TANGKAP AKU,BOS

TANGKAP AKU,BOS
FRANDA BERMAIN API DENGAN DUA PRIA


__ADS_3

Matsumoto memerintahkan anak buahnya membuat perapian unggun untuk membakar semua barang yang disukai Franda. Gadis itu diketahui berbohong dan tidak mengenal Fred. Soal kenapa wajahnya bisa mirip itu mungkin kebetulan, saat ini mereka memperoleh bukti akurat bahwa Fred telah meninggal karena gagal menjalani cangkok mata. Hal ini dibenarkan oleh Damora yang datang membawa salinan medis dari Dokter Kelvin. Dokter yang menjadi wali fred juga kala ia sakit. Dan keyakinan akan data itu dibenarkan oleh Matsumoto yang menyamar sebagai Fujiro kedua. Seorang Dokter tidak akan berbohong untuk pasiennya. Padahal Ramon yang memohon kepada Dokter Kelvin agar membuat surat palsu keterangannya. Dan mencari jasad untuk di kremasi kemudian abunya diberi label Fred.


Dalam posisi ini, Damora merasa diuntungkan. Dan Franda yang dirugikan, karena dia menjadi salah tangkap. Saat Matsumoto membakar satu persatu barang-barang mewah yang disediakan Franda sedih. Selama karirnya dia akhirnya memiliki barang impiannya. Tak masalah jika ia harus menjadi tawanan Hikashi asal memiliki kekayaan.


“Ketua Matsumoto, untuk apa wanit itu masih disini?”


“Saya menunggu perintah dari Tuan Hikashi, Nona Damora.”


“Tidak usah menunggu perintah darinya, lakukan saja perintahku. Saat ini Hikashi tengah galau mengetahui kabar duka ini. Sebaiknya kau buang saja wanita ini daripada dia berpikir lebih tinggi.”


Rasa cemburu Damora muncul kala Franda diperlakukan dengan baik. Bahkan Hikashi tidak menyiksa gadis Ras Asia ini seperti kebiasaannya. Damora menaruh perhitungan dengan Franda. Bila diketahui memiliki angan-angan menggoda Hikashi.


*


*


*


Julian dan Rose berhasil meyakinkan Frank bahwa Franda diculik gengster ketika di Bali. Dan atas bujukan orang tuanya dan calon mertuanya dia terbang ke Bali. Ramon datang tidak sendirian, dia bersama pasukannya. Dan beberapa preman lokal bayaran.

__ADS_1


Rose membawa Frank ke Hotel tempat Franda tinggal, rencananya Frank akan mencari jejak yang ada namun, hal itu berbanding terbalik. Franda sudah terbaring diatas ranjang. Dia sudah dikembalikan oleh Matsumoto ketempat penginapannya. Frank yang terkejut itu, merasa dikerjai oleh Julian dan Rose. Dia seperti orang bodoh yang menuruti kemauan orang bodoh. Akhirnya Rose dan Julian diusir menjauh, karena dianggap sebagai tukang kibul.


Rose membawa Julian kembali ke Jakarta untuk singgah beberapa hari disana. Dan Julian menyetujuinya, karena dia belum siap kembali ke Singapura dengan membawa banyak masalah. Frank yang kesal sekaligus lega itu melihat Franda siuman, dan di ceritakanlah tentang kejadian penculikan. Frank yang awalanya menilai Julian dan Rose ini adalah pembohong akhirnya percaya. Setelah Franda menceritakan detil kronologi kejadian itu, anak buah dan orang bayaran Frank mulai menyabr dan mencari informasi orang yang menculik Franda. Dan hasilnya nihil, mereka tidak memperoleh jawaban yang memuaskan.


“Kenapa kau sering melamun?”


“Eh tidak,” jawab singkat Franda.


“Apa yang terjadi saat terjadi penculikan?”


“Seorang lelaki bangsawan yang memiliki temperamen yang tinggi. Dia memiliki orientasi yang menyimpang, hal yang amat disayangkan.”


“Sangat, seandainya dia tidak memiliki kekayaan. Maka, ketampanannya sudah menyelamatkannya. Sungguh pria yang malang.”


“Jangan bilang kau naksir padanya, ingat. Kau dan aku masih terikat pertunangan, masala dana investasi yang aku pinjamkan kepada adikmu tetap akan aku minta. Karena aku akan segera meresmikan pernikahan kita.”


“Frank, kenapa kau tiba-tiba berubah pikiran secepat ini?”


“Aku meminjamkan uang kepada Julian dengan nominal yang besar. Dan dirimu akan menjadi jaminannya.” Ternyat Frank memiliki persepsi lain.

__ADS_1


Franda kecewa, karena frank menjadikan dirinya sebagai jaminan hutan Julian. Jika ditelaah kembali, kekayaan Frank dan Hikashi tidak ada apa-apanya. Jadi, Franda diam-diam mencari informasi mengenai siapa Hikashi sebenarnya. Dia terkesima membaca latar belakang Hikashi yang ternyata masih sepupu kandung Pangeran Hiroshi dari Jepang. Sekarang Franda memiliki rencana yang matang untuk tampil dipermukaan. Tapi dia harus berbaik hati dengan Frank, agar tunangannya tidak melaporkan perihal penculikan yang menimpanya. Karena Franda terus merayu Frank, akhirnya pria itu luluh dan membawa kembali Franda ke Singapura.


Untuk memuluskan rencananya, Franda meminta Rose dan Julian untuk bekerja sama. Alih-alih untuk melunasi masalah hutang piutang dengan Frank. Julian menyetujui untuk bergabung dalam rencana Franda. Dan Rose juga terlibat didalamnya, akan menjadi informan untuk Frayza.


“Begini, saat aku diculik ternyata dia adalah pria bangsawan Inggris dan masih keturunan Raja. Setelah ayahnya meninggal dunia, jabatang putra mahkotanya dipindah di saudara sepupunya sekarang. Jadi, aku putuskan untuk membuat pengakuan bahwa aku diculik oleh Tuan hikashi. Pasti berita ini akan heboh dan menaikkan pamorku.”


“Apa kakak sudah yakin? “


“Yah tentu saja aku yakin, bila aku menciptakan rumor. Maka namaku akan sering disebut dan memperoleh banyak tawaran. Dunia hiburan tanpa sensasi jelas sulit untuk eksis.”


“Terserah kau saja, lakukan sesukamu. Tapi, jangan anggap remeh Frank.”


Beban moral hutang yang begitu banyak kepada Frank. Membuat Julian sungkan untuk membelot. Karena Frank pulah dia kehilang Frayza. Dan berkat Frank lah dia bertemu Nimas, walaupun sekarang dia sudah berpisah. Rose terus memantau dan mengirim informasi ini kepada Frayza. Jadi pergerakan Franda bisa dibaca.”


Dan tibalah semuanya di Singapura, Rose dipekerjakan di Butik milik ibunya. Dan Julian dipekerjakan di Kantor Pemerintahan sebagai pegawai magang. Mereka menjalani kehidupan baru dan sibuk masing-masing. Sampai akhirnya muncullah berita yang menggemparkan terkait penculikan yang menimpa Franda. Frank yang berada di luar Negeri untuk urusan bisnis tak bisa kembali ke Singapura. Niat hati Frank yang ingin menanyakan perihal langsung kepada Franda harus ia tahan sampai urusannya selesai. Dia hanya bisa melihat siaran berita bila Franda sebagai korban penculikan yang mengalami traumatis.


“Aku mengalami penculikan ketika tengah berlibur di Bali. Dan parahnya lagi orang yang menculikku adalah seorang bangsawan. Kini hubunganku dengan tunanganku menjadi renggang. Karena aku diculik oleh pria yang memberikanku kebahagian. Jika dia memang menyukaiku seharusnya dia mengatakan saja dengan jantan. Tidak perlu malu-malu dan menculikku. Kini tunanganku Frank sedang berada di luar Negeri untuk menenangkan pikirannya. Sepertinya nasib pertunangan kami kedepan tidaklah baik. Teruntuk Tuan muda Hikashi, tolong bantu aku menjelaskan duduk perkara ini. Aku tunggu etikat baikmu, jadilah pria pemberani untuk memperjuangkan perasaanmu. Mungkin orang lain menilaimu salah, tapi sebagai wanita yang berpikiran luas. Aku memahami bila orang tak biasa pasti akan bertindak diluar kebiasaan.” Ucapan Franda inilah yang membuat masyarakat umum berasumsi bila Hikashi perusak hubungan orang.


Perhitungan tentang pamor karir Franda memang tepat. Sekarang dia riwa-riwi menjadi nara sumber. Berbagai tawaran ia terima, dan karirnya semakin melesat. Kebintangannya semakin bersinar dengan berita korban penculikan. Dan Franda menikmati keuntungan dari hal ini menjadi super Bintang baru yang bersinar.

__ADS_1


__ADS_2