Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 175


__ADS_3

Javanka tidak menjawab nya sama sekali, gadis kecil itu malah keluar dari kamar. Melihat putrinya yang keluar Alex pun mengikutinya.


" Sayang main sepeda sama papah yuk? ucap Alex berusaha merayu putrinya.


" Mau. jawab Javanka dengan cepat sambil tersenyum manis pada sang papah.


" Ha ha ha ha......... selamat kamu kena tipu. ucap Alex sambil tertawa terbahak-bahak karena berhasil mengerjai putrinya.


" Papahhhhh........ this is not funny. teriak Javanka dengan marah pada papahnya.


Setelah itu Javanka pun berlari turun ke lantai bawah, Alex pun dengan cepat menyusul putrinya. Khawatir jika terjadi sesuatu terjadi pada putrinya, semua para pelayan pun mendengar teriakkan Javanka.


Alex pun langsung menggendong putrinya yang sedang berusaha menuruni anak tangga, sementara Javanka hanya memasang wajah masam.


" Maafin papah yah nak? papah cuma becanda sayang. ucap Alex pada putrinya sambil terus berjalan menuju garasi, pak Rudi pun mengikuti keduanya.


" Iya papah. jawab Javanka memaafkan papah dengan mudah.


" Nah sekarang kamu naik sepeda kamu, papah mau ambil sepeda papah dulu. kata Alex pada putrinya, sambil menurunkan putrinya.


" Oke papah. jawab Javanka dengan semangat dan penuh keceriaan.


Lalu Javanka pun mulai menaiki sepedanya, sementara Alex sedang memperbaiki sepeda lipatnya.


" Papah Come on, quickly. ucap Javanka pada papahnya.


" Tunggu sebentar sayang. ucap Alex sambil tersenyum pada putrinya.

__ADS_1


Javanka pun mulai menjalankan sepedanya menelusuri pekarangan Mansion nya, sementara sepeda Alex baru selesai di betulkah lalu dengan cepat dia mengejar putrinya.


Keduanya pun mulai bermain sepeda bersama, sesekali canda tawa dari keduanya terdengar begitu nyaring, membuat para pelayan, penjaga dan juga pak Rudi merasa senang.


Alex mengajak putrinya mengelilingi pekarangan rumah, tak jarang Javanka sering tertinggal jauh oleh sang papah. Mengingat sepeda yang di pakai oleh Javanka dan karena gadis itu masih terlalu kecil.


Alex menyemangati putrinya dengan heboh, agar putrinya bisa sampai di tempatnya namun jika terlalu jauh Alex tidak akan ragu untuk berputar balik.


Setelah beberapa saat bersepeda Alex pun mengajak putrinya untuk beristirahat, karena terlihat Javanka sudah basah kuyup oleh keringat.


Alex membawa putrinya ke tempat burung dan meninggalkan sepedanya begitu saja, lalu para penjaga pun mengembalikan sepeda tuan muda dan nonanya ke tempat semula.


" Papah ini namanya Boo dan Bii. kata Javanka memberi tahu nama burung beo itu.


" Kamu tahu dari mana kalau namanya Boo dan Bii? tanya Alex sambil memegang burung itu.


" Avan kacih-kacih nama meweka papah. jawab Javanka dengan enteng.


" Kamu gak mau kasih Boo dan Bii makan nih? tanya Alex pada putrinya yang berdiri sedikit jauh dari nya.


" No papah, Avan is still scared. jawab Javanka menggelengkan kepalanya.


" Takut kenapa? orang tidak apa-apa kok, kamu lihat papah sajak ini, gak apa-apa kan. kata Alex yang berusaha meyakinkan putrinya.


" No papah, Avan is afraid of the sharp trigger. jawab Javanka sambil menunjuk mulut si burung.


" Gak apa-apa sayang, aman kok. ucap Alex kembali meyakinkan putrinya.

__ADS_1


Sampai akhirnya pun Javanka tetap tidak mau memegang burung beo itu, gadis kecil itu malah berlari masuk ke dalam kala sang papah membawa burung itu mendekati nya.


Alex yang melihat putrinya ketakutan dan lari kocar-kacir pun tertawa terbahak-bahak melihat nya, lalu dia pun memberikan burung itu pada si pengurus dan dia pun masuk mengejar putrinya.


Kini Javanka sedang duduk di pinggir kolam ikan sambil memberikan ikan-ikan itu makanan, tak jarang dia memasukkan tangannya untuk menyentuh atau mengelus ikan-ikannya.


Alex yang melihat Javanka, ia pun ikut duduk di samping putrinya, lalu dia mengikuti putrinya memberi makan ikan juga. Suasana sangat tenang sejenak namun tak berselang lama Alex mendapatkan ide.


" Sayang, kalau papah goreng ikan ini boleh gak? tanya Alex tiba-tiba pada Javanka sambil tersenyum polos.


" Enda boyeh papah, This fish can't be fried, what else to eat. ucap Javanka dengan tegas sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


" Kenapa? ini juga ikan kan, kalau di goreng pasti enak. Papah jadi pengen makan ikan goreng deh. kata Alex makin jadi mengerjai putrinya dengan wajah sok polosnya.


" No papah, noooooo..... ucap gadis kecil itu dengan marah sambil memajukan bibirnya.


" Kenapa sih nak? kan papah cuma pengen makan ikan saja, masa gak boleh sih. ucap Alex makin mengompori putrinya agar tambah marah.


Mendengar ucapan sang papah terus menerus, akhirnya Javanka pun kehilangan kesabarannya. Gadis cantik itu langsung berdiri lalu mendorong papahnya dengan kuat, Alex yang tidak siap pun akhirnya nyemplung ke kolam ikan koi itu.


" Avan will be more willing and sincere if papah swims with the fish. ucap Javanka sambil menahan tawanya lalu pergi meninggalkan papahnya.


Beberapa pelayan yang menyaksikan pemandangan itu pun hanya bisa berpura-pura tidak melihat, mereka juga berusaha untuk tidak menertawakan tuan mudanya itu.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2