
*Cita cita memang harus di raih cepat sayang ! Tapi...di sini kamu sedang mengandung buah hati kita, Jadi ku mohon padamu... untuk mengambil cuti hamil di kampus terlebih dahulu, setelah melahirkan kamu sangat boleh untuk melanjutkannya !
Bisa ? Tapi kalau kamu keberatan dan masih berpikir sanggup untuk melakukan aktivitas penuh dalam kehamilan mu ini, aku tak masalah selagi kamu masih sanggup menjaga kesehatan diri karena ada dua nyawa yang kamu tanggung saat ini di perut mu, aku tidak mau kamu terlalu lelah dan Hulkmu ini tidak mau kamu sakit.
Mentari memilah milah keputusannya dari semalam, Yakni untuk mendengarkan keinginan suaminya yang secara lembut menjelaskan untuk mundur dari pendidikannya terlebih dahulu. Its Ok.... Mentari akan mengorbankan waktunya dari pendidikan dan memilih cuti dalam kemahasiswaannya dari kampus yang di kelola Tulang rasa Amang-nya.
Dan di sini lah Mentari, di kampus. Ia baru keluar dari ruangan petinggi kampus sehabis memberikan surat cutinya, dan sekarang ia sedang mencari teman teman akrabnya untuk memberi tahukan kalau dirinya akan cuti terlebih dahulu dari kesenangannya bersama, mencari ilmu.
"Mentari ! Hey...Kami di sini !"" Teriakan Azmi dari arah taman teduh membuat teman teman lainnya mendengus Conge, Semprot Mile Cs beramai ramai. Bahkan Zidan sampai menoyor jidat teman selebor nya itu yang doyan makan.
""Hay !"" Mentari melambai, Pertanda ia mendengar teriakan temannya seraya berjalan menghampiri enam kepala tersebut, Dari semasa OSPEK, geng ayam sayur inilah yang menjadi teman akrabnya. Mereka asyik asyik aduhai untuk di ajak berteman. Ikhlas luar dalam kata si seksi seksi Tia.
""Hay semuanya !"" Mentari tersenyum manis, duduk di samping Azmi yang berjibaku dengan cemilan ringan di tangannya. Ia menyambar sebiji snack yang mau di hap oleh Azmi. Semenjak hamil kan, Ia sudah sebelas dua belas dengan Azmi yang tukang makan.
""Yaelaah Mentari, Mau ? beli sendiri, kagak punya uang ? kagak mungkin.... Secara sudah menjadi istri Bos, di tambah menjadi pemimpin RD, Plus ponakan dari pemilik kampus ini...Jadi Mentari yang tukang sayur, tukang irit irit money itu kagak pantas lagi jadi julukan buat Lo."" Dumel Azmi dengan kunyahan di mulutnya. Mentari hanya tersenyum manis sebagai jawabannya.
""Eh, Tar ! Tadi ada kuis di kelas pertama lho, kenapa Lo kagak ngelas, Tumben tumbenan si otak Ensiklopedia bolos, tidak ada Lo, Jawaban tercepat selesai di rekori Dio lho.""
Dan Dio merasa berbesar kepala sudah di agungkan oleh Galang di sampingnya. Mile di samping Tia hanya memutar matanya malas melihat kebesaran kepala si Dio-dorant ini.
""Ya bagus itu, Dan selama saya Cuti, maka pertahankan Gelar ya Dio !"" Mentari menyampaikan niatnya dengan sedikit pujian ke Dio.
Nampak hening seketika mendengar kata Cuti dari mulut Mentari. Mata enam Kepala itupun menatapnya intens. Azmi sampai berhenti mengunyah.
""What ? Cuti ? Why....Why...Why...?"" Pekik si seksi Tia.
__ADS_1
""Kagak budek kan gue !"" Timpal Mile.
""Mentari sekarang pintar becanda, Boss !" Zidan pun ikut bersuara.
""Kalau Lo cuti, Tugas Makalah makalah akan Cambrul alias acak acak amburadul, Mentari !""Dengus Galang yang selalu kompak bekerja sama dalam tugas.
""Dan Bang Dio yang ganteng ini akan rindu setengah mati kepadamu sayaaaaang !"" Canda Dio, Namun matanya berkedip genit ke pujaan hatinya, Mile.
""Tapi, alasannya Lo cuti kenape ? Kagak mungkin dong ye...cuma ragara Bigg Bossnya alias si Husband tamvan cemburu dengan salah satu dari si kunyuk kunyuk ayam sayur ini !"" Mile mendelik ke Galang, Dio dan Zidan secara bergantian, ia sedikit tahu sikap posesif Biru seperti apa levelnya.
"Saya cuti di karenakan hamil, guys !""
Akhirnya Mentari bersuara juga yang tadinya hanya buka tutup mulut tertelan dan tertelan selalu di cerca dari atu atu oleh sohib rasa saudara ini. Mata para sahabatnya tertuju ke perut Mentari yang belum terlihat hamidunnya.
""Hati hati Ndut, Nanti si Cuby ini koid ragara dapat pembalasan dari makanan Lo sendiri."" Goda Zidan, di hadiahi jitakan kepala dari Azmi.
""Iya, saya hamil ! Setelah melahirkan.. insyaallah, saya akan mengejar semester kalian, kalau kata siswa sih... loncat kelas...kalau kata saya loncat semester demi selalu ingin bersama dengan Kalian hehee. jadi Abang Dio...Puas puasin tuh deh, menjadi orang terpintar di kelas...ntar kalau saya datang kan, posisi itu akan saya geser !"" Candanya. air muka teman temannya tetiba mellow.
""Hohoho, Sini sayang ! sebelum berpisah..Dio mu ini minta peluk !"" Dio merentang kan tangan, siap ingin memeluk Mentari.
""Peluk sedikit ! Senggol bacok !""
Glek... Widiiidaooh oh sereeem !
Kompak ke tujuh kepala menengok ke asal suara yang terdengar seram itu. Dan si tersangkanya adalah Sagara Biru Sunjaya yang berdecak pinggang mendelik tajam ke Dio yang masih berpose merentangkan tangan.
__ADS_1
""Eh, ada suaminya Mentari tho ! Maksud gue.. mau meluk Mile !"" Cengir konyol Dio dan benar saja, tangan itu sekarang memeluk Mile dengan erat. Kesempatan dalam musibah. Batinnya yang bisa memeluk tubuh empuk sang pujaan hati yang susah di taklukkan.
Hahahaha, Suara gelak tawa terdengar berisik di telinga Dio yang tak bisa berkutik akan kehadiran Biru di antara mereka. Canggung jadinya pun seketika, dan Mentari yang mengerti akan situasi yang kagak nyaman lagi. Berangsur pamit. Di angguki oleh semuanya.
...****...
"" Apakah ini benar rumah dari Langit Syaputra Kusuma, Kaka Cantik !""
Senja yang baru membuka pintu utama rumahnya, sudah di hadiah pemandangan pria rada rada tengil di hadapannya. Tampan sih tampan, Tapi pria macam begini nih yang di takuti oleh wanita baik baik. Model modusan.
""Benar, anda siapa..suami saya sedang sibuk !"" Kelit Senja. di tanggapi senyum manis oleh anak muda di hadapannya ini.
Suami ? Berarti inilah Kaka ipar
""Kenalkan Cantik ! Saya Sadewa... Orang tertampan di keluarga Kusu-----!""
"" Sadewa ! Jangan tebar pesona di hadapan istri Kaka sepupu sendiri ! Gue beri Jab tuh wajah pas pasan.""
Senja dan pria di hadapannya Yakni Sadewa Abimanyu Kusuma, Kompak menoleh ke Langit yang tetiba sudah berada di ruang tamu berjalan menghampiri.
""Hahaha, buaya darat sudah berubah peri macho ternyata ! Adik tampan sedunia ini merindukan mu."" Peluknya langsung, yang baru tiba di hari kemarin dari luar negeri, orang tuanya memang tinggal di negeri orang. ""Kaka ipar gue cantik juga !"" Bisiknya menggoda dan melepaskan pelukannya.
""ngapain Lo kesini, minta di tabok eum !"" Langit tersenyum rindu. Menarik pinggang Senja posesif untuk mendekat. ""Istri gue, Namanya Senja. Dan kamu sayang ini Sadewa... Sepupu gila ku... Mentari pun sudah kenal dengan orang gila ini ! Dan ya...ayo masuk !"" Cerocos Langit memperkenalkan Sadewa. Senja tersenyum manis tanpa ingin meraih rentangan pelukan dari wajah modusan ini.
"" MUSUH DI LARANG MASUK !!!!""
__ADS_1