Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 39


__ADS_3

" Sayang kamu mau sarapan apa? tanya Alex ketika mereka sudah sampai di kantin rumah sakit.


" Avan I want chocolate toast and papah warm milk. jawab Javanka dengan antusias sambil tersenyum manis pada sang papah.


" Baiklah papah akan memesankan untuk mu. kata Alex melangkah menuju tempat pemesanan makanan dengan Javanka yang masih di gendongan nya.


" papah Just drop Avan here, Avan will wait for papah to order food while sitting on the side. ucap Javanka meminta di turunkan dari gendongan sang papah, karena gadis kecil itu tahu jika sampai dia ikut juga pasti akan sangat merepotkan untuk papah nya.


" Kamu tidak ingin ikut dengan papah sayang? bertanya pada putrinya lalu menghentikan langkahnya.


" no papah, Avan will wait for papah there. jawab Javanka sambil menunjuk kursi kayu yang menghadap kolam ikan.


" Hemmmm.... baiklah sayang. kata Alex setuju dengan permainan putrinya, Alex pun membawa putrinya ke tempat duduk yang di maksud oleh Javanka.


" Papah tinggal sebentar yah sayang, ingat selama papah tidak ada kamu juga kemana-mana Oke. menurunkan Javanka dari gendongan nya sambil memberi tahu pada putrinya untuk tidak berkeliaran terlalu jauh kala dirinya tidak ada.


" ok papah, Avan understands. menjawab dengan cepat sambil menganggukkan kepalanya mengerti.

__ADS_1


Alex pun mengusap lembut puncak kepala putrinya lalu dia pun berjalan menuju tempat pemesanan makanan.


" Tolong yah berikan saya roti bakar coklat, susu hangat, sandwich, kopi hitam dan dua air mineral. kata Alex memesan makanan dengan suara dingin dan dengan wajah tanpa ekspresi nya.


" Baiklah pak, meja nomor berapa yah pak? tanya sang pelayan dengan ramah.


" 13 dekat kolam ikan. jawab Alex singkat sambil memberikan kartu ATM nya untuk membayar pesanan nya, Alex tidak ingin repot harus balik lagi hanya untuk membayar makanan jadi dia memilih untuk membayar nya sekalian.


" Apakah tidak ada uang ces pak? tanya sang pelayan.


" Tidak ada. menjawab dengan kesal karena menunggu terlalu lama.


Alex terdengar berdecak bahkan mungkin sedikit memaki pada pelayanan rumah sakit milik nya, kalau tidak ada putrinya sudah di pastikan Alex akan memarahi semua petugas namun karena ada putri tercinta nya dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu di hadapan putrinya.


" Baiklah, kalian betulkan saja dulu, dan tolong cepat di antar perasaan ku ke meja ku. kata Alex dengan tatapan mata dingin lalu pergi meninggalkan tempat pemasangan.


Pelayan itu sampai merinding mendengar dan melihat tatapan mata yang Alex lemparkan pada nya.

__ADS_1


Alex pun berjalan menuju tempat dimana putrinya sedang duduk, seketika wajah nya berubah sudut bibir melengkung membentuk sebuah senyuman yang manis.


Alex melihat putrinya sedang duduk di lantai sambil memberi makan pada ikan-ikan dan mengajak ikan-ikan itu berbicara.


" Hay sayang.... sedang apa di sini? tanya Alex yang sudah berjongkok di samping putrinya.


" papah, papah look at those fish. They are so adorable, Avan really likes them, what's more, they have very beautiful colors. jawab Javanka sambil menatap takjub pada ikan-ikan itu, gadis kecil itu sangat menikmati pemandangan yang ada di hadapannya sampai dia melupakan rasa laparnya.


" Apakah kamu menginginkan kolam ikan juga di rumah kita? iseng bertanya kepada putrinya.


" Yes, papah can move this fish pond to our house. tanya balik Javanka lalu menatap wajah papah nya dengan serius.


" Hahahaha.... tidak maksud papah bukan begitu sayang, papah tidak mungkin bisa memindahkan kolam ikan ini ke rumah kita. Walaupun papah sangat lah hebat. tertawa terbahak-bahak kala mendengar ucapan putrinya yang berpikir akan memindahkan kolam ikan ini ke rumah.


*


*

__ADS_1


*


💐💐💐


__ADS_2