TANGKAP AKU,BOS

TANGKAP AKU,BOS
PERNIKAHAN TANPA CINTA


__ADS_3

Hal yang sangat memalukan! Semua orang menoleh ke mobil sedan warna hitam, dengan bendera khusus. Menandakan bukan orang biasa yang berada di kendaraan tersebut. Alhasil, kedua putranya beserta Bibi Fang naik mobil sedan lain. Takeshi menghela napasnya, ia mulai tahu betapa repotnya menjadi putra seorang Alexander. Memiliki ayah yang tinggi kecemburuannya terhadap pasangannya. Tidak dapat dimunafikkan sebagai pria. Hikashi pria terberuntung di dunia memiliki istri yang sempurna. Baik jiwa maupun raganya yang elok dipandang mata. Usia tidak pernah menggerogoti kecantikannya. Semuanya abadi sepanjang waktu dan akan terus bertambah. Mungkin salah satu magnet Cinta Frayza inilah yang menyihir seorang penyiksa wanita dimasa lalu.


“Kenapa memencet klakson, aku kan belum ada 5 menit bicara kepada Dokter Thomas.”


“Hmmmuachh,” langsung mencium bibir istrinya.


Hikashi cemburu, jika tahu Dokter Thomas berani mengajak bicara wanitanya. Bukan sebagai orang tua dari pasien, tapi Hikashi merasa Dokter Thomas seolah menempatkan dirinya sebagai orang yang harus dibutuhkan. Awas saja, jika sampai Frayza menyibukkan diri dengan Dokter mata keranjang itu. Bakal Hikashi ganti dengan dengan Dokter berkelamin ganda! Geramnya bukan main.


“Sopir, bisakah kau tepikan mobil ini?”


“Maaf Pangeran Hikashi, mobil harus tetap di pawai iring-iringan pengawal. Ini sudah protokol.”


“Sial!” meninju jog mobil.


“Sayang, kita terlalu lelah untuk oper bola.” Mengusap wajah kesal suaminya yang mau minta jatah.


Cuph, mengecup tangan dengan mesra. “Nanti kita lanjut ya? Biar besok aku semangat rapat dengan para Menteri Korea?”


Rengekan bayi bongsor, lebih tepatnya cap ini harus segera ditempel pada kening Hikashi. Jika Frayza menolak, semua usahanya untuk liburan bersama keluarga. Mencari lokasi bisnisnya akan dimentahkan oleh suaminya. Secara pemegang saham terbesar bisnis Helena sudah di akuisisi suaminya.


“Kita lihat kondisinya, karena aku sudah telat 1 minggu menstruasiku.”


“Apa?”


“Seharusnya aku sudah selesai datang bulannya, tapi tamuku tidak kunjung tiba.”


“Siapa tamu yang kau maksut? Apakah dia lebih tampan dari aku? Atau jangan-jangan tamu bulananmu itu Thomas Cup?”


Hai Hikashi, sejak kapan kau plesetkan nama Dokter Cup jadi turnamen bulutangkis. Menangis aku membacanya, hiks.


“Sayang, kenapa kau selalu berpikir aku memiliki pria lain?”


“Itu, itu karena kau lebih muda dariku 8 tahun. Bisa dibilang kau menikahi Paman-paman!”


Eh kok kenapa tiba-tiba minder woi Hikashi, biasa aja keleus ah kalau nyari topik. Istilah Paman-paman, memang kau terlihat tua? Tidak, kau masih tampan dari usiamu sebenarnya.


“Mulai lagi.” Memalingkan wajahnya.


“Hadap aku, jangan melihat keluar!” memutar kepala istrinya dan mencium bibir Frayza kasar.


Wahai Sopir yang Budiman, maafkan kenakalan penumpangmu ini. Jika kau melihat dari kaca spion si pria nyosor-nyosor mulu. Maka hari-hari berikutnya kau akan minta ganti penumpang yang tidak sagnean.


Setiap Hikashi cemburu, hasratnya naik cepat. Tidak peduli tempat dan sesingkat waktu yang dimilikinya. Yang penting dia memiliki wanitanya seutuhnya, hanya dirinya saja. Termasuk 2 kecebong super, yang kini mengakui kekalahannya bersaing merebut perhatian Frayza. Selamat Hikashi, anda keluar sebagai juara umumnya.


Setibanya di kediaman khusus ini, semua tamu disambut baik oleh pelayan yang didatangkan langsung dari Jepang. Untuk mengurus keluarga Istana, hal ini sudah sesuai protokol. Karena perintah Putra Mahkota Hiroshi yang sebentar lagi menikah. Ia ingin kunjungan keluar negeri dan agenda intern istana ditangani orang-orang kepercayaannya.


“Tumben kau mau keruang kerja, malam-malam begini. Tadi sore kau menolakku membahasa hubungan bilateral.”


“Frayza datang tamu bulanan, aku pikir tamu bulanannya laki-laki.”


“Hadeh.” Menepuk dahinya payah.


“Seminggu katanya.”


“Hanya sebentar. Yuk ah bantu aku meneliti proposal ini. Ada beberapa point yang memberatkan pihak kita.”


“Aku tidak bisa berpikir jernih, kepalaku pening. Rasanya tanganku ingin mencengkram penuh tubuhnya. Tapi dia bilang sekujur tubuhnya nyeri. Perutnya juga keram, seperti gejala waktu ia awal hamil Seven. Lucu sekali.” Hikashi pikirannya traveling ke masa lalu.

__ADS_1


“Ya bikin anak lagi ah, secara kalian belum memiliki anak perempuan kan.” Asal nyeletuk.


“Aku kembali ke kamarku ya!”


“Hai, katanya mau bantu kerja. Kok kabur?”


“Hehehe nyusul istri ngajak bikin adeknya Jade-Seven lagi.”


“Aku yakin gagal, percaya pada ucapanku woi. Kau pasti akan balik lagi.”


Tak ada 5 menit, Hikashi kembali dengan wajah yang ditekuk lebih jelek lagi. Wajah kekalahan karena perang ini ia sudah kalah mutlak.


“Pffftttt.” Sambil mengintip dari balik laptopnya.


“Hentikan ketawamu setan!”


“Aku tadi belum selesai bicara kau sudah kabur.”


“Haisss kenapa sih wanita harus datang bulan, menstruasi sih!”


“Jika mereka tidak memiliki hari libur, bagaimana bisa mereka memperbaiki sel telur mereka yang gagal dibuahi.”


“Gagal dibuahi?”


“Wadah bibit anak, wanita memilikinya.”


“Oh itu.”


“Yang membuat kehamilan 9 bulan, dan melahirkan kecebong super hahaha.”


“Hentikan ejekanmu itu, anakku sudah mulai remaja. Aku tidak mau mereka sengaja mendengar olokanku. Mengatai mereka kecebong, bisa habis aku dicoret dari daftar keluarga. Bisa hilang jatahku seumur hidup menguasai ibu mereka.”


“Tidak usah, mulutmu terlalu lemes kebanyakan menggombali wanita.”


“Dasar, tidak berkaca dirimu sendiri apa. Selirmu ratusan jumlahnya, berani mengejekku!”


“Tapi aku masih menjaga keperjakaanku waktu itu.”


“Jadi wanita yang merenggut kesucianmu siapa?”


“Ibunya kecobong super!”


“Frayza?”


“Makanya aku menikahinya, karena aku tidak mau benih superku tumbuh di sembarang rahim.”


“Hemmbb, apakah Frayza masih perawan waktu itu?”


“Aku memprawaninya, kenapa? Mau tanya lagi, ngorek-ngorek terus ya kerjaanmu. Pantas saja Negara kita tersalip jika kerjaanmu mengulik melulu.”


Sebenarnya hati Hikashi ngilu dan sudah lupa tentang masalalu. Untuk mendapatkan Frayza, ia rela membeli rahim Franda. Bahkan nyawa dan kejadian buruk sudah ia lewati. Jika Hikashi ingin memohon kepada Tuhannya. Ia ingin dipertemukan Frayza sebelum semuanya terlambat. Jujur, ketika Frayza belum bertemu Hikashi ia sudah punya masa lalu kelam. Tidak beda jauh darinya, ia tidaklah pria yang begitu percaya Cinta dan wanita Asia.


Beruntungnya, Hikashi memiliki Matsumoto yang senang hati akan menghapus kenangan buruk. Dengan hipnoterapi itulah, baik masa lalu Frayza dan dirinya dihapus permanen. Hanya rasa Cinta dan ingin bersama selamanya.


Akhirnya ia membantu Takeshi membenahi penawaran kerjasama agar lebih menarik. Serta memberikan kelunakan dan beberapa kelonggaran kebijakan. Agar pihak Korea bisa merasa diuntungkan juga dengan hubungan baik kedepannya.


*

__ADS_1


*


*


JEPANG,


Niat hati ingin memberikan kejutan kepada calon permaisurinya. Tapi yang ia dapatkan adalah kekecewaan. Ia membawa pelayan untuk mengemasi barang-barang pribadi Putri Aiko. Namun Hiroshi harus kecewa mendapati bukti yang membuatnya ragu untuk menikah. Ia langsung pergi dari kediaman keluarga Aiko tanpa sepatah kata apapun. Pelayan yang sedianya hendak mengemas barang Aiko, disuruhnya menata kembali seperti semula.


Hiroshi yang kecewa berat, mengurung diri di sebuah kamar hotel mewah. Berada di tower paling atas, ada kolam renang yang luas. Ia tak bisa bebas menemui Yuki. Dengan cara mengundang Yuki, ia ingin menceritakan kegundahan hatinya. Yuki sendiri seorang gadis yang baik, ia tidak cantik. Namun, keceriaan dan pikirannya yanh terbuka. Bisa membuat Hiroshi betah berdialog dengannya. Yang Yuki ketahui, bahwa dirinya tidak lebih sebagai teman panggilan. Bukan wanita spesial, karena Hiroshi calon Raja. Dan sudah memiliki calon istri, dari kalangan bangsawan.


Untuk menghibur Hiroshi, Yuki tak segan-segan bertingkah konyol. Bahkan ia tak malu sekedar menari dan meloncat bak badut. Hal ini ia lakukan agar Hiroshi tidak berlarut dalam kesedihannya.


Hiroshi tertidur dipinggir kolam renang, kepalanya bersender di bahunya. Dalam hati, Yuki mulai tertarik dengan Hiroshi. Ia belum tahu, jika Hiroshi hendak mengangkatnya sebagai selirnya kelak. Ini hal yang mudah, tapi untuk sekarang Hiroshi menahannya dulu. Karena persiapan pernikahan cukup menyita waktu dan pikirannya. Ia harus menyelesaikan pernikahannya, baru mengangkat Yuki sebagai selirnya. Sebenarnya Hiroshi bisa saja melakukannya, tapi ia ingin menyerahkan kesuciannya kepada istri sahnya. Baru setelah itu ia bebas memilih wanita lagi.


“Apa kau tidak cemburu?”


“Hamba tidak layak untuk itu.”


“Katakan sekali saja padaku?”


“Hamba akan melayani Pangeran Hiroshi, setelah pengangkatan resmi.”


“Maafkan aku, tidak bisa memberikan sepenuh hatiku padamu.”


“Tidak masalah, karena hamba dari kasta rendah.”


“Andai aku bisa, rasanya ingin aku hapus saja.”


“Jangan Pangeran Hiroshi.”


“Yuki, katakan padaku. Kau lebih suka aku menjadi Pangeran atau orang biasa?”


“Jangan, jangan memberiku pilihan yang sulit. Semua garis takdir sudah ditulis, jangan menyesalinya.”


“Tapi aku akan menjadi suami wanita lain.”


“Tidak masalah, aku tidak apa-apa.”


“Tapi, bagaimana bisa aku bersikap biasa saja. Jika sebenarnya kau juga terluka?”


“Putri Aiko adalah wanita yang sempurna. Beliau orang yang layak bersanding di pelaminan.”


“Yuki, teruslah disisiku. Aku akan berikan segalanya untukmu, tapi bukan diriku. Aku hanya bisa memberikanmu materi saja. Jika kau keberatan, kau boleh menolaknya.”


“Tidak Pangeran, aku akan berusaha menjadi kekasih bayanganmu. Sekalipun kau memiliki wanita lain yang jauh lebih cantik dan muda dariku.”


“Kau gadis yang bodoh, seharusnya kau mencari pria normal dan menikah. Memiliki keluarga yang bahagia, kenapa kau mau menjadi cadangan saja?”


“Untuk apa memiliki pasangan hidup jika menjadi beban hidup. Sebesar apapun Cinta yang dimiliki pasti akan habis. Dan didunia ini, tidak ada Cinta murni karena apa adanya. Semuanya memiliki dasar keinginan yang angkuh. Dan aku bersedia menjadi bayanganmu selamanya.”


“Seandainya saja kau tahu Yuki, aku ingin hidup menjadi pria normal dewasa. Pagi hari bekerja, pulang bermain di bar, lalu setiap akhir pekan pergi kencan. Keinginanku sangat sederhana, ketika tahta besar itu diletakkan dibahuku. Rasanya berat, bahkan saat aku menolak. Hal itu tak bisa dihindari dan harus aku terima secara terpaksa.”


“Apa Pangeran Hiroshi terpaksa menikahi Putri Aiko?”


“Jangan bicara sembarangan.”


“Maafkan hamba yang lancang.”

__ADS_1


“Dia tidak pernah menganggapku dengan baik. Aku selalau rendah dihadapannya. Pernikahan ini hanya percaturan politik saja, agar ia bisa memiliki kekuasaan. Aku ragu jika umurku bisa panjang.” Dengusnya kesal.


Yuki sepertinya mulai curiga dengan bicara Hiroshi yang ngelantur. Tapi ia berpikir, untuk mengorek lebih banyak lagi. Kenapa Hiroshi tampak begitu sedih hari ini. Sampai-sampai staff khususnya menjemput dirinya di Butik. Ia akan bertanya kepada Frayza, usai kembali dari liburan.


__ADS_2