Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 196


__ADS_3

Sang pemilik sekolahan pun mengajak Alex berkeliling sekolah, dan menjelaskan apa-apa saja yang ada di sekolahan itu. Sementara Javanka dan sekertaris Aldo hanya mengikuti dari belakang.


" Mohon maaf tuan muda, apakah tuan muda akan memasukan nona sekolah? tanya si pemilik sekolah.


" Iya begitu lah, kebetulan sekolahan ini letaknya tak jauh dari rumah. Jadi aku ingin putriku bersekolah di sini. jawab Alex sambil memperhatikan setiap sudut sekolah.


" Baiklah kalau begitu tuan muda, jika tuan muda tidak sempat menjemput atau sedang repot. Kami juga menyediakan asrama untuk para siswa di sini, jadi tuan muda tidak perlu khawatir tentang nona. kata si pemilik sekolah dengan semangat.


" Tidak, putriku harus tetap kembali ke rumah. Lagi pula aku sudah menyiapkan supir pribadi untuk mengantar jemput putriku. jawab Alex menolak dengan lembut.


Lalu Javanka pun di bawa ke ruangan pengukuran, di ukur untuk seragam sekolah. Dan beliau pun menjelaskan akan masa orientasi siswa yang akan di lakukan selama dua hari, Alex hanya diam mendengarkan.


Setelah itu mereka pun kembali ke Mansion setelah menyelesaikan pendaftaran dan administrasi nya, Alex juga memberi tahu kepala pelayannya tentang putrinya yang akan bersekolah.


" Pak nanti tolong siapkan bekal sekolah, baju cadangan dan semua keperluan Avan. Saat dia sudah mulai masuk sekolah? kata Alex meminta tolong dengan sopan pada pak Rudi.


Baik tuan muda. jawab pak Rudi dengan sopan.


Lalu hari berganti hari tanpa terasa, kini tiba saatnya hari pertama Avan masuk sekolah. Gadis imut itu sedang duduk di depan meja rias dengan rambutnya yang sedang di ikat oleh pelayan.


Pak Rudi juga sudah menyiapkan semua kebutuhan dan keperluan nonanya selama berada di sekolah, walaupun agak sedikit gugup namun semua orang tampak semangat menantikan hari ini.


" Semuanya sudah siap pak? tanya Alex pada pak Rudi.

__ADS_1


" Sudah tuan muda, semua sudah siap. jawab pak Rudi dengan yakin.


" Baik terima kasih yah pak. ucap Alex tersenyum melihat putrinya.


" Papah Avan enda mau pake ini? ucap Javanka yang protes tentang kos kaki nya.


Sedari tadi gadis kecil itu kesal dengan rok yang dia pakai, karena terlalu pendek menurut nya. Dan Alex pun membujuk putrinya itu dengan lembut, dan akhirnya Javanka pun mau memakai nya.


" Kenapa lagi sayang? tanya Alex berjongkok di hadapan putrinya.


" Avan mau nya pake long socks papah. jawab Javanka yang tidak mau pakai kos kaki pendek dan meminta yang panjang.


" Baiklah sayang, kalau kamu mau nya begitu. jawab Alex akhirnya menuruti keinginan putrinya.


" Tolong kamu ambilkan stoking putih di lemari pakaian Avan, lalu ambil juga benda yang ada di sampingnya. ucap Alex pada pelayan.


Lalu si pelayan pun kembali dengan membawa apa yang Alex katakan, Alex pun mengambil nya dan memakaikan nya pada putrinya.


" Hemmmm...... bagaimana sekarang enak tidak? tanya Alex pada putrinya sambil tersenyum.


" Iya Avan cuka, thank you papah. jawab Javanka tersenyum manis lalu memeluk dan mencium sang papah.


Lalu Alex pun menggendong putrinya turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama, pak Rudi mengikuti dari belakang sambil membawa tas milik nonanya.

__ADS_1


Rencana hari ini Alex ingin mengantar dan juga menjemput putrinya di hari pertama nya masuk sekolah, Aldo hanya diam saja dengan kelakuan tuan mudanya itu.


Dia hanya berpikir sia-sia saja dia mencari orang untuk menjadi supir pribadi nonanya, kalau hanya sang supir bekerja makan gaji buta, pikir sekertaris Aldo.


Setelah selesai sarapan, Alex dan juga Javanka pun berangkat pak Rudi dan beberapa pelayan pun mengantar kepergian tuan muda dan nonanya sampai pintu utama.


Singkat waktu Javanka pun tiba di akademi nya, Alex dan sekertaris Aldo hanya bisa mengantarkan Javanka sampai depan lobby utama sekolah saja. Sesuai dengan aturan sekolah.


" Byyyy sayang, sekolah yang pintar yah nak. Selalu dengarkan apa kata ibu guru oke, nanti siang papah jemput. ucap Alex berjongkok di hadapan putrinya sambil memeluk dan mencium pipi gembul putrinya.


" Iya papah, babayyyy papah. Cheer up, work papah. jawab Javanka mengangguk lalu memeluk dan mencium sang papah.


" Uncle Avan cekoyah dulu yah, babayyyyy...... ucap Javanka berpamitan pada sekertaris Aldo yang ada di belakang papah nya.


" Iya nona, semoga hari pertama sekolah nona menyenangkan. jawab sekertaris Aldo sambil tersenyum pada nonanya.


Lalu Javanka pun perlahan masuk tak lupa dia juga melambaikan tangannya pada sang papah dan juga sekertaris nya, Alex pun membalas lambaian tangan putrinya.


Lalu dia pun masuk ke dalam mobilnya lagi dan berangkat ke kantor nya, setelah memastikan putrinya sudah benar-benar masuk dengan di bantu oleh seorang guru.


.


.

__ADS_1


.


💐💐💐


__ADS_2