Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
chapter 36


__ADS_3

Ketika suasana menegang, tiba-tiba sekertaris Aldo mengetuk pintu ruangan dan sekertaris Aldo pun masuk ke dalam.


" Nona, apakah nona baik-baik saja. tanya sekertaris Aldo sambil berjalan menghampiri nona dan atasnya.


" Om Aido. panggil Javanka dengan suara yang terdengar ceria kembali. " Avan is fine Om. jawab Javanka sambil tersenyum manis pada sekertaris Aldo.


" apa yang kau lakukan di sini? tanya Alex dingin pada sekertaris nya.


" saya hanya ingin memastikan keadaan nona baik-baik saja tuan. jawab sekertaris Aldo dengan sopan.


" Om Aido Then we'll play the same game again. pinta Javanka dengan manja pada sekertaris Aldo.


" Boleh nona, asalkan nona harus sembuh terlebih dulu. jawab sekertaris Aldo tersenyum hangat tanpa sadar dia mengelus kepala nona nya.


Alex yang melihat itu hanya memicingkan matanya, dia benar-benar tidak tahu jika putrinya sudah dekat dengan sekertaris nya. Ada rasa kesal yang keluar dari hati nya kala melihat putrinya tersenyum manis pada orang lain selain dirinya.


" Yes Om, Avan will get better soon so we can go together again. jawab Javanka sambil menganggukkan kepalanya dengan senyuman yang terus menghiasi wajah cantiknya.

__ADS_1


apa-apaan ini? sejak kapan putrinya ku lebih patuh pada orang lain dari pada aku papah nya sendiri, tidak bisa di biar ini. Aku harus menghentikan nya sebelum terlambat.


" sayang lebih baik kamu bobo yah soalnya sudah malam, sekertaris Aldo pun sepertinya harus kembali pulang karena sudah sangat larut. kata Alex mengusir sekertaris Aldo dengan lembut.


Sekertaris Aldo yang paham dengan maksud atasannya pun dengan segera dia bergegas berpamitan pada nona nya.


" Nona, lekas lah sembuh kami semua sangat mencemaskan keadaan nona. ucap sekertaris Aldo dengan sangat lembut.


Javanka hanya menganggukkan kepalanya.


" Kalau begitu saya pamit dulu yah nona, nona juga harus istirahat yang cukup oke. kata sekertaris Aldo lagi lalu bangkit dari duduknya.


Cup.... " good night Om Aido and be careful on the road okay. kecupan lembut mendarat di pipi kanan sekertaris Aldo, Javanka berkata sambil mengedipkan sebelah matanya pada sekertaris Aldo.


Alex yang melihat itu semakin kebakaran jenggot, dia sangat marah dengan perlakuan putrinya pada sekertaris nya.


" Cepat kau kembali, kau pasti sudah lelah lagi pula ini sudah sangat larut. kata Alex dengan tidak sabar mengusir sekertaris nya sendiri.

__ADS_1


Sekertaris Aldo dengan sedikit menunduk kepalanya dan berpamitan pada Alex, lalu dia pun keluar ruangan itu dengan senyuman yang begitu mengembang di wajahnya.


Selepas kepergian sekertaris Aldo, Alex langsung memicingkan matanya pada putrinya tercinta nya.


" Sayang kenapa kamu mencium Om Aldo? tanya Alex dengan rawut wajah yang begitu serius.


" Avan very happy with Om Aido, because Om Aido is very good to Avan. jawab Javanka dengan antusias menceritakan tentang sekertaris Aldo pada sang papah.


" Sayang dengan kan papah yah nak? tidak ada yang boleh dicium oleh putrinya papah yang cantik ini selain papah sendiri. kata Alex dengan egois melarang putrinya untuk mencium siapa pun kecuali dirinya sendiri.


" why is it pap? tanya Javanka yang merasa aneh dengan aturan baru yang papah nya buat untuk dirinya.


" Karena papah saja belum dicium oleh tuan putri ini, masa orang lain dapat duluan sih. jawab dengan nada kesal karena merasa putrinya lebih menyukai Aldo ketimbang dirinya.


*


*

__ADS_1


*


💐💐💐


__ADS_2