TANGKAP AKU,BOS

TANGKAP AKU,BOS
PROFIL CHA YUNG-HEE


__ADS_3

CHA YUNG HEE,


Adalah seorang gadis keturunan Korea asli. Anak yatim-piatu yang diadopsi dari sebuah panti asuhan milik Yayasan yang sama dengan rumah sakit tempat keluarga Cha bekerja. Keinginan memiliki keturunan lagi tidak bisa diwujudkan. Karena kondisi ibu Dokter Kelvin yang sudah berumur lanjut. Akhirnya keputusan ini diambil, karena obsesi Dokter Kelvin terhadap adik perempuan. Awalnya ia menolak kedatangan Yung Hee kerumahnya. Karena berbeda jauh dari harapannya. Sikap Yung Hee yang asli membuat Cha Kelvin muak. Ia merebut semua kasih sayang keluarganya. Bahkan Thomas kakaknya sendiri lebih menyayangi Yung Hee yang manja dan kekanak-kanakan. Yung Hee memiliki paras yang cantik sejak kecil. Dibalut pakaian Bagus dan hidup yang berkecukupan. Gadis pungut itu berubah menjadi Putri dongeng.


Yung Hee beranjak remaja, mulai menunjukkan ketertarikannya kepada kedua saudara laki-lakinya. Ia sering kali berada di kamar saudara laki-lakinya ketika penghuninya tiada. Sampai pada akhirnya, Yung Hee masuk ke kamar Cha Kelvin meninggalkan buku harian miliknya. Karena penasaran dengan isi coretan pena didalam buku kecil itu. Kelvin membuka dan mengetahui isi hati Yung Hee yang diam-diam menaruh hati kepada Thomas. Sikap Thomas yang berbanding terbaik dengan dirinya inilah yang menumbuhkan benih-benih Cinta monyet.


Kalau begitu, Cha Kelvin memiliki pemikiran jika ia ingin memiliki seorang wanita yang menarik baginya. Ia ingin mendandani wanitanya menjadi Ratu. Hari silih berganti, Cha Kelvin lebih rajin pergi ke kelas melukis. Ia belajar membuat sketsa wajah dari imajinasinya. Setiap goresan pena diatas kanvas ada tumpahan doa serta harapan. Jika kelak ia ingin menemukan wanita yang tangguh dan kuat. Ia berjanji akan memberikan seluruh yang ia miliki, bila bisa menemukan sosok Dah Yee. Yang sekarang menjelma dari seorang gadis bernama Frayza. Dimana takdirnya tidak beruntung dimasa lalu. Selain rasa iba yang bertubi-tubi, karakter Frayza yang menurutnya cocok menjadi Dah Yee-nya inilah yang membuatnya yakin. Memberikan wujud wanita imajinasinya.


Selama Cha Kelvin berada di luar negeri, kesempatan Yung Hee mendekati Thomas semakin gencar ia lakukan. Ia memiliki 2 kepribadian ganda yang unik. Di depan ia manis dan lugu, namun sisi gelapnya ia wanita yang sadis.


Tahu Thomas dirawat di rumah sakit, Yung Hee yang kebetulan mahasiswi kedokteran magang. Bergegas lari menjenguk pria pujaan hatinya sejak kecil.


“Kak Thomas, kenapa wajahmu babak belur.”


“Hemmb kau datang.” Menyeringai.


“Siapa yang sudah berbuat onar padamu Kak?”


“Hanya preman jalanan yang meminta uang rokok. Aku tidak memberinya, lantas menghajarku.” Berbohong membuat cerita rekaan.


“Kurang ajar sekali, aku harus beri tahu ayah-ibu. Ini tidak bisa dibiarkan!” mengangkat ponselnya untuk mengabari kondisi Thomas yang tidak baik.


Seharian ini Yung Hee menemani Thomas yang babak belur. Ia menyuapi bubur, memberikan obat dan mengupaskan buah. Ia tak sungkan untuk naik keatas bangsar bersama Thomas. Sekedar untuk menonton film sambil rebahan. Mereka mengomentari film yang mereka tonton. Keakraban ini jarang terjadi, karena Thomas sibuk berkarir di Jepang.


“Ih iya Kak, bagaimana Jepang?”


“Hampir sama dengan Korea, selera mereka sama.”


“Maksutku gadisnya?” Ia mencoba mengorek apakah Thomas memiliki gebetan atau tidak.


“Aku tidak akan kembali lagi kesana lagi. Walaupun aku ingin sekali,” menundukkan kepalanya.


“Kau bercanda hahaha.”


“Yung Hee, bila aku jujur padamu bisakah kau menjaga rahasiaku?”


“Apasih kau ini Kak Thomas,” masih fokus melihat film yang diputar.


“Yung Hee kali ini aku serius, tolong rahasiakan ini dari ayah dan ibu. Aku tidak mau dia kecewa mengetahui kenyataan ini. Bisakan kau berjanji?”


“Iyaya hehehe.” Celotehnya.


“Hak dan ijin Dokterku sudah dicabut, serta aku dideportasi dari Jepang. Beberapa Negara memasukkanku kedalam daftar hitam dilarang berkunjung.” Mencengkeram selimut.


“Kak!” mematikan film yang ia tonton, sontak saja Yung Hee kaget.

__ADS_1


“Aku sudah berurusan dengan orang yang salah.”


“Jadi kau tadi berbohong kepadaku ya soal dihajar preman jalanan?”


“Hu’um.” Mengiyakan.


“Siapa orang brengsek yang sudah mencelakaimu hingga menjatuhkan reputasimu!”


***********


HIKASHI,


“Hatcuhhhh!” tiba-tiba bersin.


Sekarang ini Hikashi berada didalam sebuah kamar Hotel. Setelah kabur dari masalah yang terjadi. Usai pertengkaran dengan Frayza. Ia memilih untuk tinggal di Hotel untuk menenangkan diri. Selain itu, ia ingin fokus bekerja menyelesaikan tugasnya.


“Tuan, kapan Anda akan kembali?”


“Aku baru satu hari disini kenapa kau tanya begitu?”


“Bukan begitu Tuan, takutnya kalau ada Polisi mengantar surat Cinta untuk Nyonya.”


“Apa maksudmu Matsumoto!” mencengkram kerah baju pengikut setianya.


“Tidak tanya, baju jelek begitu tidak butuh aku. Yang kau bilang tadi surat Cinta, sura Cinta apa?”


“Surat pemanggilan kasus penganiayaan, perusakan dan fitnah!”


“Heeeehhh banyak sekali tuduhannya?”


“Tentu saja, anda kan sudah biasa membuat onar. Untung saja ada saya disana, jadi jika sewaktu-waktu Anda butuh sakai untuk meringankan hukuman. Silahkan transfer uang di rekeningku, nanti bisa aku negosiasikan.” Ternyata Matsumoto pintar cari peluang, pantas saja memiliki aset rumah yang luar biasa.


“Carikan aku seorang pengacara yang terbaik kalau begitu!”


“Sayangnya pengacara terbaik itu dipihak Nyonya. Si Rambut es sudah memanggil pengacara kondang sekaligus mantan tunangan Nyonya untuk kemari.”


“APA!” terjengat kaget.


“Uh uh uh mulutku ini keceplosan hehehe.”


“Maksudmu si Andreas itu?”


“Siapa lagi, calon ayah sambung Seven yang ideal itu tuh hehehe.” Memanas-manasi Hikashi sengaja.


“Kurang ajar!” meninju dinding.

__ADS_1


“Nyonya menyetujui memakai jasa pengacara untuk menyelesaikan kasus kekerasan yang Anda lakukan beberapa waktu lalu.”


“Dia pantas aku begitukan!”


“Anda kejam!”


“Dia sudah berselingkuh dariku, dengan Dokter murahan!”


“Anda sadis!”


“Masih baik aku tidak membunuh keduanya!”


“Anda akan menjadi duda, beranak dua yang menyedihkan!”


“Aku tidak terima diriku direndahkan oleh wanita!”


“Anda Cinta mati kepada Nyonya, sudah bucin akut!”


“Jika ia mau mengibarkan bendera perang, jangan harap aku berbelas kasihan padanya!”


“Anda akan kalah karena cemburu, Tuan!”


“Memanggil antek-antek pria yang menyukainya untuk membelanya! Kampungan!”


“Anda tidak akan sanggup melihat kebersamaan Nyonya dengan mata kepala Anda sendiri, Tuan!”


“KAU INI KENAPA MEMBANTAHKU TERUS!” geram dibantah oleh Matsumoto.


“Karena Anda tega meninggalkan saya diparkiran digigiti nyamuk!”


“Oh jadi kau balas dendam ya ceritanya, sana pergi dukung Nyonyamu itu!”


“Tentu saja saya akan dukung Nyonya Frayza. Tapi karena saya digaji Tuan Hikashi dengan upah yang tinggi, maka saya tetap bekerja pada Anda hehehe.” Oh ternyata Matsumoto lebih licik ya hahaha.


“Dasar muka badak!” ketus.


“Hari ini saya sudah menyiapkan materi rapat dengan perwakilan dagang Korea. Serta, baju ganti untuk Anda pakai hari ini.”


“Najis! Aku pakai merk baju dari Helena si kuntilanak itu!” melempar setelan pakaian diatas kasur.


“Lalu Tuan mau pakai baju tidur pijamas itu!”


Tanpa ia sadari sejak keluar dari rumah, Hikashi masih memakai baju tidur pijamas. Ia lupa bahwa otaknya tidak jalan dengan benar ketika hatinya terguncang. Akhirnya mau tidak mau, karena sudah jamnya pertemuan, ia memakai baju rancangan istrinya sendiri. Dari Butik Helena House, walaupun dia mengomel mengomentari buruk kwalitas bajunya.


Matsumoto yang sudah lama ikut Hikashi, tidak heran dan menahan ketawanya. Yang penting hari ini pertemuan berjalan lancar saja sudah baik. Persetan dengan ocehan Hikashi mengenai baju buruk yang ia pakai. Toh faktanya ia bisa menarik perhatian setiap orang yang melihatnya. Pria yang tampan memakai setelan warna gelap.

__ADS_1


__ADS_2