
Dengan cepat dia memanggil sekertaris nya untuk membawa Riska Aprilia ke dalam ruangannya, sedangkan Riska yang sedikit terkejut pun tetap mengikuti ke ruangan pimpinan perusahaan karena di panggil tiba-tiba.
Sementara sekertaris Aldo hanya berdiri tegak tinggi bergeming dari tempatnya, pria itu benar-benar sedang murka saat itu.
Riska pun masuk setelah mengetuk pintu dan dipersilahkan oleh pemimpinnya, pandangannya tertuju pada pria tinggi, tampan nan gagah yang sedang berdiri menatapnya.
Siapa pria ini yah????..... mengapa wajahnya terlihat tidak begitu asing untuk ku yah???....,
" Beritahu aku sekarang juga berapa banyak uang yang kau butuhkan, agar kau mau menendang perempuan ini dari perusahaan mu? kata sekertaris Aldo dengan lantang pada pemimpin perusahaan sambil menunjuk Riska.
Mata Riska terbelalak mendengar ucapan pria yang ada di hadapannya, sementara pemimpinnya terlihat gusar.
" Tuan tolong lah pertimbangkan kembali, kasihan dia kalau harus kehilangan pekerjaannya. kata si pemimpin memohon pada sekertaris Aldo untuk tidak memecat Riska.
" Hemmmm....... jika kau masih ingin mempertahankan dia, maka semua kontrak dan sponsor dari perusahaan tuan muda akan di batalkan. kata sekertaris Aldo mengancam si pemimpin.
Mendengar kata sekertaris Aldo, si pemimpin pun tidak bisa berkutik. Dia juga tidak ingin mengambil resiko kebangkrutan karena mempertahankan satu karyawannya yang membuat masalah dengan Alex.
" Baik-baik tuan, saya pasti akan memecat nya. jawab si pemimpin yang bercucuran keringat dingin sedari tadi.
__ADS_1
" Bagus kalau begitu. ucap sekertaris Aldo lalu berjalan keluar ruangan itu.
Sementara Riska hanya diam terpaku, dia masih tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya sendiri.
" Pak sebenarnya apa maksudnya? tanya Riska pada si pemimpin yang baru duduk karena lemas.
" Iya, seperti yang kamu dengar tadi. Saya sudah tidak bisa mempekerjakan kamu lagi di perusahaan ini, saya tidak mau mengambil resiko dan terlalu ikut campur karena kesalahan yang telah kamu perbuat sendiri. kata si pemimpin yang wajah yang lesu.
" Tapi pak, memang apa kesalahan yang saya lakukan? tanya Riska yang masih tidak mengetahui kesalahannya.
" Karena kamu mengganggu orang yang salah ris, kamu yang meng-upload video tuan muda turun dari helicobacter kan. Kamu tahu tuan muda itu paling tidak suka hal yang bersifat pribadi jadi bahan gosip semua orang, dan kamu melakukan hal itu ris. kata si pemimpin memberi tahu kesalahan Riska.
Riska pun berjalan keluar dengan lunglai dia tidak menyangka dengan hanya kesalahan kecil yang dia lakukan, sampai-sampai dia harus kehilangan pekerjaannya.
Lalu pandangannya tertuju pada sosok pria yang ada di ruangan pemimpinnya tadi yang tidak lain adalah sekertaris Aldo yang sedang berdiri menunggu lift.
" Tuan, tuan tolong tunggu sebentar? panggil Riska karena melihat Aldo yang hendak masuk ke dalam lift dia pun berlari dengan kencang menghampiri Aldo.
Sementara Aldo hanya diam dan menaikkan sebelah alisnya, melihat wanita yang menyebalkan yang telah membuang-buang waktu nya.
__ADS_1
" Tuan tolong jangan lakukan hal yang egois, jangan hanya karena kesalahan sepele tuan sampai meminta pemimpin saya untuk memecat saya. katanya dengan terengah-engah pada pria yang ada di hadapannya.
" Hehhhh........ kesalahan sepele kau bilang, apa kau pikir tuan mudaku yang berharga itu bahan gosip semua orang. kata sekretaris Aldo dengan suara seraknya.
" Jika aku mau aku bisa menjebloskan mu ke dalam penjara atas kesalahan mu, namun karena kau seorang wanita aku hanya akan berbaik hati meminta bos mu untuk memecat mu dari perusahaan ini. kata sekertaris Aldo dengan dingin sambil matanya menajam menatap wanita yang ada di hadapannya.
Setelah mendengar ucapan sekertaris Aldo Riska hanya bisa terdiam, dia gemetaran karena takut mendengar ancaman dan sorot mata tajam dari sekertaris Aldo.
Sementara pria itu hanya menatap sekilas lalu berjalan pergi meninggalkan wanita itu.
Hehhhh........... buang-buang waktu ku saja, dasar orang tidak berguna, menyebalkan.
Kata sekertaris Aldo dalam hati sambil memaki-maki wanita tadi tanpa henti.
.
.
.
__ADS_1
💐💐💐