
Pagi hari Avan sudah bangun dari tidurnya, tiba-tiba Alex pun ikut terbangun karena merasa tangannya di gerakkan.
" Sayang kamu sudah bangun nak. ucap Alex dengan suara seraknya khas bangun tidur.
" sorry papah, Avan woke up papah who was sleeping. ucap Javanka yang merasa bersalah karena ulahnya papahnya terbangun dari tidurnya, padahal Avan tahu betul jika papahnya pasti sangat-sangat lelah.
" Tidak apa-apa sayang, lagi pula ini memang sudah waktunya untuk bangun. ucap Alex dengan lembut dia membelai rambut putrinya yang berantakan.
" Kita gosok gigi bareng yuk, setelah itu kita sarapan, gimana? tanya Alex pada putrinya.
Javanka hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis, lalu Alex pun menggendong putrinya masuk ke dalam kamar mandi.
Dengan telaten Alex membantu putrinya menggosok gigi, dia juga mengelap wajah putrinya dengan kain basah. Dengan penuh kelembutan Alex mengurus putri semata wayangnya.
Setelah selesai Alex pun membawa putrinya keluar, dia mendudukkan putrinya di kursi lalu dia pun mulai menyisir rambut panjang putrinya dan mengikatnya. Tak lupa Alex juga memberi bedak pada wajah Javanka, dan losion di seluruh tangan dan kaki putrinya sambil memberikan pijatan-pijatan kecil.
" Nah sudah selesai sayang. ucap Alex pada putrinya, sambil mencium pipi gembul putrinya.
" thank you papah, Avan love papah. kata Javanka, gadis kecil itu pun mencium wajah sang papah.
" Papah juga sayang banget sama Avan. jawab Alex dengan semangat dia menciumi seluruh wajah putrinya.
__ADS_1
Javanka hanya diam dan membiarkan papahnya menciumi nya, gadis kecil itu membiarkan saja papahnya sampai papahnya merasa puas.
" Sudah ah, kamu pasti sudah lapar kan sayang. Kalau papah lanjutan bisa-bisa kamu tidak sarapan. kata Alex menyudahi ciumannya dan dia pun mengakhiri nya dengan menggigit pipi putihnya dengan gemas.
Javanka hanya memasang wajah datar, sebenarnya gadis kecil itu kesal jika papah menggigit pipinya tapi dia tidak ingin memarahi papahnya.
Setelah puas mempermainkan putrinya, Alex pun menggendong putrinya dan berjalan keluar dengan santai.
Alex berjalan dengan santai dengan mengenakan celana pendek dan kaos polosnya, namun karena wajahnya yang mencolok semua para perawat yang melihat Alex hanya bisa berbisik-bisik mengagumi ketampanan seorang Alex Mahendra.
Biarpun begitu Alex tidak pernah memperdulikan nya, baginya putrinya adalah segalanya.
" Siapa gadis kecil itu? tanya salah satu perawan pada rekannya.
" itu lho yang pakai baju tidur, anak nya cantik dan manis namun sayang buta. ucapnya menunjuk Javanka yang sedang duduk sendiri, karena Alex pergi memesan makanan.
" Jaga ucapan mu, begitu-begitu beliau bisa membeli seluruh harga diri keluarga mu. kata temennya dengan marah.
" Kok kamu malah memarahi ku sih. Merasa tidak terima dengan ucapan rekannya.
" Memang siapa sih gadis kecil itu? sampai-sampai kau mengatakan hal kasar pada ku. tanya nya yang tidak mengetahui siapa Javanka sebenarnya.
__ADS_1
" Dengarkan baik-baik dan tanamkan ini di hati dan otak mu itu, orang yang kau bicarakan itu beliau adalah putri semata wayang pak Alex Mahendra pemilik grup xx sekaligus rumah sakit ini. jawab rekannya mengetahui siapa Javanka.
" Apa? kau serius? terkejut tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
" Untuk apa aku berbohong, aku sarankan kau untuk berhati-hati dalam berucap jika kau masih ingin bekerja di rumah sakit ini. ucap nya memberi nasihat pada rekannya.
" Aku mengerti, aku janji tidak akan mengulanginya lagi. jawabnya dengan menyesal sambil menatap ke arah Javanka yang masih duduk sendiri.
Tak berselang lama Alex pun datang menghampiri putrinya sambil membawakan segelas susu hangat, Alex dengan perhatian memegang gelas berisi susu yang sedang di minum oleh putrinya.
Semua perlakuan sweet yang Alex berikan kepada putrinya tidak pernah lepas dari tatapan para perawat yang memperhatikan nya.
Semua para wanita hanya bisa menjerit dalam hati dan menggigit jarinya, mereka semua terlena dengan tatapan yang penuh perhatian dan perlakuan hangat Alex pada putrinya.
Mereka hanya berpikir ingin sekali rasanya bertukar posisi dengan gadis kecil itu, agar bisa mendapatkan perhatian dari seorang Alex Mahendra.
.
.
.
__ADS_1
💐💐💐