Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
kesal


__ADS_3

" tidak apa pak, saya hanya menemani javanka makan buah saja. bapak kembali istirahat saja, saya bisa mengurusnya sendiri "


ucap Alex ramah pada kepala pelayan.


" tapi tuan... "


ucap pak Rudi tertahan, beliau tidak mau meninggalkan kedua majikannya dan memilih tetap berdiri tidak jauh dari majikannya.


melihat pak Rudi yang tidak mau pergi, Alex pun membiarkannya saja. karena dia tahu seperti apa pun dia berbicara kepala pelayannya itu tidak akan pergi.


dia kembali menatap gadis kecil yang ada di hadapannya yang masih sibuk dengan makanan yang ada di meja makan.


" sayang kamu laper yah "


tanya Alex yang terus menerus melihat putrinya makan dengan lahap.


" enda ko pah "


ucap javanka berbohong kepada sang papah.


" jangan bohong, papah tidak suka kamu bohong pada papah "


sudah mulai menaikkan intonasi bicaranya.


" enda pah, nih Avan udah makannya. udah kenyang "


ucap javanka menyakinkan sang papah sambil memegang perutnya.


" ya sudah kalau begitu, kita kembali ke kamar yuk. masih malam soalnya "

__ADS_1


akhirnya percaya juga dan menggendong putrinya kembali ke kamar.


sedangkan pak Rudi membereskan meja makan dan mematikan lampu lalu memastikan kalau majikannya sudah kembali ke dalam kamar, dan beliau pun kembali istirahat.


setelah selesai gosok gigi, javanka pun naik ke tempat tidur yang mana papahnya sudah berada di tempat tidur.


" pah, avanka mau bobo sendili aja "


ucap javanka yang sudah ikut tidur di samping papahnya.


" tapi papah maunya bobo sama kamu, memangnya kenapa sih kamu gak mau bobo sama papah? "


jawab Alex sambil mengusap lembut rambut putrinya.


" avanka udah besal jadi bobo halus sendili pah "


jawab javanka yang sudah mulai menguap.


ucapan Alex pada putrinya yang sudah kembali terlelap dalam tidurnya. melihat putrinya sudah tertidur kembali Alex hanya tersenyum dan mencium puncak kepalanya lalu ikut kembali tertidur.


Pagi hari yang cerah, javanka yang sudah mandi sedang duduk sambil menonton kartun di temani sang pengasuh.


" nona tidak mau ikut dengan tuan besar? "


tanya Mba Nani pada putri majikannya yang sedang serius menonton.


" enda mba, Avan di lumah aja sama mba Nani, telus Avan kan ada les hali ini mba "


jawab javanka tanpa menoleh kearah sang pengasuh.

__ADS_1


" oh iya non, mba hampir lupa sama les yah, ya sudah kalau begitu nona "


ucap Mba Nani yang sudah tahu kalau nona nya tidak mau di ganggu kalau sedang menonton kartun favoritnya. dia hanya menemani sambil ikut nonton.


tak berselang lama Alex pun turun sudah rapih dengan setelan jas yang ia pakai, melihat majikannya turun mba Nani langsung berdiri.


" nak kamu sedang nonton apa sih? "


tanya Alex sambil berdiri menghampiri putrinya.


" ini pah "


menjawab tanpa melihat ke arah sang papah berada.


" kalau udah nonton pasti papah di cuekin deh, hari ini kamu ikut ke kantor papah lagi kan sayang "


sudah duduk di hadapan putrinya.


" enda ah, avanka mau les pah "


jawab javanka yang sudah mengerenyitkan dahinya sambil berpindah tempat duduk.


melihat putrinya seperti kesal, Alex pun terus menghalangi javanka untuk melihat ke arah layar televisi. dia sangat suka jika putrinya sudah mulai serius menonton dia akan terus mengganggunya.


sudah mulai kesal dengan apa yang di lakukan sang papah, sedangkan Alex hanya tertawa terbahak-bahak melihat bibir javanka yang sudah mulai maju.


*


*

__ADS_1


*


💐💐💐


__ADS_2