Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 143


__ADS_3

" Papah. panggil Javanka di sela-sela dia makan.


" Yes sayang. jawab Alex sambil memakan makanannya.


" Can Avan go to the concert? tanya Javanka tiba-tiba.


" Konser apa dan dimana? tanya Alex masih santai menikmati makanannya.


" Hemmmmmm..... Avan enda tahu where. jawab Javanka bingung.


" Memangnya konser apa sih nak? tanya Alex lagi penasaran.


" Hemmmmmmm......... Avan wupa namanya, hemmmmm apa yah? kata Javanka sambil berpikir-pikir mengingat idola pengasuhnya.


" Ya sudah kamu ingat-ingat dulu saja, kalau sudah ingat katakan pada papah biar papah belikan tiket VVIP nya buat kamu. kata Alex dengan santai sambil melanjutkan makannya.


" Hemmmm..... baik papah. jawab Javanka sambil mengangguk dan tersenyum.


" Kamu mau sandwich tidak sayang? papah buat lebih lho takut kamu mau. tanya Alex menawari putrinya.


" Enda papah, Avan mam fruit only. jawab Javanka menolaknya.

__ADS_1


" Yakin yah tidak mau? kalau kamu tidak mau papah yang makan nih. kata Alex memastikan keinginan putrinya.


Javanka hanya menganggukkan kepalanya dengan pasti, gadis kecil itu masih sibuk dengan memakan buah secara perlahan di temani dengan papahnya yang makan juga.


Setelah beberapa saat lamanya akhirnya Javanka selesai makan walaupun masih tersisa tapi lumayan lah pikiran Alex, setelah itu Alex mengajak putrinya untuk menggosok gigi lalu tidur.


Dengan lembut Alex mengelus rambut putrinya, sambil menceritakan sebuah dongeng sampai Javanka pun tertidur pulas dan akhirnya Alex pun ikut tertidur.


Sementara itu di hotel berbintang dimana sepang kakek dan nenek sedang berlibur, pasang itu tampak menikmati pemandangan malam hari, mereka takjub dengan keindahan yang terlihat dari kamarnya yang menghadap pusat kota.


" Ya ampun, nak Alex benar-benar sangat baik yah pak? ucap si nenek pada suaminya sambil melihat kearah keramaian kota.


" Penginapan ini milik nak Alex pak. kata si nenek yang mengingat ucapan sekertaris Aldo.


" Oh begitu rupa nya, tapi ini bukan penginapan Bu tapi hotel istilahnya kalau bapak tidak salah. kata si kakek mengangguk-angguk.


" Halah, sama saja kan intinya yah pak sama tempat menginap. kata si nenek tidak mau di salahkan.


" Ibu tuh yah kalau di kasih tahu malah begitu. ucap si kakek tidak habis pikir dengan istrinya.


" Iya sekarang ibu tanya memang apa bedanya, orang cuma beda penyebutannya saja kok. kata si nenek membela dirinya sendiri.

__ADS_1


" Iya, iya ibu emang bener deh. ucap si kakek yang mengalah.


" Tapi pak, ibu tidak habis pikir yah dengan orang yang mencelakai putrinya nak Alex. Kenapa dia melakukan hal kejam pada anak yang masih kecil itu yah. kata si nenek tiba-tiba membahas tentang kronologi kecelakaan yang menimpa Javanka sampai Javanka tidak bisa melihat.


" Bu, masing-masing orang memiliki urusan dan masalahnya sendiri. Walaupun nak Alex baik tapi di luar sana pasti banyak yang tidak suka dengan kesuksesan yang nak Alex raih, sampai mereka tega melukai dan merusak sesuatu yang berharga dalam hidup nak Alex. kata si kakek dengan bijak.


" Iya sih pak, terlepas dari mereka tidak menyukai nak Alex tapi kenapa mereka sampai tega melakukan hal itu pada gadis kecil yang tidak bisa apa-apa itu. ucap si nenek yang emosi pada oknum pelaku yang menyebabkan Javanka begitu.


" Sudahlah Bu, mungkin ini cobaan untuk nak Alex. Tapikan sebentar lagi putrinya akan sembuh kita hanya bisa mendoakan saja semoga nak Alex dan keluarganya di lindungi oleh yang maha kuasa. kata si kakek yang berharap dan berdoa semoga Alex selalu bahagia.


" Iya pak aminnn..... jawab si nenek mengamini.


" Sudah malam Bu, Ayo tidur. kata si kakek mengajak istrinya tidur.


.


.


.


💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2