Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 47


__ADS_3

Setelah menunggu makanan datang beberapa saat lamanya, sampai-sampai Alex dan juga Javanka mandi terlebih dulu dan bermain-main lalu menonton kembali.


Akhirnya makanan yang Alex pesan pun datang juga, kemudian dengan telaten Alex menaruh di piring dan menyiapkan semua nya sendiri.


" Sayang Ayo makan? ajak Alex pada putrinya yang sedang asyik bermain bersama kedua boneka yang di bawakan oleh mba Nani tadi sore.


Alex pun berjalan menghampiri putrinya, kemudian dia mengendong putrinya dan mendorong tiang infus menuju meja makan.


Ruang rawat Javanka bisa di bilang pasilitas nya sangat lengkap, bahkan ada dapur kecil di lengkapi lemari pendingin dan meja makan. Dan mempunyai balkon yang terpisah, ruang yang terpisah untuk orang yang menjenguk pun ada.


" Sayang, makan nya di suapi papah saja yah. kata Alex sambil menurunkan putrinya di kursi.


Javanka hanya mengangguk lalu gadis kecil itu pun duduk di kursi yang sangat pintar, sambil menunggu papahnya menyendokkan nasi beserta lauknya ke piring.


" Ayo buka mulut nya sayang, aaaaaa... kata Alex sambil menyodorkan sendok yang sudah berisi nasi dan lauk nya ke hadapan mulut Javanka.

__ADS_1


" Aaaaaaaaaaa ....... Javanka pun membuka mulutnya, dan melahap makanan nya. " hemmmmmmmm...... it's so delicious papah. ucap Javanka dengan mulut nya yang di penuhi makanan sambil mengacungkan kedua jempol nya.


Alex hanya tersenyum simpul, lalu dia pun terus menyuapi putri tercinta nya sesekali dia juga menyuapi dirinya sendiri sambil menunggu putrinya menghabiskan makan di mulut nya.


Javanka sangat terlihat lahap dengan makanan nya yang membuat Alex pun ketularan. " Enak banget sih anak papah makan nya. ucap Alex mengejek putrinya, karena sudah dua kali nambah itu juga sambil di bantu oleh dirinya sih.


" The food is really delicious papah, but it's not only Avan who finishes his food but also Papah. jawab Javanka sambil tersenyum nakal pada Papah nya.


Mendengar jawaban putrinya Alex pun langsung menatap wajah gadis kecil yang ada di samping nya, dia hanya tertawa canggung. Karena memang benar adanya kata-kata putrinya.


Javanka hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya. " Papah, Avan already full. ucap Javanka sambil memperhatikan perutnya yang sudah membesar.


" Avan Just wash your hands and brush your own teeth, papah, just keep eating. jawab Javanka lalu turun dari kursinya lalu berjalan ke kamar mandi seorang diri dengan tangan nya mendorong tiang infus nya.


Gadis kecil itu tidak ingin mengganggu papah nya yang sedang makan, dia berpikir bahwa dia juga bisa melakukan nya sendiri karena dia sudah cukup besar.

__ADS_1


" Apakah kamu yakin sayang? kamu benar-benar bisa melakukannya sendiri. tanya Alex sedikit khawatir pada putrinya.


Namun Javanka tidak menjawab nya, karena dia sudah masuk kedalam kamar mandi dan tidak mendengar ucapan papah.


Dengan segera Alex pun menghabiskan makanannya, agar dirinya bisa membantu putrinya. Tapi setelah dia menyelesaikan makanan dan selesai merapikan semua nya, dia pun hendak membuka pintu kamar mandi.


Namun Javanka lebih dulu membukanya, terlihat lah gadis kecil itu sudah keluar dan sudah selesai bahkan dia sudah mengganti bajunya dengan baju tidur.


" kamu sudah selesai sayang? kalau begitu papah juga akan bersih-bersih dan ganti baju deh. ucap Alex sambil tersenyum dengan canggung.


Sepertinya aku yang terlalu khawatir, harus nya aku percaya pada putriku bahwa dia pasti bisa melakukan nya sendiri karena dia sudah tumbuh besar setiap hari nya.


*


*

__ADS_1


*


💐💐💐


__ADS_2