TANGKAP AKU,BOS

TANGKAP AKU,BOS
CHA KELVIN 3


__ADS_3

AKU DAN RAMON.


“Kau baru tiba?”


Seorang pria bertubuh tegap, sembari menjabarkan tangannya. Lamunan Kelvin terganggu kehadiran pria berseragam militer menghampirinya. Ialah Ramon, orang yang kelak menjadi rekan kerjanya.


“Siapa Anda?” Kelvin gagu mendapati orang yang menyapanya.


“Kita bekerja dibawah naungan organisasi yang sama. Mau bekerja sama?”


Sejak pertemuan pertama kali di pantai Okinawa, Jepang inilah. Perkenalan itu terjadi, Ramon adalah Jendral muda yang kabur dari masalah intern keluarganya. Karena masalah pribadi, ia kabur bersama kekasihnya Digna. Yang kala itu sudah mengidap penyakit kronis stadium akhir.


Singkat cerita, Kelvin dan Ramon menjadi akrab dan sering menghabiskan waktu di Lab. Mereka bahkan tak ragu berbagi keluhan hati soal masalah percintaan. Ramon bahkan tahu, jika Hikashi pergi kabur ke Singapura. Karena sakit hati melihat sepupunya naik tahta menjadi putra mahkota. Lantas pelarian Hikashi ini, membawanya pergi hingga di Batam. Bertemu dengan Frayza, yang sekarang menjadi istrinya.


“Misiku sudah selesai di Istana, ku dengar kau adalah seorang Dokter hebat. Bisakah kau meracikkan obat untuk kekasihku?”


“Obat?” memicingkan alisnya sebelah.


“Aku mau ia hidup lebih lama bersamaku, walaupun tidak selamanya. Ku harap obat itu bisa memperpanjang waktu bersama kami. Yang mungkin sudah tidak banyak lagi.”


“Aku tidak bisa menjamin hal itu, tapi akan aku usahakan.”


“Jika suatu hari kau butuh bantuanku, jangan sungkan.”


“Apakah ini bayaranku atas obat yang akan aku resepkan?”


“Aku tidak memiliki banyak uang selama pelarian. Ku mohon terimalah balas budiku.”


“Cih, kau naif sekali.”

__ADS_1


Kejadian terus berjalan menjadi rentetan peristiwa yang saling terhubung. Hingga tiba saatnya diatas meja bedah. Dokter Kelvin dengan berarti hati memutuskan jika Frayzalah orang yang dipilihnya. Ia merubah segalanya yang dimiliki Dah Yee. Setelah wanita itu menjelma nyata, sekarang ia harus menderita lagi. Karena si Tuan Jahat yang kejam mencintainya. Kelvin harus membunuh rasa cemburu dan kesalnya. Karena ia tahu, Frayza bersama dirinya tidak akan pernah mampu ia jaga dengan baik.


“Wanita yang kau dambakan berada dipelukan pria lain, apa hatinu tidak sakit?”


Seorang temannya datang mengagetkan Kelvin yang melamun.


“Tidak,” jawabnya lemas.


“Aku temanmu, juga rekan kerjamu. Ku harap kau bisa menunjukkan betapa dirimu sangat mencintainya!” mengelus pundak Kelvin.


“Suatu hari nanti, jika seluruh yang aku punya sudah habis. Maka yang bisa aku berikan kepadanya ialah nyawaku.”


Ucapan Dokter Kelvin sudah ia buktikan dan menjadi kenyataan. Ia tewas dalam kecelakaan yang sangat fatal di Inggris. Demi seorang Frayza yang amat ia kasihi.


SELESAI.


Kabar kematian Dokter Kelvin menjadi pukulan berat untuk kedua orang tuanya. Tak terkecuali Thomas dan Yung Hee, akhirnya mereka merasakan kehilangan untuk selamanya.


Saat ini Hikashi ditemani Matsumoto dan Helena menyidak lokasi bangunan yang strategis. Mereka meninjau langsung tempat yang akan digadang-gadang menjadi usaha Butik baru.


“Kurang lebih 1 bulan segalanya urusan tempat ini selesai Tuan.”


“Baiklah, kalau begitu untuk transaksinya serahkan kepada karyawanku ini.” Hikashi menarik tangannya dari saku untuk melihat jarum jam.


“Terimakasih Tuan.” Ucap sang makelar.


“Hmmm.” Berjalan meninggalkan tempat itu lebih dahulu.


Helena yang memperoleh tempat yang strategis ini senang bukan main girangnya. Ia bahkan memeluk Matsumoto meluapkan emosinya.

__ADS_1


“Uhukk... Uhukk... Jaga sikapmu wahai Betina!”


“Kau!” mengepalkan tangan.


“Ini milik Nyonyaku, bukan kau!”


“Cih, sombongnya. Baru punya Nyonya saja sudah bangga. Punya istri dong, biar ada yang dibanggain!” melipat tangannya berputar membelakangi Matsumoto.


“Maksudmu begini?”


“Eh kok.” Wajah Helena memerah ketika tangan Matsumoto melingkari lehernya.


“Kau mau seperti ini ya?” tangan kanannya merembet menyusuri tangan kanan Helena.


“Aku...” merunduk malu dipeluk dari belakang.


“Rasakan... Ini!”


“Hikkkkk... Uhukkk... Uhukkk!” terbatuk-batuk.


Matsumoto malah mencekik leher Helena, dan mengunci tangan kanannya ke belakang. Sontak wanita itu tak bisa berkutit.


“Tuan, kau bisa menyakiti Pacarmu!” makelar ikut panik akan hal itu.


“Hahaha kami sedang beradaptasi gaya pacara baru. Abaikan saja kami.”


“Hukkk to-to-tolonggg.” Jerit Helena semampunya.


Setelah merasa Helena tak berdaya, barulah Matsumoto melepaskannya. Ia pergi mencampakkan Helena yang terjatuh dilantai.

__ADS_1


“Ingat perkataanku, siapapun tidak boleh menjadikan Nyonyaku sebagai lelucon. Itu adalah peringatan terakhirku, agar kau lebih sopan. Jangan samakan kedudukan istriku dengan istri Tuan Hikashi. Ingatlah, ini Timur dimana sopan santun dijunjung tinggi. Tuan Hikashi adalah Pangeran keturunan Raja. Jika kau tidak bisa melunasi hutangmu dalam hitungan jam. Sebaiknya jaga sikap dan ucapanm!”


Matsumoto melempar sapu tangan yang usai ia pakai mengelap tangannya. Ia sangat benci dengan sifat bebas Helena yang seolah menyetarakan orang sama rata. Walaupun jaman berubah, tapi adat istiadat di Timur harus dijunjung setinggi mungkin.


__ADS_2