlu mengantarkan ku. ucap Alex ketika melihat sekertaris nya akan mengikuti nya masuk ke dalam Mansion.


" baik tuan, selamat malam. Aldo hanya menganggukkan kepalanya pada pak Rudi sambil membungkuk tubuh nya sampai Alex masuk ke dalam rumah.


" malam pak, apakah Javanka sudah tidur? tanya Alex sambil melepaskan sepatunya.


" sudah tuan, nona tidur sedari pukul 21 00. jawab pak Rudi sambil berjongkok di hadapan Alex dan meletakkan sandal rumah dan mengambil sepatu Alex dan menyimpannya.


" baiklah pak, bapak tidak perlu mengantarkan saya. Istirahat lah pak. kata Alex yang sudah menaiki tangga menuju lantai atas.


" baik tuan, selamat malam. selamat istirahat tuan. jawab pak Rudi yang masih berdiri di tempatnya sampai tuannya menghilang, kemudian pak Rudi pun mematikan semua lampu dan menyisakan lama temaram saja, kemudian beliau pun masuk kedalam kamarnya karena memang malam sudah semakin larut.


Sementara Alex hanya terdiam dan depan pintu kamar milik putrinya, entah apa yang sedang dia pikirkan. Kemudian dia kembali ke kamar pribadi nya.

__ADS_1


Tiga puluh menit kemudian Alex keluar dari kamar nya, kini pakaiannya sudah ganti dengan pakaian rumahan dan terlihat jauh lebih segar dari pada tadi, dia kembali ke kamar putrinya.


" kenapa pintu tidak bisa di buka, apakah dia menguncinya? berusaha membuka pintu namun tidak berhasil juga.


" hemmm.... sepertinya kamu mulai pintar yah sayang, sebegitu nya kamu tidak ingin tidur dengan papah. kata Alex lagi yang sudah tahu bahwa putrinya bahwa putrinya tidak ingin tidur di temani oleh nya.


Kemudian Alex turun ke lantai bawah, mencari-cari sesuatu yang dapat ia pakai agar bisa masuk ke dalam kamar putrinya. Senyuman nya mengembang ketika menemukan kunci cadangan kamar putrinya.


" kamu tidak akan bisa menghentikan papah sayang. tersenyum manis sambil kembali melangkah naik ke atas.


setelah berjuang beberapa saat akhirnya Alex pun berhasil membuka pintu kamar putrinya, senyuman nya makin mengembang ketika melihat wajah tenang putrinya saat tertidur pulas.


" akan sangat tidak nyaman, jika tidur berdua di tempat tidur ini. Lebih baik aku pindahkan saja ke kamar ku. sudah menggendong tubuh mungil putrinya, pindah ke kamar pribadi miliknya.


karena memang biasanya kalau Javanka tidur bersama dengan papahnya, gadis kecil itu akan selalu tidur di kamar sang papah di sebabkan tempat tidur milik Alex lebih besar dibandingkan dengan milik Javanka.


" nah, kalau begini kan papah bisa tidur sayang. sudah berbaring di tempat tidur sambil menikmati wajah putrinya.

__ADS_1


" nak, kamu jangan terlalu pintar dong dan jangan terlalu cepat tumbuh juga. Papah kan sedih kalau kamu gak nurut seperti ini. ucap Alex sambil mencium pipi gembul milik Javanka.


tak berselang lama Alex pun ikut terlelap dalam tidurnya, dengan tangan yang memeluk putrinya yang sedang tadi tertidur.


________________


pagi hari, Javanka terbangun lebih awal dari pada Alex. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat sang papah tertidur pulas di samping nya, kemudian dia melihat ke sekitar bahwa ini bukan kamar miliknya melainkan kamar sang papah. Dengan segera gadis itu bangkit dan berjalan dengan hati-hati agar tidak membangunkan papah nya.


" Avan have to go out loom papah. dengan segera gadis kecil itu meraih handle pintu.


*


*


*


💐💐💐

__ADS_1


hemmm.... kira-kira Alex terbangun atau tidak yah????


coba komen di bawah yah 😌😌😌


__ADS_2