
Savakrov meminta Mozure menata meja makan di sebuah atap gedung perhotelan mewah di Inggris. Gadis itu seharian penuh menghabiskan banyak waktu untuk berhias agar tampilannya sempurna. Tak hanya itu saja, ia juga absen masuk kuliah sehingga Hasley yang mengerjakan tugas kuliahnya juga.
Hari demi hari kondisi Hikashi mulai membaik dan menjalankan aktifitas seperti sedia kala. Ia melakukan perjalanan bisnis, rapat penting & mulai membaur di kehidupan sosial. Pesona duda tampan nan matang ini menjadi magnet kuat bagi wanita yang memandangnya. Karisamtiknya tak pernah luntur, walaupun sempat hilang dari peredaran. Kini Hikashi sudah kembali bersinar terang diantara milyaran manusia.
“Apakah Kak Jade dan Papa tidak makan malam lagi?”
“Seperti biasa Tuan Muda, Anda harus membiasakan diri untuk makan seorang diri.” Patrick melayani tuan muda Alexander bungsu.
“Aku mau cari angin segar, rasanya suntuk seharian belajar. Siapkan mobil dan sopir untukku.” Seven turun dari kursi dan berjalan menuju anak tangga.
Suasana hatinya sedang sumpek berada di kastil yang besar, namun sepi. Remaja ini hendak mencari makanan jalanan seperti kebiasaannya waktu di Jepang bersama Frayza.
Tibalah Steven di Pasar malam kawasan pecinan yang terkenal di gang. Ia mulai mencium aroma makanan yang dijajakan disana. Otaknya seolah memutar memori masa kecilnya bersama ibunya. Ia merasa melihat dirinya dengan Frayza membeli jajanan. Namun yang ia lihat merupakan sosok ibu dan anak yang kebetulan berada didepannya saja.
“Auwh... “ pundak Steven ditabrak orang dari belakang.
__ADS_1
Lantas pengawal mengejar lalu membawanya kehadapan Steven. “Tuan Muda, ini pria yang sudah tidak sopan dengan Anda.” Ucap pengawalnya.
Topi pria brewokan itu dilepas, sehingga wajahnya terpampang nyata. Bukankah Steven sudah familiar dengan wajah ini, yah. Inilah Paman tongkat panjang yang sering menemuinya.
Diceritakan bahwa Paman tongkat panjang ini ikut imigran gelap ke Inggris. Dengan iming-iming dipekerjakan secara layak di Inggris. Di sebuah restoran China, namun ia hanya dimanfaatkan oknum pemeras. Ia dijadikan gelandangan pengemis yang hidup dibawah terowongan. Steven yang mendengar cerita itu lantas mengajak Paman makan di kedai mie. Tak hanya itu, ia memberikan uang untuk membeli ponsel jika sesuatu terjadi padanya.
“Paman, udara disini dingin sebaiknya kau memakai mantelku ini.”
Dengan sungkan, Paman Tongkat Panjang menerimanya. Steven kembali pulang bersama rombongan pengawalnya. Dan mantel itu terjatuh ditanah ketika Steven pergi, Paman itu juga menghamburkan uang pemberian Steven ditengah-tengah kerumunan. Sehingga orang-orang berebut uang. Kondisi ini menjadi ricuh dan kacau.
“Pasti Ku temukan dirimu, tidak akan lepas lagi!” geramnya.
Hikashi sudah merasa senang dan seolah hidup kembali, ia bisa menikmati bayangan Frayza kapan pun ia mau. Saat membuka dan memejamkan mata, seluruh dunianya sudah kembali. Walaupun ia harus menahan diri agar tidak terlihat aneh dengan kebiasaan barunya ini.
Fantasi Hikashi mungkin begitu nyata baginya, tapi itulah salah satu penyemangat hidupnya saat ini. Ia hendak melakukan perjalanan dinas keluar negeri, dan sekarang berada di Bandara. Ia duduk dikawal oleh pengawalnya yang bersiaga. Tiba-tiba ia melihat seorang wanita menutup seluruh tubuhnya dengan pakaian yang tebal. Wanita itu seperti tengah mengalami kesulitan untuk pemeriksaan penerbangan. Tak berselang lama giliran Hikashi melewati pintu pemeriksaan tersebut. Ia melihat cincin yanh tergeletak diatas meja petugas Bandara. Cincin yang tak begitu asing dimatanya. Yang, cincin pengikat janji sakralnya. Pasti wanita itu pencuri barang pusaka miliknya dengan Frayza. Seketika itu, ia meminta bantuan pihak keamanan mencari wanita tersebut berada. Sekarang Hikashi harus menemukan si pencuri tersebut.
__ADS_1
Paman tongkat panjang yang berada disana bersembunyi dan menutup wajahnya dengan masker. Ia pura-pura tidur dikursi tunggu penumpang. Sebenarnya siapa Paman Tongkat Panjang ini ya? Kenapa dia berada dimana-mana? Lantas kenapa ia berlaku mencurigakan?
FLASH BACK PASAR MALAM DI KAMPUNG CHINA.
Aku harus berlari dan lolos, aku tidak boleh menjadi tumbalnya!
Seorang wanita yang menjadi tahanan pria kabur. Pria yang memiliki gangguan kejiwaan yang manipulatif. Menggunakan segala cara untuk menutupi alibi liciknya. Sebenarnya mayat yang ditemukan dulu ialah mayat Franda. Diketahui Franda pernah merombak dirinya menyerupai Frayza. Dan si Paman itu tidak lain ialaha Ramon.
Yah, Ramon memiliki rasa Cinta mendalam kepada Frayza. Ketika ada celah hubungannya retak dengan Hikashi. Ia akan masuk dan menjadikan Frayza miliknya seutuhnya. Kenapa Ramon bisa melakukan skenario begitu epik begitu? Karena Ramon adalah tim elit yang sudah mahir kemampuannya. Selama masa penculikan, Frayza disembunyikam oleh Ramon disebuah rumah sakit kosong. Konon disana Frayza dikurung dan terisolasi. Karena saat itu Frayza tidak menyerah. Ia berhasil membuka gembok kunci kurungan. Segala kesulitan yang ia lewati agar bisa lari dari kungkungan Ramon ia hadapi. Ia juga masih sempat mengambil beberapa kartu yang berisi uang. Lantas digunakan untuk memfasilitasi dirinya menyusul Steven ke Inggris dimana Hikashi dan Jade tinggal.
Sebenarnya Steven sudah dekat dengan Frayza ketika di Pasar pe China itu hanya saja. Ramon mengejarnya dan hendak menyeretnya kembali ke Singapura lagi. Karena Ramon membenci Hikashi, ia juga membencir Jade dan Steven pula. Segala kebaikan yang Steven berikan ia buang karena ia tak butuh belas kasihan. Anak dari pria biadab yang sudah merusak hidup Frayza. Ramon akan terus mencari cara agar Frayza kembali tertahan di pelukannya kembali. Walaupun harus membuat skenario kematian yang memilukan. Marco dan Julian ikut andil dalam hal ini juga. Karena kesulitan keuangan dan lilitan hutang. Mereka setuju menjual jasad Franda yang sudah tidak berguna lagi. Mereka akhirnya menjual jasad Franda untuk kebutuhan kelangsungan hidup mereka.
Sekarang Frayza bersembunyi disebuah apartemen tua yang tidak mungkin Ramon singgahi. Selama ini Ramon berpikir jika Frayza trauma tinggal ditempat bangunan tua dan angker. Demi bersatu bersama keluarganya yang sudah hancur. Frayza lawan rasa takutnya dan mengatur strategi, ia mulai mencairkan banyak uang. Dari hasil jarahan brangkas Ramon. Frayza harus segera menemui salah satu putranya. Ia masih hidup dan ingin kembali kepada Hikashi.
Terimakasih Readers yang sudah mendoakan Author dari sakit, ini mata masih merah dan mendingan. Jadi Author up lagi ya, selamat membaca.
__ADS_1