Papahku Yang Hebat

Papahku Yang Hebat
Chapter 71


__ADS_3

Terlihat gadis kecil itu menarik nafasnya panjang, lalu dia pun mulai memainkan jari jemari nya yang mungil itu untuk menekan piano.


Javanka pun mulai memainkan piano itu dengan perlahan namun pasti, semua orang yang berada di Mansion itu pun dengan cepat berkumpul.


Dan berbondong -bondong untuk menyaksikan permainan piano yang selalu mereka rindukan, dan mereka tidak pernah merasa bosan untuk melihat dan mendengar permainan dan nona muda nya ini.


Mereka menatap takjub dan kagum pada sosok si gadis kecil pemain piano, walaupun mereka sudah sering mendengar dan melihat nya tapi tetap saja mereka selalu saja menatap dengan penuh kekaguman.


*Seperti biasa nona kami selalu bermain piano dengan sangat lembut dan penuh makna di balik nya.


Aku sangat bersyukur bisa bekerja di sini, bisa mengenal tuan dan nona, bisa melihat nona kami yang berharga tumbuh setiap hari nya.


Akan ada dan pasti ada pelangi setelah hujan badai menerpa, begitu pula dengan kehidupan pasti akan ada ujian yang tidak bisa di hindari namun kebahagiaan pasti akan menunggu*.


Alex hanya menatap punggung putrinya dengan lembut dan sendu, entah kenapa dia selalu merasa seperti ini jika melihat putrinya bermain piano.


Alex selalu merasa mendiang istrinya seperti hidup kembali dalam tubuh putrinya, di saat putrinya bermain piano seperti sekarang ini.

__ADS_1


Tanpa terasa air mata nya mengalir begitu saja, dengan cepat Alex menghapus air matanya agar tidak ketahuan oleh siapapun.


*Entah kenapa permainan piano kali ini begitu menyedihkan, Javanka seperti mengatakan apa yang ingin dia katakan melalui permainan piano ini.


Apakah cuma perasaan ku saja, atau memang putriku sedang merasakan kesedihan yang dia pendam dalam hati nya*.


Alex terus bertengkar dengan pikirannya sendiri, dia takut terjadi sesuatu pada putri semata wayangnya.


Kegelisahan dan kecemasannya bahkan terlihat sangat jelas dari rawut wajah nya, yang begitu tegang dan gelisah.


Alex pun memilih untuk berjalan menghampiri putrinya, kemudian duduk tepat di samping putrinya yang sedang bermain piano.


" Mainkan lah kembali sayang, papah hanya ingin mendengar dan melihat mu bermain. ucap Alex dengan sangat lembut, sambil mengelus lembut kelapa putrinya.


Javanka pun mengangguk dan tersenyum manis pada papahnya, lalu gadis kecil itu pun kembali memainkan kembali pianonya.


Alex dengan setia duduk di samping putrinya tatapan matanya hanya tertuju dan dipenuhi oleh putrinya saja, terlihat dia juga menikmati permainan piano putrinya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat lamanya akhirnya Javanka pun menyelesaikan permainan nya, gadis kecil itu pun tersenyum manis sambil menatap kearah pianonya.


" Seneng banget yah? tanya Alex tiba-tiba, dia melihat wajah putrinya yang tersenyum bahagia.


" yes papah, because Avan really misses this piano, the piano that Papa gave to Avan. Avan hasn't touched and played this piano in a very long time. jangan Javanka dengan antusias dan menceritakan pada papahnya betapa bahagianya dia bisa bermain piano kembali.


Alex hanya membalas dengan senyuman lalu dia pun memeluk putrinya dengan sangat erat, namun pandangan nya tertuju pada nama yang terukir di piano itu.


Sebenarnya ini adalah piano peninggalan mendiang mamah mu nak, papah memberikannya agar sesuatu saat kamu selalu mengingat nya.


cepat lah sembuh sayang, agar papah bisa bercerita tentang perempuan yang dengan keras kepala melahirkan mu dan mempertaruhkan nyawa nya untuk mu.


*


*


*

__ADS_1


💐💐💐


__ADS_2