RANTAU (Gadis Desa Masuk Kota)

RANTAU (Gadis Desa Masuk Kota)
BAB 112


__ADS_3

Happy reading šŸ“˜šŸ“–šŸ“˜


Pendengaran semuanya masih menunggu jawaban Senja yang diam tenang bagai air tak tersentuh di office itu.


Langit melangkah menghampiri Senja dengan seringai misteriusnya. ia senang...Senja pasti akan menolak berkelit tak mau menikah dan pasti itik ini akan mengakui tentang fitnaannya sendiri ke hadapan semua orang. dan ia langsung bersih dari Fitnaan, Pikirnya.


""Senjata makan tuan, itik ! Jujurlah dan ceritakan semuanya."" Bisik Langit.


Senja hanya tersenyum manis dengan santai ia membelai lembut pipi Langit di hadapan semua mata Keluarga.


Langit merasa heran dengan perlakuan lembut itik ini, Sungguh.... Langit tak mengerti jalan pikiran Senja...susah di tebak dengan wajah tenangnya.... bagaikan air tenang tapi bisa menghanyutkan.


Yang lain hanya diam menonton.


""Tentu saja ! Saya mau menikah dengan Langit, Amma ! Pria ini sudah mencuri hatiku, begitupun sebaliknya. iya kan sayang !"" Dalam hati Senja, ia kepingin munta akan ucapan manisnya sendiri... Hoek...Sayang busuk !


Langit mengumpat kasar dalam hati dan sekilas giginya menggelutuk beradu saking geramnya tertahan. Gadis itik eda*


Senja rela mengorbankan masa depannya demi Mentari, demi janjinya ke Dewa yang akan selalu membantu dan menjaga saudaranya... itulah pesan terakhir Dewa-amangnya. Jadi.... Mungkin, jalan menikah dengan Langit adalah cara ampuh...bisa mengawasi akan keburukan Langit secara dekat dan kapan pun itu karena sebagai istri, ia bebas mengekor kemana pun Langit mendung ini pergi. dan bebas mengomeli Langit dengan mengatasnamakan seorang istri.


Mentari yang masih punya jiwa yang mendarah daging akan kelempengan polos, langsung mendengus senang. Biru menggeleng... seakan ada kesalahan di sini, tapi ia tidak bisa berbicara apa apa karena kedua sejoli yang di sidang sekarang malah mengakui saling menginginkan.... Biru hanya takut kalau kaka iparnya yang di kiranya lugu naif ini, di sakiti oleh Langit... yang selama di kenalnya adalah pria penjahat kelamin.


Bang Sam yang mendengar pun tersenyum misterius... Pintar dan licik kau bos Cantik... pernikahan ini akan mendukungmu, memberi jalan untuk melancarkan rencana lo, yang ingin membuat pak Langit klepek klepek, jatuh cinta.. Selamat berperang.


""Mundur atau game over dalam permainan ini !."" Bisik Langit. Masih berharap agar Senja mengakui tuduhan kepadanya. "Gue akan membuat Lo menderita jika Lo masih nekad maju dalam ikatan pernikahan.!"" Timpalnya berbisik mengancam. dan kembali berekspresi manis.


" Masa ? Tapi gue berniat membuat Lo jatuh cinta ke Gue !"" Tantang bisik Senja. Ia tak mau berkucing kucingan, berterus terang akan niatnya.

__ADS_1


Langit semakin tak berkutik akan pemikiran Senja. Mana bisa itik ini membuatnya jatuh cinta, yang ada akan eneg melulu kalau sedang bertatapan...tak lupa bendera peperangan selalu berkibar.


""Rose, Radja... Bagaimana ?"" Chris benar benar menikmati keadaan ini.... Musibah membawa keberkahan.


Rose dan Radja kompak setuju, memberi restu ke Senja...benar kata Chris dari pada di biarkan berhubungan lama tanpa status halal... takut takut menimbulkan zina.


""Sekarang juga kita ke kantor KUA, biarkan mereka menikah sekarang... pengacara saya sudah berada di sana, semuanya telah di urus."" Garcep Chris tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Kalau Senja berubah pikiran, atau anak batunya berbelok haluan kan bahaya...! Liciknya.


"Apa ?"" Langit dan Senja kompak terkejut.


""Iya sekarang !"" Geli Chris. Kalian masih kalah dengan kelicikan papa... hahaha.


Chris pun melangkah keluar duluan menuntun Langit yang berjalan lemas.... Mimpi apa gue semalam dapat hari yang paling sial seumur umur. Menikah ? dengan itik...Astaga. prustasi Langit.


Amang, maafkan saya ! anak mu ini mempermainkan kata suci pernikahan, demi Tari...Senja ikhlas ridho.. Jaga dan lindungi Tari dan Senja dari tempat mu berada.


Biru sengaja melangkah pelan paling belakang bersama Senja. Istri imutnya sudah di depan menuntun Rose. Hanya ada Bang Sam di antara mereka.


Senja melirik Biru seraya tersenyum simpul.


""Percayalah, Bi....ini yang terbaik ! Saya hanya berharap ke kamu jangan pernah berubah ! cintai dan sayangi selalu adik Saya." Pesan Senja penuh maksud. Ia tidak mau menceritakan ke Biru ataupun ke Mentari kalau ini demi rumah tangga mereka. Senja takut akan membuat adiknya sedih jikalau tahu akan pengorbanannya. Senja pun mempercepat langkahnya di ikuti Bang Sam. tak mau mendengar apapun dari Biru yang terlihat curiga kepadanya.


...***...


Pernikahan mendadak pun telah usai di kantor KUA langsung, Senja dan Langit tak mau setelah ini ada acara resepsi segala atau pun pesta apapun...Cukup sampai di sini saja acara pernikahan kilat mereka dan itu membuat Rose dan kepala Batara lainnya merasa aneh... Apakah ini keterpaksaan ? kompaknya curiga. Tapi kecurigaan mereka di patahkan oleh kelicikan dan godaan dari Chris, jikalau anak serta mantunya tidak butuh pesta melainkan langsung ke ritual ranjang.


Dan di sini lah mereka-pengantin baru berada...kamar pengantin yang di dekor ala ala romantis Chris. Chris sampai Menyuruh orang untuk mendekor dadakan kamar Langit dengan bunga bunga harum bertebaran di atas kasur bersprei putih bersih.

__ADS_1


""****, apa apaan ini ?"" kesal Langit, kamarnya di buat aneh di matanya.


Senja masuk terpaksa akan titah Chris dan sengaja menyenggol lengan Langit.


""Wow, Lo ternyata menginginkan pernikahan ini."" Ledeknya. berdiri di hadapan Langit. dan Langit tidak suka ada orang lain menginjak kaki di kamarnya. Apalagi si itik ini.


""Mau ngapain Lo di sini, hah ?"" Langit menarik lengan Senja, agar gadis Itik ini berbalik menatapnya yang sedang berbicara. masa ia berbicara dengan punggung...kurang ajar kan si itik ini.


""Apa lagi, kalau bukan istrihat ! sekarang gue tinggal di sini dan tidur di sini !"" Jujur, Senja pun takut akan satu kamar oleh pria busuk ini. takut takut dirinya malah di makan. tapi mimiknya tidak ada ketakutan yang tersirat di wajah dan suaranya.


""Gue nggak sudi satu kamar dengan Lo, apalagi berbagi ranjang dengan wanita itik seperti mu. Jijik. kulit gue bisa gatal gatal karena Lo. sana keluar. !"" Usir Langit kasar. menarik tangan Senja untuk segera beranjak kaki.


Tapi Senja dengan keras kepala memberontak, apalagi Mendengar penghinaan Langit yang katanya jijik...ia jadi kesal ke ubun ubun. Lihat aksi gue...Lo tidak bisa ngusir gue di kamar ini. kalau Lo mau, Lo sendiri yang akan angkat kaki dari sini.


Senja berlari ke atas kasur. merebahkan tubuhnya dan berguling kesana kemari berulang kali di hadapan Langit yang terdiam geram... katanya jijik kan bekas kulit gue...ni, ranjang ini sudah bekas kulit gue.


""Itiiiiik... Fuc* ! apa yang Lo lakuin !"" Geram Langit, menarik Senja lagi untuk turun dari ranjangnya.


Langit meneliti dalam tubuh Senja dari atas sampai kebawah. Menakuti gadis ini yang seakan akan ingin memakannya.


Senja menelan ludahnya takut dan gugup.


""Lo yang minta tidur di ranjang gue kan ? Yuk kita tidur...ayo kita lakukan layaknya pasangan suami istri benaran, bukan rekayasa."" Langit mendorong tubuh Senja ke atas kasur, menindihi tubuh semampai itu. ia cuma menakut nakuti si itik, ia tidak nafs sama sekali ke itik ini, ia benci gila ke Wanita pemberani ini.


""Kenapa ? takut ? ini resikonya !"" Memajukan wajahnya ke arah bibir Senja dengan seringainya. Ada ketakutan di wajah Senja sekarang di tangkap oleh matanya. dan ia suka itu.


""Eum, ayo kita lakukan !"" Dengan cepat, Senja membalikkan keadaan, sekarang dirinya yang di atas dada Langit. ia tersenyum devil... sengaja menggoda Langit dengan tangan kurang ajar menyentuh bibir sensual itu. ""Tunggu apa lagi, Saya akan membuat mu terbuai dalam belenggu ku, sampai kamu tidak bisa bernafas jika aku jauh dari mu, setelah ini....kamu akan klepek klepek menginginkan ku, Jatuh cinta kepada ku dan kamu akan game over.!"" Tantang Senja.

__ADS_1


Langit yang tadinya terhipnotis akan kecantikan Senja, langsung mendorong Senja menjauh dari tubuhnya tanpa satu kata pun, ia hanya mengumpat kasar dalam hati.... Gadis Itik liar ! Langit beranjak masuk kedalam kamar mandi untuk bersih bersih. Setelah rapi, ia keluar kamar berniat akan tidur di rumah Satria. dari pada malamnya akan buruk dengan adanya Senja.


Senja sendiri asyik rebahan, membiarkan Langit mendung pergi dahulu. Malam ini, ia butuh ketenangan untuk memulai hari esoknya sebagai istri keterpaksaan.


__ADS_2