
Setelah selesai makan, Alex pun menyusul putrinya yang sudah sedari tadi di ruang televisi. Alex hanya bisa tersenyum geli ketika melihat putrinya semata wayangnya tampak serius menonton kartun kesukaannya.
" sayang bobo yuk, udah malem nih. kata Alex lalu duduk di samping putrinya.
Javanka menatap wajah papah nya sekejap, setelah itu dia kembali nonton. " papah are you going tomorrow? tanya Javanka santai pada sang papah tanpa melihat sang papah.
" iya, besok pagi papah jalan. Mangkanya papah pengen main sama kamu dulu di kamar sebelum kita Bobo. ucap Alex sambil memainkan rambut panjang putrinya yang terurai.
" Okay, papah let's play. katanya langsung turun dari sofa lalu berjalan menuju kamar meninggalkan sang papah yang terheran-heran.
kenapa segampang itu? biasanya juga debat dulu kalau masalah nonton kartun favoritnya di ganggu.
Alex pun berjalan mengikuti putrinya yang sudah naik ke lantai atas lebih dulu. " sayang tunggu papah? ucap Alex yang sudah tidak melihat putrinya.
" sayang kamu dimana sih? kata Alex sedikit mengeraskan suara nya, dia sudah tiba di kamar nya namun putrinya tidak ada di sana.
__ADS_1
" Avan is here papah. suara Javanka dari dalam kamar nya sendiri.
" kok, kamu di sini sih nak? bertanya setelah menemukan putrinya.
" papah I said earlier I wanted to play with Avan, so let's play house. jawabnya sambil duduk di kursi kecil tempat dia bermain rumah-rumahan.
ya Tuhan pantas saja dia langsung pergi, tahu nya dia mau bermain permainan yang membosankan ini. Pada hal kan tadi itu cuma asal aja, sebenarnya papah tuh cuma ingin main di tempat tidur sambil memeluk kamu nak hiks....hiks.....
" papah Why don't you just shut up, let's play. kata Javanka dengan suara manjanya sambil menarik tangan sang papah.
" sayang sebenarnya.... belum sempat Alex menyelesaikan ucapannya.
ya sudah lah... mau di apa kan lagi, dia sudah mengatur nya. Bisa mengamuk dia kalau aku bilang tidak ingin main.
" Baiklah, nona-nona apa yang akan nona pesan di restoran kami yang baru buka dadakan ini? ucap Alex yang sudah memakai celemek sambil memegang nampah mainan yang berisi buku menu.
__ADS_1
kemudian mereka pun bermain dengan seru, walaupun sesekali Javanka terlihat marah pada sang papah. karena sang papah seperti ogah-ogahan bermain bersama dengan nya.
Cukup lama Alex menemani dan ikut bermain bersama dengan putrinya, sampai waktu sudah menunjukkan pukul 22 00. " sayang sudah malam, Ayo kita bobo. ajak Alex lalu menggendong putrinya ke kamar nya.
Javanka yang memang sudah mulai mengantuk pun hanya diam saja tanpa membantah, lalu Javanka menggosok gigi dan mengganti bajunya setelah itu gadis kecil itu naik ke atas tempat tidur.
Sama halnya dengan Alex pun melangkah nya, namun karena berkeringat Alex memilih mandi untuk menghilangkan rasa gerah nya. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian Alex pun keluar dari kamar mandi, pandangan tertuju pada putrinya yang sudah terlelap di atas tempat tidur.
" dasar anak kecil, padahal kan aku ingin bermanja-manja dengan nya sebelum aku pergi. dia malah sudah tepat duluan, ya sudah lah aku hanya bisa memeluk nya. kata Alex frustasi lalu ikut merebahkan tubuhnya di samping putrinya, sambil menarik sedikit tubuh mungil putrinya agar mendekat pada nya.
Dengan penuh kelembutan dan kehangatan Alex memeluk putri semata wayangnya yang sudah terlelap, lalu dia pun mengecup puncak kepala putrinya sampai akhirnya dia pun ikut tertidur.
*
*
__ADS_1
*
💐💐💐