
" It's okay papah, Avan just spilled hot soup. jawab Javanka tanpa mengatakan tentang sisi sedikit pun. " Papah Avan is fine, papah don't have to worry too much okay. ucap Javanka lagi meyakinkan sang papah jika dirinya baik-baik saja.
" Oh begitu, tapi lain kali kamu harus hati-hati sayang. Papah benar-benar cemas karena papah tidak mau sesuatu yang buruk terjadi pada mu nak. ucap Alex yang merasa lega, namun wajahnya masih menampilkan kecemasan terhadap putri semata wayangnya.
Sementara sekertaris Aldo menarik Miss Mona keluar dari ruangan itu, dia tidak percaya jika masalah nya hanya seperti itu saja. Pasti nonanya menyembunyikan sesuatu dari papahnya, karena tidak ingin melihat sang papah mengamuk.
" Apa yang terjadi? tanya Aldo dengan dingin begitu Aldo memastikan jika tempat itu sepi.
" Sa saya tidak tahu dengan pasti kronologi nya tuan, ma maafkan saya tuan, maafkan saya. ucap Miss Mona jujur, dengan rasa takut yang menyelimuti dirinya dia memohon pada orang yang ada di hadapannya.
" Kau mau mati yah. bentak Aldo dengan marah. " Aku mempekerjakan mu dengan gaji yang tinggi, bukan untuk leha-leha bodoh. bentak Aldo langsung dengan bengis dia menatap wanita yang ada di hadapannya.
Kini tidak ada lagi sosok sekertaris Aldo yang berpenampilan seperti sosok malaikat yang lemah lembut, yang ada hanya sosok iblis yang lapar yang ingin menerkam siapa saja yang ada di hadapannya.
" Mohon maaf tuan, saya benar-benar ceroboh. ucap Miss Mona memelas di kaki Aldo. " Saya hanya mendengarkan jika sup itu tumpah oleh anak yang bernama sisi tuan, selebihnya saya benar-benar tidak tahu. ucap Miss Mona menangis dan memohon pada sekertaris Aldo.
" Sisi. gumam Aldo mengingat-ingat nama itu.
Sisi? bukannya nama anak perempuan yang beberapa yang Minggu lalu, berselisih paham dengan nona. Apa yang di lakukan oleh gadis kecil itu? sepertinya ini tidak sesederhana yang terlihat.
Aku harus mencari tahu siapa anak itu, dan apa yang sebenarnya terjadi pada nona hari ini.
__ADS_1
Setelah berpikir beberapa saat, tiba-tiba pemilik sekolahan Javanka mendatangi ruang UKS. Aldo yang melihat itu pun langsung memberi isyarat pada Mona, untuk berdiri dan bersikap biasa saja.
" Tuan Aldo. sapa si pemilik sekolah dengan sangat ramah.
" Iya. jawab Aldo singkat dengan wajah dingin.
" Apa yang membawa tuan muda dan juga tuan Aldo datang ke sekolah secara tiba-tiba? apakah terjadi sesuatu pada nona Javanka? tanya nya berusaha tenang namun keringat di dahinya dan juga tangan nya yang bergetar ketakutan tidak bisa membohongi sekertaris Aldo.
" Seharusnya aku yang bertanya begitu pada mu? bagaimana ini bisa terjadi? kata Aldo balik bertanya sambil menggerentak si pak tua itu.
" Maafkan saya tuan, saya benar-benar tidak tahu. Karena saya sibuk dengan pekerjaan saya, sekali lagi maafkan saya tuan jika saya ceroboh. ucap si pak tua itu meminta maaf pada sekertaris Aldo dan memberikan alasan nya juga.
" Aku tidak butuh alasan mu, sekarang kau temui lah tuan muda dan kau katakan sendiri pada beliau. Jangan buat beliau menunggu terlalu lama. kata Aldo dengan marah pada si pak tua dan menyuruh nya untuk masuk.
Setelah memastikan si pemilik sekolah telah masuk, Aldo pun meminta pada Mona untuk mengantar nya menuju ruang pengawasan.
" Tapi tuan, kita pasti tidak akan bisa masuk ke ruangan itu, jika kita tidak mendapatkan izin terlebih dahulu dari pemilik sekolah ini. ucap Mona memberi tahu sekertaris Aldo sambil berjalan menuju ruangan pengawasan.
" Hah, jika dia sampai tidak memberikan izin pada ku. Akan ku bobol semua sistem keamanan di sekolahan ini, dan akan ku tarik semua saham yang di tanam oleh tuan muda di sekolahan ini. ucap sekertaris Aldo berapi-api.
Pria itu tidak pernah takut pada siapapun kecuali tuan mudanya, mungkin banyak orang yang tahu jika Alex adalah orang yang kejam. Namun ada sebagian orang yang tahu, jika sebenarnya sekertaris nya lah yang lebih kejam. Dia bahkan berani memukul seorang wanita sekali pun, jika wanita itu sudah berbuat salah.
__ADS_1
" Tunjukkan pada ku rekaman cctv pada pukul 12:00 hari ini, di kelas star. ucap sekertaris Aldo pada penjaga yang ada di ruangan pengawasan.
" Maaf tuan, saya tidak bisa memutar rekaman itu jika tidak ada izin dari pemilik sekolah. ucap si penjaga yang tidak tahu siapa Aldo sebenarnya.
Mendengar jawaban yang tidak ingin dia dengar, rahangnya mulai mengeras. Matanya pun mulai memerah memancarkan api amarah yang berkobar-kobar.
Aldo langsung berjalan menuju mobilnya, lalu dia pun mulai membuka laptopnya dan mulai mengetik dengan cepat. Sementara Mona hanya berani berdiri di luar mobil tuan nya, dia tidak berani masuk karena tuanya sedang mode iblis.
Akhirnya Aldo pun membobol sistem keamanan dan melihat kejadian tadi, amarahnya makin memuncak bahkan meluap-luap. Setelah menyaksikan video itu.
" Gadis itu sengaja menumpahkan sup panas itu pada nona, dasar gadis jahat. ucap Aldo sambil meremas tangannya dengan sangat marah.
Berani sekali kau yah? dasar gadis ingusan, kau telah salah memilih musuh nak. Seharusnya kau tidak menyentuh nona ku yang berharga, tapi karena kau tidak tahu posisi mu akan ku ajarkan kau dengan benar.
Siapa pun yang berani bermain-main apa lagi menyentuh nona ku, akan ku pastikan kehidupan mu berantakan selamanya.
.
.
.
__ADS_1
💐💐💐