
" Hemmmm......... kedengarannya boleh juga, nanti biar aku yang desain sendiri. Agar sesuai dengan komponen nya. ucap Alex sambil berpikir serius.
" Wahhhhh........ kau gila sih Lex, ini salah satu bukti nyata seorang bapak yang bucin akut pada putrinya. ucap David sambil menggeleng-gelengkan kepalanya merasa takjub dengan niat Alex.
" Iya bener, dia itu makhluk paling bucin. Apapun itu jika sudah menyangkut putrinya, dia akan selalu ada di garis terdepan. tambah Caca sambil ikut makan.
" Ohhhhh....... kau pasti belum tahu yah Ca? hal gila yang belum lama ini dia lakukan untuk Javanka. tanya David sambil makan.
" Soal apa? tanya nya bingung.
" Alex yang membeli lahan pertanian berhektar-hektar, untuk perkebunan buah. Dan yang lebih gila lagi, dia hanya menanam buah-buahan yang Javanka suka saja. kata David memberi tahu.
Sementara Alex dan sekertaris Aldo hanya sibuk makan dan mendengarkan kedua bercerita, sesekali Alex melihat ke arah putrinya yang sedang tertidur. Hanya ingin memastikan jika putrinya dalam keadaan baik-baik saja.
" Memang apa salahnya? lagi pula nona memang sangat menyukai buah potong kan. ucap sekertaris Aldo membeli kegilaan tuan mudanya.
" Memang tidak salah, tapi masalahnya adalah apakah Javanka akan mampu memakan semua buah-buahan itu. jawab Caca yang tidak habis pikir.
" Kau memang bodoh yah. ucap Alex kesal dengan cara berpikir Caca yang lemot. " Apakah kau pikir aku gila sampai memaksa putriku sendiri memakan buah-buahan sebanyak itu. sambung nya lagi sambil menjitak kepala Caca.
" Lalu mau kau apakan buah-buahan itu? jika sudah masuk waktu musim panen. tanya Caca menggerutu sambil mengelus kepalanya yang terasa cenat-cenut akibat Alex.
__ADS_1
" Yah dia jual lah Ca, lagi pula buah-buahan yang di tanam adalah buah-buahan berkualitas tinggi kok. Jadi aku sangat yakin akan laku keras, di pasaran internasional. jawab David sambil geleng-geleng kepala.
" Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, itu lah cara ku berpikir. Bukan seperti mu yang hanya berpikir itu-itu saja. ucap Alex menyombongkan diri sambil mengejek Caca.
David dan Aldo pun tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi wajah Caca yang kesal, sementara Alex terlihat sangat puas.
Memang benar kalau soal urusan bisnis, uang dan kedudukan Alex lah rajanya. Dia mampu berpikir di luar dari perkiraan manusia biasa, karena ide-idenya itu yang membuat nya jadi seperti sekarang.
Tapi kalau soal urusan karakter aduh, aku sih ampun-ampunan kalau harus berhadapan dengan nya. Hanya Aldo yang tahan dengan manusia abnormal ini.
" Sepertinya kalau tiba-tiba Javanka meminta di belikan pulau, kau pasti akan langsung membelinya dan kau memberikan padanya. ucap Caca mengatakan hal yang tidak masuk akal agar Alex tidak bisa bersikap sombong lagi pada dirinya.
" Mana mungkin kau bisa. kata Caca tidak percaya.
" Beri tahu dia do. perintah Alex pada sekertaris nya.
" Menurut ku tuan muda memang bisa membeli seluruh kota ini, mengingat angka nominal uang yang tuan muda milik saat ini. Apa lagi hanya sebuah pulau. jawab sekertaris Aldo telak membuat Caca terbengong-bengong.
" Memang berapa banyak uang yang dia miliki? tanya Caca penasaran.
" Itu rahasia, jika kamu mendengar nya. Kau bisa mati terkena serangan jantung, dan jiwa mu pasti tidak akan tenang karena kau tidak memiliki uang sebanyak itu. jawab Alex mengejek Caca sambil diiringi tawa dan David dan Aldo.
__ADS_1
Caca yang mendengar kata-kata Alex pun hanya bisa menahan rasa kesalnya, dia tahu jika Alex adalah orang kaya tapi dia tidak tahu jika Alex akan sekaya itu.
" Sudah-sudah, jiwa miskin ku meronta-ronta mendengar nya Lex. Ucap David menyudahi ejekan Alex pada Caca. " Apalah arti nya kita bertiga ini, di hadapan tuan muda Alex. Sepertinya aku harus memohon agar bisa mendapatkan belas kasih pada mu. sambung David lagi sambil memuji-muji Alex.
" Apalah arti sebuah pujian, jika mengharapkan belas kasih dari orang yang kita puji. Aku sudah muak dengan pujian dari berbagai macam-macam orang, aku tidak membutuhkan hal itu, yang aku butuhkan adalah orang yang tulus dan ikhlas itu sudah lebih dari cukup. ucap Alex yang tiba-tiba saja berubah menjadi serius, pria itu pun menghela nafas panjang.
Benar juga, orang-orang yang biasa mendekatinya pasti rata-rata orang yang menginginkan sesuatu darinya. Sangat jarang orang yang mendekati kita karena ketulusan, bukan karena kebutuhan atau kepentingan semata saja.
Kau pasti sangat lelah yah Lex, menghadapi orang-orang yang seperti itu. Memang benar tidak selamanya memiliki banyak hal itu menyenangkan, justru memiliki banyak lah itu akan sulit mendapatkan seseorang yang tulus untuk kita.
Kasih tuan muda, beliau pasti tertekan sekali selama ini. Mengahadapi para penjilat yang selalu berusaha menjilat nya, kalau sudah melihat kesempatan yang ada.
Hahhhhhhhhhh........ tidak selamanya memiliki uang dan kekuasaan itu menyenangkan ternyata, malah ada banyak beban yang harus di tanggung.
.
.
.
💐💐💐
__ADS_1