
Setelah selesai les piano yang berbeda dari biasanya, Javanka langsung melangkah menuju ruang televisi nya untuk melihat kartun favoritnya. Dengan setia Sam mengikuti kemana pun langkah Javanka pergi.
Seperti bisa Javanka menonton televisi di sofa dengan serius tanpa menghiraukan orang yang ada di samping nya.
Apa ini? kenapa nona hanya diam saja ketika nonton TV? apakah aku anak membosankan sampai-sampai nona mengabaikan ku seperti ini.
Sam terus memperhatikan wajah nona nya, wajah serius tanpa ekspresi namun pandangan nya lurus menatap layar televisi.
kenapa nona nonton rawut wajah nya serius seperti itu, bahwa ada beberapa agenda lucu juga. Beliau tidak tersenyum sama sekali apalagi sampai tertawa.
Ketika Sam hendak bertanya pada nona nya, dirinya di hentikan oleh mba Nani yang memang ada tidak jauh dari mereka. Mba Nani pun memanggil Sam agar datang mendekat, dengan patuh Sam menghampiri Mba Nani.
" Tuan, Maaf sebelum nya. Jika nona sedang menonton tolong jangan di ajak berbicara karena itu akan membuat nona marah, saya tidak ingin tuan kena marah oleh beliau. mba Nani menjelaskan tentang apa yang di sukai dan tidak di sukai oleh nona nya pada Sam.
" Tapi kenapa nona nonton nya seperti itu? bertanya karena tidak mengerti dengan ekspresi nona nya.
__ADS_1
" Ha...ha..ha... jika nona sedang menonton memang seperti itu, tuan jangan merasa aneh. Malah itu bisa jadi poin utama kita untuk tertawa melihat nya. kata mba Nani lagi menjelaskan kebiasaan aneh nona nya.
" Mba apakah nona tidak pernah keluar dari Mansion ini? bertanya karena penasaran tentang kehidupan nona nya.
" Nona sering kok keluar, tapi jika ada tuan besar dan ajakan tuan besar juga. Beliau sering mengajak nona ke kantor nya, namun untuk saat ini tuan sedang berada di luar kota. kata Mba Nani lagi menjelaskan kan.
" Mohon maaf yah tuan, jika nona mengabaikan anda. Sebenarnya nona sangat senang bertemu dan berteman dengan tuan, namun nona tidak mengerti dan kurang paham bagaimana cara berteman itu. Maklum lah tuan adalah teman perempuan beliau yang usianya tidak jauh dengan beliau. kata Mba Nani lagi menyemangati Sam agar tidak menyerah untuk berteman dengan nona nya.
" tuan coba deh ajak nona bermain bola atau sepeda apa pun itu, nona pasti mau. kata mba Nani lagi memberikan saran pada Sam.
" Nona mari kita bermain di luar? ajak Sam dengan hati-hati.
" Come on, but play what? tanya balik Javanka sambil menatap wajah Sam.
" Apa saja yang nona ingin mainkan, asalkan kita bermain. jawab Sam yang bingung.
__ADS_1
" do you want to play ball? tanya Javanka singkat.
" Memang nona bisa bermain bola? malah balik bertanya dengan nada merendahkan.
" let's prove together, whether Avan can or not. jawab Javanka dengan suara yang kesal lalu gadis kecil itu pun berjalan ke arah luar.
Sam sempat terbengong melihat nya apa lagi melihat bibir nona nya yang maju tanda seperti orang yang sedang merajut.
apakah aku mengatakan kata-kata yang menyakitkan untuk nona? sampai bibir nona maju ke depan seperti ini. Tapi nona lucu juga yah jika sedang seperti itu, terlihat menggemaskan sekali.
*
*
*
__ADS_1
💐💐💐