Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 87


__ADS_3

Setelah selesai sarapan Avan langsung turun dari kursi, Alex yang melihat itu pun bergegas mengikuti kemana perginya putri semata wayangnya.


Avan berjalan perlahan menuju kolam ikan tentu nya sambil di pegangin oleh papahnya, setelah sampai gadis kecil itu pun langsung duduk di pinggiran kolam sambil kakinya di masukkan ke dalam air.


Alex terus mengajak putrinya berbicara sambil menemani putri menikmati udara segar di pagi, walaupun tidak bisa melihat Avan tetap bisa bersyukur dan menikmati udara segar yang dia hirup.


Tak berselang lama sekertaris Aldo pun berjalan menghampiri Caca dan juga David yang tengah asyik berbincang.


" Dimana tuan muda? tanya sekertaris Aldo to the poin.


" Astaga.... anak ini..... ucap David dan Caca berbarengan karena terkejut dengan kedatangan sekertaris Aldo.


" Dimana tuan muda? bertanya kepada dengan wajah datar sambil melihat kearah sekeliling, tertangkap sosok yang dia cara sedari tadi.


Tadi dia sudah masuk ke dalam ruang rawat nonanya, namun tuan muda dan juga nona nya tidak ada jadi dia berjalan menuju kantin untuk mencari keberadaan tuan mudanya.


Kala sekertaris Aldo hendak menghampiri tuan mudanya, Caca dan David pun menarik paksa tangan sekertaris Aldo.


" Ada apa? tanya sekertaris Aldo pada kedua mahkluk yang ada di hadapannya.


" Ya elah... sinis banget sih Luh bro, kaya cwe lagi PMM aja. kata Caca pada sekertaris Aldo.


" Apa tuh PMG? tanya David

__ADS_1


" Pasang muka melas ha ha ha..... jawab Caca sambil tertawa terbahak-bahak.


" Ha ha ha..... David pun ikut tertawa mendengar ucapan Caca.


Melihat keduanya malah menertawakan dirinya, sekertaris Aldo pun langsung berdiri. Caca yang melihat itu pun dengan cepat kembali menarik tangan sekertaris Aldo kemudian.


Sekertaris Aldo hanya menatap tajam ke arah Caca, Caca yang melihat itu pun langsung memasang wajah serius begitu pula dengan David.


" Aku dengar perempuan itu sudah sadar? tanya Caca pada sekertaris Aldo dengan serius.


Aldo hanya menganggukkan kepalanya, sambil menatap ke arah dimana tuan mudanya berada namun lebih tepatnya pada Javanka.


" Lalu apakah kau sudah mengintrogasi nya? tanya David.


" Sudah. jawab sekertaris Aldo singkat tanpa mengalihkan pandangannya.


" Bukan, dia orang yang mencoba menolong nona. jawab sekertaris Aldo kini menatap wajah David dan juga Caca yang serius.


" Oh gitu. ucap David dan Caca bernafas lega.


" Tapi perempuan itu adalah adik dari tersangka kejahatan yang menyakiti nona. kata sekertaris Aldo lagi, mendengar ucapan Aldo, Caca maupun David langsung membulatkan matanya sempurna.


" Bagaimana bisa begitu? tanya David yang kini sudah mulai menaikkan suaranya, mau bagaimana pun Avan tetaplah keponakannya wajar dia begitu kesal dan marah tentang kasus yang menimpa Avan.

__ADS_1


" Jadi begini........... sekertaris Aldo pun menceritakan semua yang di katakan perempuan itu selama di interogasi tanpa menambahkan atau pun mengurangi nya.


David dan Caca yang mendengar ucapan sekertaris Aldo pun diam membeku, mereka berusaha mencerna apa yang di ucapkan sekertaris Aldo.


" Lalu apakah Alex sudah tahu? tanya Caca.


" Belum, aku baru akan memberi tahunya sekarang. jawab sekertaris Aldo.


" Lebih baik kau jangan beritahu dulu padanya? kata Caca tiba-tiba.


" Apa maksudmu Ca? mau bagaimana pun dia harus bertanggung jawab dan Alex berhak tahu. ucap David dengan marah.


" Kau harusnya paling tahu bagaimana Alex jika sudah murka, aku hanya khawatir pada keadaan mental Avan karena bagaimanapun sekarang gadis kecil itu yang paling membutuhkan Alex dan dia juga yang bisa menyadarkan Alex jika dia sudah gila. kata Caca pada David dengan tegas.


" Aku mengerti kau pasti mencemaskan Avan, tapi ini juga demi kebaikan Avan dan kita semua. Jujur saja aku sama sekali tidak peduli dengan keselamatan perempuan itu tapi cuma peduli pada kesehatan mental Avan. kata Caca lagi sambil menatap ke arah gadis kecil itu berada.


David yang mendengar itu pun hanya bisa menjambak rambutnya frustasi sedangkan sekertaris Aldo hanya bisa mengepalkan tangannya.


" Apa yang kalian sedang bicarakan? tanya Alex tiba-tiba muncul bersama dengan si kecil Javanka.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2