Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
chapter 27


__ADS_3

Hari demi hari Javanka lewat dengan sangat bahagia, walaupun tanpa kehadiran sang papah di samping nya. Namun dengan banyak perhatian dari semua pelayan Javanka tidak pernah merasa kesepian.


Rutinitas nya pun berjalan dengan sangat lancar, dari les piano, melukis, balerina, dan kaligrafi, semua pelajaran itu adalah keinginan nya bukan tuntutan dari sang papah. Bahkan baru-baru ini gadis kecil itu sedang mempelajari beberapa bahasa internasional.


" Ahhhh..... Avan bocen. ucapnya sambil mematikan televisi lalu berguling-guling di atas sofa.


" Apa yang sedang nona lakukan? tanya pak Rudi yang sudah ada di hadapannya, beliau memang sedari tadi memperhatikan nona nya dari jarak aman.


" hemmmm...... Avan bocen pak. jawab Javanka sambil memonyongkan bibirnya.


" apakah nona tidak capek? kan habis belajar melukis. kata pak Rudi yang merasa kalau nona nya memiliki stamina yang sangat bagus.


" no pak, Avan don't feel tired. katanya lalu tiba-tiba berdiri lalu matanya berbinar seperti menemukan sesuatu yang menarik.


" nona mau kemana? mengikuti nona nya yang tiba-tiba berlari ke arah teras samping.


" Avan want to swim pak. jawab Javanka dengan semangat sambil menatap kolam renang yang ada di hadapannya.


" baik saya akan meminta mba Nani untuk mengambil baju renang untuk nona. kata pak Rudi lalu berjalan masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


Javanka hanya mengangguk dan tersenyum manis, sambil menunggu pengasuh nya. Gadis kecil itu memasukkan kaki nya ke dalam air dan bermain-main.


Tak berselang lama pak Rudi pun datang tentunya di ikuti oleh pengasuh di belakangnya dengan membawa baju renang dan handuk untuk nona nya.


" mari nona kita ganti baju terlebih dulu, setelah itu boleh berenang. kata sang pengasuh sambil membawa nona nya masuk ke dalam kamar mandi.


Sepertinya nona membutuhkan teman seusianya, karena memang harus nya nona butuh teman seusianya. Tapi siapa yah yang cocok kira-kira, sebelum memutuskan lebih baik aku tanyakan pendapat ku pada tuan terlebih dulu.


Setelah melihat nona nya sudah mulai berenang dengan sangat gembira, pak Rudi dengan segera mencari tempat aman namun beliau tetap bisa memperhatikan nona nya.


kemudian pak Rudi pun langsung mengeluarkan ponselnya, dan beliau pun terlihat mulai menghubungi seseorang.


📞 iya, ada apa pak? apakah terjadi sesuatu pada Javanka. jawab Alex yang terdengar seperti khawatir.


📞 tidak tuan, nona baik-baik saja. Saya hanya ingin menyampaikan sesuatu tentang saran saya mengenai nona. ucap pak Rudi sedikit ragu-ragu.


📞 memang ada apa dengan Javanka pak? tanya Alex lembut, Alex menajamkan pandangan nya menyuruh semua staf nya untuk diam pada hal mereka sedang rapat.


📞 sepertinya nona butuh teman yang seumuran dengan nona tuan. akhirnya terucap juga maksud dan niat pak Rudi.

__ADS_1


📞 hemmm..... apakah dia meminta nya pak? tanya Alex serius.


📞 nona memang tidak meminta nya, namun sepertinya nona mulai bosan. Karena mau bagaimana mana pun nona membutuhkan teman seusianya tuan. kata pak Rudi.


📞 baiklah, nanti saya pikirkan lagi. Oh, iya apa yang sedang di lakukan oleh nya? bertanya dengan penuh semangat.


📞 nona sedang berenang tuan. menjawab sambil memperhatikan nona nya yang tertawa-tawa kesenangan.


📞 Apakah dia sedang tertawa pak? bertanya lagi dengan nada yang sama, karena tanpa sengaja dia mendengar suara tawa putrinya.


📞 iya tuan. jawab pak Rudi


📞 tolong angkat video call dari saya pak, saya ingin melihat nya juga. ucap Alex lalu memutuskan sambungan teleponnya.


*


*


*

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2