Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 137


__ADS_3

Di tempat yang berbeda di sebuah rumah gubuk tua dimana tinggalnya pasangan kakek dan nenek yang sudah sangat tua, tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di depan rumah itu.


Keluarlah dua orang pria dewasa dari mobil tersebut, kita panggil saja mereka Jojo dan teman si Ucup. Mereka berdua berjalan beriringan menuju rumah tersebut.


Tokkk..... tokkkk..... tokkkk..... pintu rumah yang tampak lapuk itu di ketuk oleh si Jojo.


" Iya, iya sebentar. jawab si nenek dari dalam, dengan tergopoh-gopoh si nenek berjalan menuju pintu dan membukanya.


" Cari siapa yah? tanya si nenek setelah membuka pintu dan melihat dua pria yang ada di hadapannya.


" Anu permisi nek, kedatangan saya ke sini atas perintah tuan muda untuk merobohkan rumah ini. kata si Jojo langsung pada intinya.


" Apa di robohkan? memang apa salah saya? dan kenapa rumah saya harus di robohkan? tanya si nenek dengan panik.


Plakkk..... pukulan telak mendarat di kepala si Jojo.


" Bodoh sekali kau Jojo Paijo. kata si Ucup temannya si Jojo.


" Aduhhh..... sakit, mengapa kau memukul ku? memang apa salah ku? marah karena tidak terima kepalanya di pukul.


Mereka pun malah beradu mulut, si nenek hanya memperhatikan kedua pria yang ada di hadapannya.


" Sudah, sudah. Jika kita teruskan lagi yang ada tugas yang kita terima tidak berjalan mulus. ucap si Ucup yang menyudahi perseteruannya dengan temannya.

__ADS_1


" Huhhh.... sandal Firaun. kata si Jojo pada si Ucup.


" Sudah diam kau, ku tendang kau sampai Afrika baru tau rasa kau. jawab si Ucup tidak mau kalah.


" Sebenarnya ada apa yah? tanya si nenek yang sedari tadi berdiri memperhatikan keduanya.


" Hemmm..... ehemmmmmm...... karena sibuk bertengkar kedua baru menyadari bahwa si nenek masih berada di hadapan mereka berdua.


" Jadi kedatangan saya ke sini atas perintah dari tuan muda Alex, beliau ingin nenek dan kakek ikut bersama kami. jelas si Ucup dengan serius pada si nenek.


" Oh, nak Alex. Memangnya ada apa yah? baru menyadari jika Alex selalu di panggil tuan muda.


" Beliau ingin nenek dan berlibur menginap hotel milik beliau, beliau juga berpesan agar nenek dan kakek tidak usah membawa apapun karena pihak hotel sudah menyediakan semuanya untuk nenek dan juga kakek. kata si Ucup menjelaskan apa yang di katakan sekertaris Aldo pada dirinya.


" Tidak nek, ini memang perintah langsung dari tuan muda. ucap sekertaris Aldo yang baru saja tiba.


" ahhh..... nak Aldo. ucap si nenek yang sedikit terkejut dengan kedatangan Aldo.


" Iya nek ini saya Aldo, sekertaris tuan muda. Saya harap nenek dan kakek mau menerima liburan ini, karena tuan muda benar-benar ingin berterima kasih kepada nenek dan juga kakek. jelas sekertaris Aldo pada si nenek, sekertaris Aldo ingin semua berjalan sesuai dengan keinginan tuan mudanya.


Lalu si nenek pun memanggil si kakek dan menjelaskan semuanya, dan tidak butuh waktu lama sekertaris Aldo membawa si nenek dan kakek menuju hotel milik Alex yang berada di kota itu.


Sebelum pergi sekertaris Aldo sedikit memberikan isyarat pada kedua bawahnya yaitu si Ucup dan temannya si Jojo untuk menyelesaikan semua perintah darinya, keduanya pun langsung bergegas melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka.

__ADS_1


Gubuk tua itu pun di hancurkan dalam kurun waktu yang singkat, dan para pekerja pun mulai melakukan tugas mereka tentunya di bawah pengawasan si Ucup dan si Jojo.


Sementara sekertaris Aldo pun membawa pasangan paruh baya itu masuk ke dalam hotel, di sini sudah ada beberapa pekerja yang menyambut kedatangan sekertaris Aldo.


" Selamat datang sekertaris Aldo, tuan dan nyonya tamu terhormat. ucap mereka berbarengan menyambut kedatangan Aldo dan kedua pasangan itu.


" Lakukan lah apa yang sudah ku katakan? ucap sekertaris Aldo pada manajer hotel itu.


" Baik sekertaris Aldo. jawabnya sambil menunduk hormat.


" Nenek, kakek ikutlah bersama mereka dan nikmat lah liburannya. ucap sekertaris Aldo dengan lembut pada si nenek dan kakek.


" Mari nyonya dan tuan. kata si manajer mempersiapkan si nenek dan kakek untuk mengikuti nya yang akan mengantar ke kamar, para pekerja pun membantu membawa tas bawaan si nenek dan kakek.


Lalu pasang paruh baya itu pun dengan berat hati mengikuti orang yang ada di depannya, sementara sekertaris Aldo hanya berdiri diam memperhatikan.


Hemmmmmm...... sepertinya ini sudah selesai, tugas ku sekarang tinggal membeli tanah yang ada di sekeliling rumah si nenek dan kakek sesuai keinginan tuan muda.


.


.


.

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2