TANGKAP AKU,BOS

TANGKAP AKU,BOS
TAMAT


__ADS_3

Dengan tatapannya yang pasrah, Hesley meninggalkan sekolah. Pada saat jam pelajaran berlangsung. Jadi tak ada kesempatan untuknya untuk mengucapkan salam terakhir untuk Jade.


“Sebaiknya kau cepat pergi!” seorang gadis muda melemparkan amplop berisi uang.


“....” memungut amplop tersebut.


“Upahmu sebagai budak!” tambahnya lagi.


“Katakan padanya, terimaksih.” Hesley menyeruai.

__ADS_1


“Ck!” agak kesal.


Dalam hati kecilnya, Hesley tetap bahagia. Karena ia tak lagi diperbudak oleh Savakrov. Ia sudah bebas dari belenggu & kesakitan. Disisi lain, kesempatan mengenyam pendidikan bergengsi sudah lepas. Angan-angan memiliki masa depan cerah, bekerja di sektor yanh bonafit kandaslah sudah.


Hanya amplop kecil itulah yang ia gunakan untuk pergi meninggalkan Inggris secepatnya. Hesley juga sempat mengambil barang pribadinya di apartemen milik Jade. Yang pernah ia tinggali beberapa waktu lalu. Tempat yang begitu nyaman, tapi terkadang menjadi tempat eksekusi perlakuan buruk seorang Jade.


Iringan mobil hitam melintasi gerbang sekolahan, sepertinya ada tamu kehormatan yang datang. Bersama Frayza, Seven akan disekolah ditempat ini juga. Mengikuti jejak Jade, kakaknya. Ketika ia turun untuk merapikan kemejanya, ia melihat Hesley yang memondont barang bawaanya. Lalu ia memalingkan wajahnya dan berjalan bersama ibunya, untuk mendaftarkan diri sebagai calon siswa baru.


*

__ADS_1


*


*


Suasana jamuan makan malam ini terasa spesial, karena Frayza turun tangan menyiapkan menu hidangan. Ia berdandan cantik, mengenakan gaun berwarna hitam dengan perhiasan berlian di leher. Datanglah Jade & Seven untuk bersantap bersama ibu mereka. Malam ini adalah perdana diadakan jamuan bersama ibu mereka. Rasa canggung itu harus dibiasakan dengan perbincangan ringan. Dan memberikan sedikit perhatian untuk kedua putranya. Frayza sangat senang, hal itu dapat ia lihat dari senyuman merekah dari kedua bibir putranya.


“Mulai sekarang dan seterusnya kita akan seperti ini.” Sambil menggenggam satu per satu tangan putranya.


Kedua putranya hanya membalas dengan anggukan saja. Lalu mereka melanjutkan makan penutup dengan mengulang kisah masa kecil Jade & Seven. Mereka mendapatkan kenangan keluarga utuh itu kembali dan merasakan Cinta sebuah keluarga.

__ADS_1


Patrick melaporkan hal itu dalam saluran telepon kepada Hikashi. Setelah urusannya selesai maka kastil itu akan ditinggalkan. Karena Hikashi sudah mendapatkan hunian yang baru. Mungkin cocok untuk mereka tempati. Mengenai makan Franda yang berada ditaman Kastil. Dibiarkan saja apa adanya, belum diambil keputusan yang tepat. Semoga luka & kebahagiaan yang pernah dilewati ini menjadi kisah yang dapat dijadikan cerita dimasa tua untuk dikenang. Tak ada kehidupan yang berjalan sempurna,semua permasalah hidup adalah bagian dari puing-puing kehidupan. Tak akan terus airmata ini mengalirkan kesedihan,bisa juga kebahagiaan. Jangan pernah bertanya apakah ini layak atau bukan,yang jelas hidup adalah tugas untuk diselesaikan. Baik buruknya peran yang diambil, tergantung dari kesiapan diri menerimanya.


Yang terpenting saat ini adalah, dirinya bersama Frayza dan anak-anaknya sudah berkumpul kembali. Kebahagiaan yanh hilang telah kembali sempurna. Begitulah kisah Cinta Hikashi dan Frayza. Mohon maaf pembaca, Author mungkin tidak bisa melanjutkan cerita ini. Karena sudah terlalu panjang. Mungkin bila ada kesempatan akan dibuat novel baru. Semoga kalian selalu mencari namaku & mengingat karyaku. Terimakasih


__ADS_2