
Aku Bukan Rahim Cadangan
Part 202
"Debby." Panggilnya, Mbak Linda sudah berdiri di belakangku dengan sangat begitu banyak tas ditangannya, sepertinya yang berisi makanan.
"eh..Mbak!"
"Kenapa nggak langsung masuk Deb?"
"Oh iya sebentar lagi, Aku masih nunggu seseorang mbak."
"Masuk lah, tunggulah di dalam, Mama, papa dan Mas Doni sudah menunggumu sejak tadi. Ayok!" Serunya dengan menggandeng tanganku dan membawaku masuk ke dalam.
"Mas lihat siapa yang datang." Kata Mbak Linda begitu kami masuk kedalam.
"Debby!" Lirih Mas Doni, sepertinya keadaanya masih belum begitu baik.
"Assalamualaikum" Sapaku seraya tersenyum samar pada mereka.
"Waalaikumsalam" jawab mereka dengan serentak.
Entah kenapa jantungku berdegup dengan kencang, perasaanku berkecamuk, ku harap Mas Aska segera datang kemari.
__ADS_1
"Duduklah Deb!" Seru mbak Linda.
"Mas, sekarang kamu harus makan, nggak ada alasan lagi untuk menolak. Kan Debby sudah datang kemari." Kata Mbak Linda yang menghampiri Mas Doni.
"Duduklah Deb." Seru mas Doni lagi, aku pun mengikutinya dengan duduk di sofa bersama Papa dan Mama Mas Doni, sedang mbak Linda terlihat sibuk menyiapkan makanan untuk Mas Doni.
"Kenapa jauh sekali, ayo kemarilah." Seru Mas Doni.
"Aku disini saja," Tolakku
"Debby, mungkin Mas Doni mau kamu yang suapin."
"Hah?"
Tiba-tiba Pintu dibuka dengan kasar, kami menoleh bersamaankearah pintu, ternyata Mas Aska yang datang, aku bisa bernafas dengan lega sekarang "Apa? suap?" Tanyanya yang tak percaya.
"Tidak perlu emosi gitu, Emosi tidak baik untuk lambungmu saat ini." Kata Mas Aska tak kalah emosinya. Segera ku hampiri suamiku itu sebelum dia lepas kendali dan semuanya akan menjadi kacau. "Maaf... Maaf semuanya!" Ku tangkupkan kedua tanganku pada semua yang ada disana.
"Kenapa tidak menunggu ku? Kamu sudah tidak tahan lagi apa ketemu sama dia?" Gerutunya menuduhku.
"Mas, jangan emosi gitu dong, kamu nggak malu apa?" Lirihku.
"Gimana nggak emosi? Bahakan kamu belum pernah menyuapi saya sekalipun!" protesnya.
__ADS_1
"Ngapain kalian? Debby, ayo kemarilah jangan deket- Deket sama dokter tanpa surat ijin itu. Dan kamu, pergilah dari sini, aku bukan pasienmu." Kata Mas Doni.
"Bener- bener ni orang nggak bisa di biarin gitu aja." Gerutu Mas Aska.
"Saya kesini bukan untuk memeriksa keadaan anda, tapi saya mau menemui istri saya yang berada diruangan ini untuk menemui anda dan keluarga anda." Sambungnya
"Istri? Istrimu tidak ada di sini."
"Mas, biar aku aja yang mengatakan semuanya." Putusku.
"Nggak perlu!" Tegasnya.
"Baiklah, karena saya sudah ada di sini, saya akan memperkenalkan diri saya secara resmi hari ini."
"Perkenalkan Saya Teddy Aska Atmajaya. Suami dari wanita yang ada di sebelah saya, Pricilia debby permata Atmajaya."
"Atmajaya?"
POV Doni.
"Pricilia Debby permata Atmajaya? please jangan suka mengada- ada deh? Bahkan kamu pergi setelah polisi menangkap mu waktu itu dan tak pernah kembali lagi. Bagaimana mungkin pernikahan terjadi diantara kalian berdua?"
π₯π₯π₯
__ADS_1
Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataππ»π
Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Terpaksa Terpaksa menikahi bos mafia gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..