Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 133


__ADS_3

" Tidak nek, nenek salah faham. Perkenalkan nama saya Alex dan orang-orang yang ada di belakang saya adalah adalah orang-orang yang saya bawa. ucap Alex memperkenalkan diri dengan sopan.


" Ehmmmmm...... ada perlu apa yah nak Alex berkunjung ke rumah saya? tanya sang nenek yang masih waspada.


" Ada sih bu rame-rame? ucap kakek yang baru datang.


" Ini kek, perkenalkan nama saya Aldo sekertaris tuan muda. Tuan muda dan saya datang berkunjung karena ingin mengucapkan terima kasih atas apa yang nenek dan kakek berikan pada putri tuan muda. ucap sekertaris Aldo yang langsung menjelaskan tentang maksud dan tujuan mereka datang.


Mendengar ucapan sekertaris Aldo sang nenek mau pun kakek baru menyadari kehadiran Javanka.


" Mari, mari silahkan masuk. ucap sang kakek mempersilahkan Alex untuk masuk.


" Permisi yah kek. ucap Alex dengan sopan lalu masuk ke dalam rumah sambil menuntun putrinya.


" Sebenarnya apa yang tuan maksud yah? saya kurang paham. tanya sang kakek pada Alex.


Kini Alex sudah duduk di hadapan si kakek sementara sekertaris Aldo dan yang lainnya hanya berdiri di luar.


" Seperti yang di katakan oleh sekertaris saya, saya datang ke sini untuk berterima kasih atas donor mata yang mendiang Laila berikan pada putri semata wayang saya. jelas Alex dengan sopan.

__ADS_1


Sang nenek yang baru datang sambil membawa beberapa gelas yang berisi air pun terkejut mendengarnya, beliau pun langsung menatap ke arah dimana Javanka sedang duduk.


Gadis cantik nan menggemaskan dengan rambut pirang, hidung mancung, bibir tipis nan merah dan memiliki daya yang belah persis seperti boneka hidup apa lagi dengan mata besar berwarna biru dan bulu mata yang lentik.


Namun di balik kesempurnaan yang gadis itu milik ada satu kekurangan yang ada pada diri gadis kecil itu.


Ya Tuhan..... mengaku menciptakan makhluk mu begitu sempurna namun engkau menyelipkan satu kekurangan pada makhluk ciptaan mu.


Sungguh kasih kamu nak, kamu pasti sangat menderita. Namun kamu masih tetap tegar dan tersenyum manis.


Semoga dengan donor mata yang di berikan oleh cucuku kamu kembali bisa melihat dan tumbuh dengan baik yah nak.


" Dan ini putri saya yang akan menerima donor mata tersebut. terus Alex sambil memperkenalkan putrinya.


" Begitu rupa nya, syukurlah jika itu sangat membantu tuan jadi mendiang cucu saya bisa tenang. jawab si kakek sambil mengelus lembut kepala Javanka.


Lalu Alex pun mempertanyakan pada sang kakek perihal cucu nya yang meninggal, sang kakek sempat menarik nafasnya panjang sambil tersenyum ke arah Javanka.


Si kakek pun menceritakan jika cucunya menderita penyakit yang langka dan segala pengobatan telah dilakukan, namun Tuhan berkehendak lain.

__ADS_1


Gadis yang berusia tujuh tahun itu meninggal, sebelum dia meninggal dia mengatakan ingin mendonorkan sebelas bagian tubuhnya pada orang yang benar-benar membutuhkan.


Dengan berat hati dan atas keinginannya cucunya sendiri, sang kakek pun mendonorkan beberapa bagian tubuh cucunya.


Alex yang mendengar cerita itu pun tersenyum bangga dan amat sangat berterima kasih, lalu dia menatap malaikat kecilnya.


" Apakah ada alasan yang cucu kakek dan nenek katakan? tanya Alex penasaran dengan alasan gadis itu.


" Alasannya Laila hanya ingin membantu dan berguna bagi semua orang, dia juga mengatakan dengan mendonorkan beberapa bagian tubuhnya dia akan tetapi hidup namun dalam tubuh orang lain. ucap si nenek sambil menangis terisak, beliau kembali mengingat cucunya yang telah pergi.


Javanka yang mendengar itu langsung langsung menghampiri sambil meraba-raba mencari keberadaan si nenek.


" Oma no nangis, Avan nangis cuka. ucap Javanka pada si nenek.


Si nenek pun memeluk Javanka dengan hangat, membayangkan cucunya kembali hidup.


.


.

__ADS_1


.


💐💐


__ADS_2