Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
chapter 30


__ADS_3

Ketika Javanka sedang les piano, Sam terus memperhatikan gadis kecil itu. Pantai sekali dia bermain piano, dengan jari jemari mungilnya dia bisa menekan dengan sangat sempurna.


" Sam kamu jangan terlalu kurang ajar yah pada nona? kata pak Rudi yang muncul dari arah belakang dengan membawakan segelas susu hangat dan beberapa camilan juga kopi untuk guru privat nona nya.


" Aku mengerti kek, tapi boleh kah aku ikut bermain musik bersama nona? tanya Sam pada sang kakek sambil mengikuti langkah beliau dari belakang.


" Biar ku tanyakan terlebih dulu pada nona? jawab pak Rudi tegas, agar cucu nya tidak terlalu berharap banyak.


" baik kek, terima kasih. ucap Sam, bocah kecil itu hanya bisa melihat sang kakek sedang berbicara dari jauh karena dia tidak ingin mengganggu nona nya.


di rumah sebesar ini, seorang gadis kecil itu hidup tanpa mengetahui dunia luar. Apakah kamu bahagia nona dengan kehidupan mu selama ini?


Sam terus memperhatikan kakek dan nona nya, sampai akhirnya sang kakek melihat nya dan menganggukkan kepalanya, pertanda bahwa nona nya mengijinkan nya ikut bergabung bersama.


" Hay pria kecil, kamu mahir menggunakan alat musik apa? tanya sang guru yang berusaha akrab dengan Sam.

__ADS_1


" Biola. jawab Sam singkat, tidak berselang lama seorang pelayan menyerahkan Biola milik Sam.


" Oh bagus sekali, baiklah, tapi bolehkah tunjukkan pada kami permainan mu. kata sang guru dengan lembut meminta Sam untuk memainkan biolanya.


Sam melihat ke arah sang kakek seperti meminta ijin terlebih dulu, sang kakek hanya mengangguk tanda bahwa beliau mengijinkan nya untuk bermain.


Sam pun mulai mengangkat biolanya dan meletakkan pada posisi yang seharusnya, lalu dia mulai menarik nafas panjang dan mulai bermain.


Semua para pelayan langsung berkumpul ketika mendengar suara biola yang di mainkan oleh Sam, tak sedikit dari mereka menatap takjub bahwa terbengong-bengong di buat nya.


namun sayang tuan Alex tidak mengizinkan nya, karena demi keselamatan nona sendiri. Apa yang tuan milik sekarang sudah cukup membuat nya repot dan dengan keras menyembunyikan nona agar selamat.


Apa lagi kalau nona ikut dalam ajang perlombaan seperti itu, makin terancam pula lah keselamatan nona.


" Wahhh..... ternyata kau juga pintar yah, kamu memang pantas mendampingi nona bermain alat musik. Baiklah nona sekarang nona bermain lah, lalu setelah itu kamu masuk tapi tunggu aba-aba dari ku terlebih dulu. kata sang guru penuh semangat, lalu menarik tangan Sam agar lebih dekat dengan Javanka.

__ADS_1


" Ayo mari mulai nona. ucap sang guru lagi mempersilahkan Javanka bermain.


Seperti biasa Javanka memang pandai dalam memainkan piano, semua pelayan menatap takjub, bahkan mereka sudah sering mendengar nya tapi tidak ada rasa bosan untuk mendengar nya.


Lalu sang guru pun menginstruksikan agar Sam masuk dan ikut bermain, dengan bimbingan sang guru. Terlihat lah dan terdengar lah pemandangan indah juga suara yang sangat menyentuh hati.


ini benar-benar luar biasa, tidak salah aku memberikan lagu ini untuk mereka mainkan. Sam sangat pintar mampu menguasai nya dalam sekali permainan di tambah nona yang begitu lincah bermain piano.


Para pelayan yang baru datang pun ikut bergabung, bahkan tak sedikit dari mereka mengabadikannya melalui ponsel mereka masing-masing.


*


*


*

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2