Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
chapter 26


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Alex sudah melakukan video call pada putrinya tercinta nya, dia tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali. Jadi Alex memutuskan untuk menelpon putrinya sebelum dia mulai sibuk dengan pekerjaannya.


" selamat pagi sayang nya papah? sapa Alex pada putrinya yang masih menggulung tubuh nya dengan selimut.


" moning papah. jawab Javanka dengan suara seraknya namun wajahnya tampak ceria.


" gimana bobo nya enak gak semalam sayang? tanya Alex penuh perhatian pada sang putri tercinta.


" enyak papah, papah how do you sleep well or not? tanya Javanka gadis kecil itu pun bangkit dari tempat tidur nya dan mengambil air putih dan menegakkan nya karena merasa haus.


" gak enak sayang, soalnya tidak ada kamu di samping papah. Jadi papah tidurnya gak enak, papah kangen banget sama kamu sayang. kata Alex dengan manja sambil memperlihatkan wajah sedihnya.


" papah Have you had breakfast yet? tanya Javanka penuh perhatian, gadis kecil itu tidak ingin menanggapi kata-kata sang papah yang terdengar lebay menurut nya.


" papah belum sarapan sayang, soalnya papah kangen banget sama kamu sampai papah tidak berselang untuk sekedar makan. jawab Alex masih dengan mode manja nya, mungkin kalau semua staf melihat Alex seperti itu. Mereka pasti tidak akan percaya bahwa big Boss mereka bisa berperilaku seperti itu.

__ADS_1


" papah, Do not like that. If you don't eat well, papah will definitely get sick, if papah are sick Avan will be very sad. jawab Javanka perhatian dan terus memanjakan sang papah.


" hemmm.... bagaimana kalau kamu turun lalu kamu juga sarapan bersama dengan papah, agar terlihat kamu dan papah sedang sarapan bersama. usulan nyeleneh Alex pada putrinya.


Javanka yang mendengar ucapan sang papah membulatkan matanya. " papah it's too early for breakfast here, besides all the chefs must have not prepared breakfast for Avan because it's still early. jawab Javanka lalu naik lagi ke atas tempat tidur dan merebahkan kembali tubuh mungil nya.


" Tapi papah sangat ingin sarapan bersama putri tercinta papah. kata Alex dengan suara yang di buat sesedih mungkin agar putrinya mau mengabulkan keinginannya.


" Oke papah, let's have breakfast together. menjawab dengan terpaksa menuruti keinginan sang papah, dengan malas Javanka turun dari tempat tidur nya dan keluar dari kamar menuju lantai bawah dengan tab yang di pegang oleh satu tangan nya dan satu tangan lagi untuk dia berpegang pada pegangan tangga.


Javanka tidak menanggapi ucapan sang papah gadis kecil itu hanya tersenyum manis, bahkan dia tertawa-tawa kecil karena tingkah sang papah.


pak Rudi sempat terkejut ketika melihat nona nya sedang menuruni tangga, di jam yang terbilang masih terlalu pagi untuk nona nya turun. Tapi beliau sangat mengerti ketika melihat tab yang di pegang oleh nona nya, di tambah nona nya meminta di di siapkan pancake dan susu hangat.


Dengan keterampilan khusus chef di Mansion Alex, makan itu pun sudah tersedia dalam waktu lima belas menit saja lengkap dengan madu di atasnya.

__ADS_1


Kemudian Javanka dan sang papah pun mulai sarapan nya, dengan penuh semangat Alex bertanya di sela-sela dia menatap sarapan nya tentang apa saja yang kemarin di lakukan oleh putrinya. Walaupun Alex sudah mengetahui nya dari pak Rudi namun Alex ingin mendengar nya sendiri dari putrinya sendiri.


Javanka pun menjawab nya dan menceritakan apa-apa saja yang dia lakukan kemarin, dengan antusias gadis kecil itu bercerita semua nya, sampai akhirnya mereka pun selesai dengan sarapannya dan akhirnya Alex harus mengakhiri video call nya dengan putri tercinta nya di karena dia harus bekerja.


Namun itu tidak mudah, karena Alex terus merengek seperti anak kecil pada putrinya sendiri, meminta putrinya untuk melakukan hal-hal yang dia inginkan. Tapi dengan sabar gadis kecil itu menurut semua keinginan sang papah, sampai akhirnya panggilan pun berakhir.


Barulah Javanka bisa bernafas lega, gadis kecil itu pun kembali masuk ke kamar nya untuk membersihkan diri nya dan memulai hari kedua tanpa kehadiran sang papah.


*


*


*


💐💐💐

__ADS_1


__ADS_2