
" Honestly, I don't want to accept this competition, but I don't want anyone close to me to get into trouble because of me. ucap Javanka lagi sambil menarik nafas panjang.
Gadis kecil itu tampak terlihat lelah dengan keadaan dan juga situasi saat ini, namun dia berusaha untuk tetap sabar menghadapi semuanya.
" Sisi you better tell the truth than lie like this, if you really want to compete with me. let's do it now according to your wishes. ucap Javanka yang sudah tidak bisa menoleransi kesalahan yang sisi perbuat.
" Kamu pikir aku takut pada mu, Ayo kita buktikan siapa di antara kita yang benar-benar jenius sejati. untuk sisi yang terpancang emosi dengan kata-kata Javanka.
Lalu Lala pun menjelaskan pada Miss isyka tentang kompetisi yang akan di lakukan oleh Javanka dan sisi, dan Miss isyka dan yang lainnya pun mengangguk mengerti.
Miss isyka pun mulai menyiapkan kalimat yang akan digunakan dalam kompetisi ini, dan aturan main nya adalah siapa yang cepat dan paling banyak menjawab dia lah pemenang nya. Setelah selesai Miss Mona pun mulai menulis kalimat itu di papan tulis.
Dengan cepat sisi langsung mengangkat tangannya dan menjawabnya dengan bahasa Mandarin, dan jawaban nya pun benar. Gadis itu tersenyum mengejek pada Javanka yang belum menjawab.
Suasana kelas pun makin tegang kala sisi terus menerus menjawab pertanyaan itu, sementara Javanka hanya diam mendengarkan.
Setelah hampir ke tiga kalinya akhirnya sisi pun menjawab dengan jawaban yang salah, lalu dengan santai Javanka mengangkat tangannya dan menjawabnya. Tentunya dengan jawaban yang benar dan pas.
Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di tulis oleh Miss Mona, akhirnya Javanka pun unggul dalam skor maupun cara pengucapan gadis kecil itu.
" Pemenang nya sudah jelas yah, dia lah Javanka. ucap Miss Andra mengumumkan pemenang kompetisi yang sudah selesai itu.
__ADS_1
Lala dan beberapa teman-temannya pun mengerubungi Javanka, mereka bersorak kegirangan atas kemenangan Javanka. Sementara sisi tampak begitu kesal dan juga marah, atas kekalahan yang dia peroleh.
" As per our agreement, I don't want to see you bother anyone. You have to keep this deal . ucap Javanka pada sisi.
Miss Mona dan yang lainnya pun terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Javanka, jadi sebenarnya Javanka menerima tawaran kompetisi ini hanya untuk membela teman-temannya agar tidak di ganggu oleh sisi dan teman-temannya.
Ya ampun, jadi Javanka melakukan ini karena ingin melindungi teman-temannya dari sisi. Sepertinya aku telah salah paham pada gadis kecil itu, dan sisi kenapa kamu malah melakukan bully di sekolah?
Sisi tidak menjawab nya sama sekali, gadis itu hanya memperlihatkan wajah kebencian nya terhadap Javanka terang-terangan.
" Sebenarnya nona bahkan bisa menguasai lima bahasa internasional diantara itu bahasa Mandarin. ucap sekertaris Aldo tiba-tiba muncul di depan kelas Javanka. " Bahkan beliau juga mampu menulis huruf Braille dan juga membacanya. sambung sekertaris Aldo lagi sambil berjalan menghampiri nonanya.
" Uncle. panggil Javanka dengan wajah bingung.
Melihat tatapan tajam sekertaris Aldo, sisi pun sampai gemetar ketakutan. Namun gadis itu tetap berusaha untuk tenang.
" Kedatangan saya ke sini untuk menjemput nona saya, mungkin ini belum waktunya untuk pulang. Namun karena ada beberapa urusan yang sedikit mendesak, mau tidak mau saya harus menjemput nona Javanka sesuai dengan perintah dari tuan muda Alex. ucap sekertaris Aldo pada para guru nonanya itu yang sedari tadi terkejut dengan kedatangan nya yang tiba-tiba.
" Is papah waiting in front of uncle? Javanka pada Aldo karena dia tidak melihat sosok sang papah.
" Tidak nona, saya kesini sendiri. Tuan muda sedang ada meeting, mungkin sebentar lagi akan selesai. jawab sekretaris Aldo sopan sambil tersenyum manis pada nonanya.
__ADS_1
" Baiklah tuan, jika memang ada urusan mendesak. Tuan boleh membawa Javanka kembali lebih awal. ucap Miss isyka pada sekertaris Aldo dengan sopan dan tersenyum ramah.
" Terima kasih Bu. jawab Aldo tempa tersenyum sedikit pun. " Saya juga ingin mengambil izin beberapa untuk nona, karena sepertinya untuk beberapa hari kedelapan nona Javanka tidak akan bisa mengikuti kelas. sambung sekertaris Aldo lagi pada Miss isyka.
Mendengar ucapan Aldo Javanka hanya mengerutkan keningnya, sambil membereskan lalu memasukkan barang-barang nya ke dalam ransel nya.
" Mari nona biar saya bantu. ucap Aldo lalu langsung membantu nonanya berkemas.
Setelah itu Javanka pun berpamitan pada para guru dan teman-teman nya, lalu Aldo pun membawa Javanka pergi. Namun tiba-tiba sebelum pergi dia menghentikan langkahnya.
" Nona bisakah nona menunggu saya di luar sebentar saja? soalnya ada beberapa urusan yang harus saya sampaikan pada ibu guru nona. kata Aldo dengan lembut meminta agar Javanka menunggu nya di luar.
Tanpa bertanya dan berpikir Javanka hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya dengan patuh, lalu gadis kecil itu pun berjalan keluar.
Hemmmmmmmmm.......... baiklah sepertinya ini sudah waktunya aku membereskan semua masalah yang ada di sini, maafkan saya nona saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
Mulai dari mana yah aku harus membereskan nya, Ayo cepat selesaikan Aldo. jangan buat nona menunggu terlalu lama, nona pasti sudah sangat lelah.
.
.
__ADS_1
.
💐💐💐