Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 110


__ADS_3

Karena Javanka tak kunjung berhenti menangis, Caca pun menyuntikkan obat tidur lalu dia pun mengobati tangan Javanka yang terluka.


Tak lama berselang gadis kecil itu pun tertidur pulas, Alex pun membawanya ke kamar agar putrinya tidur lebih nyaman.


Namun kala Alex akan pergi, dengan erat Javanka memegang ujung baju papahnya. Seakan-akan dia tidak ingin di tinggal pergi oleh sang papah.


Alex yang melihat itu hanya bisa tersenyum lalu mengelus lembut kepala putrinya.


" Sepertinya luka di tangannya akan meningkatkan bekas. ucap Caca yang sudah berdiri di ambang pintu.


" Kau harus berusaha menghilangkan nya, atau ku kirim kau ke kutub Utara sana agar kau bisa belajar lebih giat lagi. jawab Alex tanpa melihat ke arah Caca.


" Ha.... ha... ha.... kau selalu saja mengancam ku seperti itu, namun kau tidak pernah melakukan nya pada ku. tawa Caca yang merasa sahabat nya itu hanya berbicara omong kosong.


Plak.... sandal rumah mendapat tempat di kening Caca, Caca pun mengaduh kesakitan.


" Hentikan tawamu yang seperti terompet tahun baru itu, kau tidak bisa melihat putriku sedang tertidur. kata Alex dengan jengkel nya.


" Kalau kau ingin aku berhenti tertawa, cukup kau katakan saja padaku. Jangan kau lemparkan pula sandal ini tepat di kening ku. kata Caca dengan menggerutu tak terima atas perlakuan Alex pada dirinya.

__ADS_1


" Jika kau masih berisi juga, bukan hanya sandal yang akan lemparkan pada mu. Tapi semua isi yang ada di kamar ini ku lemparkan pada mu, agar kau bisa menutup mulut mu itu. kata Alex dengan dingin pada sahabatnya.


" Kau sangat jahat pada ku Lex, setelah apa yang aku lakukan untuk mu pagi ini. Kau malah memperlakukan aku dengan keji seperti ini, sudah sepah manis di buang. ucap Caca dengan lebay nya.


" Sudah manis sepah di buang, bodoh. kata Alex membetulkan pribahasa yang Caca lontarkan, dengan geli melihat tingkah laku manusia yang ada di hadapannya.


" Aku kan bilang seperti itu tadi, memang kau mendengar nya seperti apa? ucap Caca yang berlaga bego, seakan dia tidak mengatakan hal yang salah.


" Kau mengucapkan nya terbalik tadi, bodoh. jawab Alex yang sudah mulai kesal.


" Ha....ha....ha.... sepertinya kuping mu tersumbat Lex, mangkanya lain kali beli lah alat pembersih kuping. Atau jangan-jangan kau tidak mampu membelinya, kalau memang begitu katakanlah kepada ku sahabatmu ini, aku pasti akan mengirimkan satu mobil untuk mu. kata Caca mengejek Alex tanpa henti sambil terus tertawa.


" Kau mau mati yah. pekik Alex yang geram dengan kata-kata sahabat nya.


Mereka berdua pun kejar-kejaran, Alex tampak murka dengan kelakuan sahabatnya itu. Dia benar-benar ingin sekali memberi pelajaran pada Caca, Caca hanya tertawa terbahak-bahak sambil terus melontarkan ejekan pada Alex.


" Ha.... ha.... ha..... tangkap aku kalau kau mampu Lex. kata Caca memprovokasi Alex.


Orang-orang yang melihat itu pun hanya bisa tersenyum, melihat ke dua pria yang sedang kejar-kejaran itu. Mereka tahu bahwa Caca memang memiliki caranya sendiri untuk mencair kan kembali suasana yang tadi tegang, meskipun dia harus terkena bogem mentah dan Alex.

__ADS_1


" Kalau di ingat-ingat kita sudah seperti pemain Bollywood yang sedang kejar-kejaran dengan manja yah. ucap Caca yang masih berlari dari kejaran Alex.


Sekertaris Aldo dan David yang mendengar itu pun hanya tertawa terbahak-bahak, karena tak kunjung dapat, Alex pun mulai ngos-ngosan lalu terduduk di lantai.


" Huhhhh....... cupu kau, memang Alex kaleng-kaleng. kata Caca kali melihat Alex terduduk lemas.


Alex yang mendengar itu pun langsung kembali berlari, kini dia menambahkan kecepatannya. Dan akhirnya Caca pun tertangkap, Alex menggusur Caca menuju kolam renang.


Caca pun memohon-mohon untuk di ampuni, namun Alex menghiraukan perkataan sahabatnya. Lalu Alex pun melempar Caca ke kolam renang dengan wajah yang begitu puas.


" Jangan kau berani-berani melawan ku yah kodok Duma. ucap Alex pada Caca dengan penuh kemenangan.


Lalu Alex pun menggusur David lalu menceburkannya juga, kali dia hendak menceburkan sekertaris nya. Aldo pun menarik tangan Alex dan alhasil keempat pria itu berenang bersama-sama.


Sesekali Alex menenggelamkan kepala Caca, karena dia benar-benar kesal dengan tingkah usil dari sahabatnya itu.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2