
Sesampainya di helipad tepat nya di atas kantor pusat milik Alex helicobacter itu mendarat, lalu Alex pun turun dari helicobacter itu dengan di bantu para penjaga di ikuti oleh sekertaris Aldo yang ikut turun juga.
Semua pemandangan itu tidak lepas dari tatapan mata para pekerja dari gedung kantor sebelah, para wanita sibuk mengabadikan momen tersebut sambil berteriak-teriak histeris.
" Akhhhhhhhhh....... bisa-bisanya pria yang turun dari helicobacter itu sangat tampan, ternyata pria seperti itu bukan hanya ada di novel-novel saja bahkan di dunia nyata pun ada. kata salah satu wanita yang melihat Alex.
" Tapi kalian berbeda sangat jauh, jadi jangan berharap terlalu banyak. ucap rekan kerjanya.
" Apa sih kok ngomongnya gitu, siapa tahu nanti aku akan berjodoh dengan pria itu, ingat takdir tidak ada yang tahu. jawab si wanita yang tidak mau sadar.
" Halu saja terus semau mu. sambung temannya.
" Memang kau tahu siapa pria tadi? tanya rekannya yang lain.
" Tidak, memang siapa pria itu? tanyanya dengan wajah yang ingin tahu.
" Huhhhhh..... dasar, beliau adalah pak Alex Mahendra pemilik grup xx atau biasa di panggil tuan muda. jawab rekannya yang tahu sedikit tentang informasi Alex.
__ADS_1
Mendengar ucapan temannya seketika matanya terbelalak, selama ini dia berpikir pemilik gedung sebelah tempatnya bekerja sekaligus pemilik grup xx adalah pria tua mesum atau bajing tapi setelah melihat itu dia benar-benar terkejut tidak percaya.
" Apakah dia sudah memiliki seorang istri? tanyanya dengan penasaran.
" Aku tidak tahu, karena informasinya sangat sedikit dan jika kau nekat mencari tahu siap-siap saja kau berurusan dengan sekertaris nya. kata memperingati temannya.
" Tapi aku benar-benar iri lho pada para pekerja di sana. ucap salah satu wanita yang ikut nimbrung.
" Iri gimana?
" Itu memang benar teman ku yang bekerja di situ juga mengatakan hal yang sama, tapi kau tidak tahu sekeras apa pekerjaan mereka. Mereka bekerja lebih keras dari kita dan yang aku tahu di kantor itu tempatnya orang-orang yang berkompetisi saja. sambung yang lain.
" Gila aku mau dong bekerja di sana. ucap yang baru tahu.
" Modelan kau tuh paling di terima jadi tukang bersih-bersih saja di sana Ha ha ha...... ucap rekannya sambil tertawa.
" Sudahlah jangan terlalu berharap, kita semua itu tidak akan masuk ke kantor sana lebih baik kita kembali bekerja. kata rekannya mengajak temannya masuk kembali ke ruangan masing-masing.
__ADS_1
Semua orang sudah berkumpul di dalam ruang meeting dan duduk di kursi masing-masing sambil menunggu tuan mudanya, tak berselang lama Alex pun masuk di ikuti oleh sekertaris Aldo di belakangnya, orang-orang yang ada pun langsung bangkit dari duduknya untuk menyambut Alex.
" Ayo mulai meeting nya sekarang. kata Alex yang baru duduk di kursi kerajaannya.
Semua pekerjaan pun menjelaskan di depan layar proyektor tentang proposal mereka ada beberapa di antara mereka sibuk menulis, lalu Alex pun memberikan beberapa poin tambahan dan saran darinya.
Alex berdiri di depan layar proyektor lalu dia memberikan tambahan yang melengkapi proposal tersebut, dan dia juga mengatakan beberapa poin yang dia tidak suka. Semua orang yang ada di dalam ruangan itu pun dengan serius memperhatikan dan mencatat.
Dengan wajah datar Alex kembali ke tempat duduknya, lalu dia pun mendengarkan beberapa saran pada para pekerjanya sambil di sibukkan dengan beberapa dokumen yang ada di hadapannya.
.
.
.
💐💐💐
__ADS_1