
Setelah beberapa saat lamanya, Alex pun memutuskan untuk membawa pulang putrinya ke Mansion. Alex pun menghubungi Aldo untuk menjemput nya di rumah sakit.
Aldo yang kebetulan sedang berada di dalam mobil pun langsung menepikan mobilnya, agar dia dengan leluasa mengangkat telepon dari atasannya.
📞 Hallo... tuan.
📞 iya, datang ke rumah sakit sekarang.
📞 baik tuan.
📞Tut....tutttt.....
Belum sempat Aldo menjawab, panggilan nya sudah berakhir begitu saja. Sekertaris Aldo hanya bisa mengelus dada nya, sambil berkata sabar beliau adalah atasan mu yang harus di hargai dan di hormati.
" Hemmmmm..... apakah terjadi sesuatu pada nona? perlakuan tuan sama persis dengan saat mendengar nona masuk ke rumah sakit beberapa hari lalu. ucap sekertaris Aldo menerka-nerka.
Sekertaris Aldo tahu betul bagaimana sikap atasan yang acuh tak acuh, tapi sikap itu seakan menghilangkan entah kemana jika beliau sedang bersama putri tercinta nya.
" Dari pada aku banyak berpikir dan menebak-nebak, lebih baik aku langsung bergegas menuju rumah sakit untuk memastikan nya. Kata sekertaris Aldo lagi lalu mulai menjalankan mobilnya menuju rumah sakit.
__ADS_1
Setelah beberapa saat lamanya akhirnya Aldo pun sampai di rumah sakit tempat dimana nona nya di rawat, pria itu pun langsung bergegas masuk ke dalam setelah memarkirkan mobilnya.
Tokkk ....... tok.......tok ....... suara ketukan pintu di depan ruangan Javanka, Alex pun dengan cepat membuka pintu nya.
" Kau sudah datang? tanya Alex dengan suara datar nya, lalu dia pun kembali masuk ke dalam.
" Iya tuan, hemmm.... bagaimana keadaan nona tuan? jawab sekertaris Aldo sambil dia bertanya tentang keadaan nona nya.
Alex hanya menatap sekilas kearah Aldo lalu dia pun kembali sibuk dengan aktivitas nya, Satelah itu dia langsung menggendong tubuh putrinya.
Aldo hanya mengerutkan keningnya merasa heran dengan tingkah atasannya, apa lagi dia melihat atasannya mengendong putrinya saat sedang tertidur.
" Antar kan aku ke Mansion. ucap Alex lalu berjalan keluar ruangan dengan Javanka yang berada di dalam gendongan nya.
" Ba baik tuan. dengan tergagap sekertaris Aldo menjawab nya, lalu dia pun bergegas mengikuti Alex dari belakang.
Ketika Aldo berpasangan dengan beberapa petugas, Aldo pun meminta mereka untuk merapikan ruangan yang telah di pakai oleh atasannya dan nona nya. Tak lupa dia juga meminta mereka untuk mengirimkan beberapa barang yang tertinggal ke Mansion Alex.
Setelah selesai dengan semua itu, Aldo pun berlari dengan cepat mengejar atasannya yang sudah tidak terlihat, dengan tangan yang memegang kedua boneka kesayangan nona nya.
__ADS_1
" Mati aku, kenapa tuan jalan nya cepat sekali sih. Membuat ku tersiksa dan tertekan saja. gerutu sekertaris Aldo di sepanjang jalan menuju lobby utama rumah sakit.
Akhirnya usaha nya pun membuahkan hasil juga, terlihatlah Alex yang sudah duduk menunggu nya.
Habislah aku..... sudah membuat tuan menunggu ku....
" cepat ambil mobil. ucap Alex pendek, namun satu kalimat itu berhasil membuat sekertaris Aldo bergidik ngeri.
Dengan cepat sekertaris Aldo mengambil mobilnya, Alex pun langsung masuk ke dalam mobil tanpa menunggu sekertaris Aldo membukakan pintu untuk dirinya.
Mobil pun akhirnya berjalan meninggalkan rumah sakit itu, di sepanjang jalan Alex sama sekali tidak mengerti suara nya begitu pula dengan sekertaris Aldo yang hanya diam saja. Namun sesekali dia melirik ke arah belakang, dari kaca spion mobil nya.
Ada apa dengan tuan yah??? dan kenapa nona di bawa pulang??? yang membuat ku lebih bertanya-tanya kenapa tuan membawa nona saat nona sedang tertidur???
*
*
*
__ADS_1
💐💐💐