
setelah puas menangis, Alex pun mengajak putrinya untuk makan malam bersama. tentu nya suasana makan malam kali ini sangat senyap, yang biasanya suara Javanka yang keluar tanpa henti tapi tidak untuk kali ini, sekertaris Aldo yang memang ikut makan bersama hanya bisa melirik nona nya.
" Avan already full papah, Avan go up first papah. ucap gadis kecil itu dengan suara seraknya. " Om Aido Thanks for the doll and good night. ucap Javanka lagi pada sekertaris Aldo, sebelum dia naik ke lantai atas.
" iya nona, selamat malam dan selamat istirahat juga nona. jawab sekertaris Aldo
setelah menyelesaikan makan malam nya, Alex langsung naik ke atas, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. sedangkan sekertaris Aldo berpamitan untuk pulang pada pak Rudi.
" pak, apakah tuan selalu memarahi nona seperti tadi? iseng bertanya pada pak Rudi yang mengantar nya.
" tuan memang selalu tegas dalam mendidik nona, tapi tuan akan sangat amat lembut jika nona dalam keadaan sakit. jawab pak Rudi apa adanya.
" ehmmmm..... begitu rupa nya. manggut-manggut mengerti.
" memang nya ada apa tuan Aldo? tanya pak Rudi pada Aldo.
" akhhhh.... tidak, saya hanya ingin belajar banyak lagi tentang tuan. Walaupun ayah saya adalah sekertaris tuan, tapi beliau tidak pernah menceritakan apa pun tentang tuan. jawab sekertaris Aldo lalu membuka pintu mobil nya.
__ADS_1
" baiklah pak terima kasih atas informasinya, kalau begitu saya permisi dulu. ucapnya lagi sambil tersenyum simpul lalu masuk kedalam mobil dan mulai melakukan mobilnya.
__________________
di kamar, Alex masuk kamar dengan perlahan. pandangannya tertuju pada putrinya yang sudah tertidur di tempat tidur nya, ada rasa sedih yang begitu besar dalam hatinya apa lagi melihat putrinya masih sesenggukan walaupun sedang tidur.
" maafkan papah sayang, papah marah karena papah tidak ingin sesuatu terjadi pada mu. papah tidak akan sanggup hidup tanpa mu nak. ucap Alex lalu naik ke tempat tidur dan memeluk putrinya dengan erat.
" papah sayang banget sama kamu nak. ucap Alex lagi sambil mencium puncak kepala putrinya lalu ikut tertidur pulas di samping putrinya.
___________________
tapi Javanka sama sekali tidak marah atau pun menyalahkan papah nya, gadis kecil itu selalu mengatakan bahwa papahnya sangat menyayangi nya mangkanya beliau berbuat seperti itu.
setelah satu Minggu lamanya Javanka jatuh sakit bahkan dirawat di rumah sakit akhirnya hari gadis kecil itu bisa keluar dari rumah sakit dan terbebas dari jarum infus.
" papah, Avan I'm very happy because Avan can meet with mba Nani. Avan I really miss the older sisters who serve at home and all of them too. ucapnya dengan antusias di sepanjang jalan menuju Mansion.
__ADS_1
" sama papah gak kangen juga nih? ucap Alex sambil memajukan bibirnya.
" miss too papah, but papah is always at the hospital with Avan. jawabnya sambil berpikir.
" kalau kangen papah juga, kiss dong papahnya. ucap Alex sambil menunjuk pipinya.
" no kiss papah, papah is driving the car. It's dangerous for everyone's safety. jawab Javanka sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
" ohhh.... gitu, anak papah makin pintar aja sih. sayang Avan banyak-banyak deh papah. ucap Alex sambil menurunkan gaya bicara putrinya.
" sayang papah banyak-banyak juga. jawab Javanka sambil tersenyum kecil.
*
*
*
__ADS_1
💐💐💐